• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

November 6, 2018
Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Juli 19, 2026
KY Bersama PPATK Perkuat Sinergi Awasi Integritas Hakim

KY Bersama PPATK Perkuat Sinergi Awasi Integritas Hakim

Juli 19, 2026
ADVERTISEMENT
Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Juli 19, 2026
Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah

Juli 19, 2026
Anggota DPRD Kota Batam Dr Muhammad Mustofa Hadiri Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir/SBY, Tegaskan Sinergi untuk Batam Aman dan Kondusif

Anggota DPRD Kota Batam Dr Muhammad Mustofa Hadiri Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir/SBY, Tegaskan Sinergi untuk Batam Aman dan Kondusif

Juli 19, 2026
TNI AL Lanal Labuan Bajo Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan Tenggelam di Perairan Pulau Kelor

TNI AL Lanal Labuan Bajo Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan Tenggelam di Perairan Pulau Kelor

Juli 19, 2026
Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Juli 18, 2026
HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

Juli 18, 2026
Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Juli 18, 2026
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Juli 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

[Internasional]

November 6, 2018
in Internasional
0
0
SHARES
147
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Militer Israel menyatakan penembakan fatal terhadap perawat Palestina Razan Ashraf Al-Najjar, 21 tahun di Jalur Gaza pekan lalu terjadi secara tidak sengaja. Najjar tewas setelah dihajar peluru tentara Israel saat akan menolong seorang demonstran yang terluka dekat perbatasan Israel.

Najjar terkena tembakan di bagian dada, meski telah mengenakan jaket putih yang membedakannya sebagai perawat medis dan telah mengangkat tangannya.

“Hanya sedikit peluru yang ditembakkan dalam insiden itu, tidak ada tembakan yang sengaja atau langsung ditujukan kepadanya,” kata militer Israel saat mengumumkan hasil penyelidikan awal atas insiden penembakan Najjar, Rabu (06/06/2018). Israel menyatakan penyelidikan akan terus dilanjutkan. Hasil pemeriksaan akan diteruskan ke pengadilan militer umum.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sekitar 120 warga Palestina tewas dan hampir 3.700 lainnya terluka selama protes hampir seminggu di sepanjang perbatasan Israel. Sebagian besar korban tidak bersenjata. dengan wartawan, petugas medis, remaja dan dua wanita di antara yang tewas.

Israel mendapat kecaman internasional karena menggunakan senjata api secara langsung. Uni Eropa dan PBB menuduh Israel menggunakan kekuatan yang berlebihan.

Adapun aktivis hak asasi manusia mengatakan tindakan tentara Israel ilegal karena menggunakan peluru tajam pada pengunjuk rasa Palestina yang tidak bersenjata, selagi pasukan Israel tidak terancam bahaya. Pejabat Amerika Serikat menyebut pelaku penembakan terhadap Najjar patut dihukum.

Sebaliknya, militer Israel menyalahkan Hamas atas pertumpahan darah tersebut. Mereka menuding Hamas menggunakan aksi demonstrasi sebagai tameng untuk melakukan serangan ke perbatasan.

Militer Israel juga mengaku menembak Najjar secara tidak sengaja, menyalahkan medan yang penuh dan sesak dan menyalahkan Hamas. Ashar Najjar, ayah Razan menyebut penjelasan Israel tidak memiliki kredibilitas.

“Ini tentara terkotor di dunia,” katanya. “Kami tidak bergantung pada penyelidikan mereka dan kesimpulan mereka tidak berdasar. Sebaliknya, kami meminta penyelidikan internasional,” kata Najjar seperti dilaporkan Star Tribune, Selasa (05/06/2018).

ADVERTISEMENT

Warga Palestina menggelar aksi sejak 30 Maret lalu untuk mengakhiri blokade Israel yang berlaku sejak Hamas menguasai Gaza sepuluh tahun lalu. Akibat blokade wilayah itu mengalami kesulitan ekonomi. Warga Palestina menunjuk hak untuk kembali ke tanah leluhurnya yang dicaplok Israel sejak 1948.

Para demonstran melemparkan ban-ban terbakar, bom molotov dan menerbangkan layang-layang ke arah Israel. Pada Selasa, seorang pejabat senior Israel memerintahkan militer untuk membunuh warga Palestina yang menerbangkan layang-layang di Gaza.

“Saya minta tentara untuk memperlakukan mereka yang menerbangkan layang-layang sama seperti teroris lainnya,” kata Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan.

Israel telah melancarkan puluhan pembunuhan terhadap puluhan milisi di Gaza, khususnya sejak intifada Palestina awal 2000-an. Namun menghentikannya sejak Perang 2012. Aktivis hak asasi manusia (HAM) menyebut serangan itu sebagai pembunuhan ekstrayudisial yang ilegal.

Militer Israel tidak merespons pernyataan Erdan. Tentara Israel yang bersenjata canggih, yang dapat menembak jatuh roket-roket, menghancurkan terowongan bawah tanah, tidak mampu menghentikan layang-layang sederhana.

Sekitar 200-an layang-layang terbang melintasi perbatasan. Membakar lebih dari 810 hektar tanah pertanian. Pada Selasa (05/06/2018) sebuah kebakaran besar terjadi di sebuah sekolah dekat kota perbatasan Sderot. Tidak ada korban dalam insiden itu. (*)

Komentar Facebook

Tags: InternasionalIsraelJalur GazaPalestinaRazan Ashraf Al-NajjarSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Mei 29, 2026
9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

Mei 22, 2026
Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Maret 31, 2026

Menlu Sugiono: Prancis Ketuai Tim Pembentukan Negara Palestina

September 25, 2025

Anda Punya HP? Anda Bagian dari Israel!

September 18, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?