• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Organisasi Harus Punya Karakter Kebangsaan dan Keimanan

Organisasi Harus Punya Karakter Kebangsaan dan Keimanan

Agustus 15, 2021
Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Juni 6, 2026
Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Juni 6, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Juni 6, 2026
PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

Juni 6, 2026
Perkuat Pengawasan Rutan Sipirok Kelas II B Bersama APH Gelar Razia Kamar Hunian

Perkuat Pengawasan Rutan Sipirok Kelas II B Bersama APH Gelar Razia Kamar Hunian

Juni 5, 2026
Menteri Pigai Usulkan Jabatan Nonoperasional Polri Dibuka untuk Kalangan Sipil

Menteri Pigai Usulkan Jabatan Nonoperasional Polri Dibuka untuk Kalangan Sipil

Juni 5, 2026
Menkum Tegaskan ASN Jangan Main-Main dengan Layanan Publik di Tengah Maraknya Kasus Korupsi

Menkum Tegaskan ASN Jangan Main-Main dengan Layanan Publik di Tengah Maraknya Kasus Korupsi

Juni 5, 2026
Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Juni 5, 2026
Kemenkes: Persiapkan Masa Tua Sehat dan Mandiri

Kemenkes: Persiapkan Masa Tua Sehat dan Mandiri

Juni 5, 2026
Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 Ditutup Hari Ini

Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 Ditutup Hari Ini

Juni 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Organisasi Harus Punya Karakter Kebangsaan dan Keimanan

Sidang Pleno Pertama Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia

Agustus 15, 2021
in Fokus Berita
0
0
SHARES
48
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Foto: Menghadap kamera, Ketum Badikenita Putri Sitepu (tengah) didampingi Sekjen Audy Wuisang (kiri) dan Ketua Dewan Pakar, Pos Hutabarat (kanan) serta sejumlah pengurus harian PIKI Pusat, saat pembukaan Sidang Pleno Pertama, Sabtu (14/08/2021)

Jakarta, Satukanindonesia – Penguatan kelembagaan Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) menjadi focus program organisasi yang diagendakan akan dilaksanakan segera, minimal pada tahun berjalan ini hingga pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Hal ini tergambar dari sejumlah summary program yang disampaikan masing-masing pimpinan Bidang dan Lembaga pada saat pandangan umum Pleno Pertama DPP PIKI.

Pleno pertama ini diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Yudith Tompah dan Pdt Surya Samudra Giamsjah dari Lembaga Kerohanian. Pleno virtual yang berlangsung Sabtu (14/08/2021) dan dihadiri pengurus harian DPP PIKI, dewan penasehat, dewan pakar, dewan kehormatan juga pimpinan dan anggota Bidang dan Lembaga, dibuka langsung Ketua Umum DPP PIKI masa bhakti 2020-2025, Dr. Badikenita Putri Sitepu didampingi Sekretaris Jenderal Audy Wuisang, STh, MSi.

Ketua Umum DPP PIKI, saat menyampaikan arah dan kebijakan organisasi mengawali penjelasan soal draf dalam rumusan program melalui Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO). “Ini memang masih belum secara akurat, belum terbangun secara lebih kritis dengan mempertimbangkan banyak aspek. Namun diharapkan dapat dielaborasi dan dirasionalisasi lebih memadai dan kontekstual oleh masing waketum, baik dalam presentasi singkat maupun melalui rapat kluster dalam penyusunan program nantinya,” katanya.

Ditambahkannya, guna mempermudah pelaksanaan program sebagai gambaran umum kebijakan, pihaknya sudah coba melakukan perubahan, yakni membuat perbedaan secara teknis administratif bukan substansial terkait struktur atas pelaksanaan kebijakan yang membedakan antara program kajian dan study dengan program yang lebih menjangkau dan melibatkan stake holder.

“Untuk program kajian dan study dilakukan melalui Bidang. Sementara untuk program yang diluar kajian dan study akan menjadi area Lembaga,” jelas Ketum.

Dari sana diharapkan PIKI dapat memperkokoh eksistensi kapasitas organisasi secara local, nasional, dan internasional. Kemudian mendorong, memotivasi, dan mengkoordinasikan sekaligus melakukan sinkronisasi program secara keseluruhan dengan tentunya memperhatikan skala prioritas.

Menurut Ketum, bahwa PIKI akan aktif melakukan kajian, study riset untuk menemukan solusi atas sejumlah soal dalam kehidupan bermasyarakat. Melakukan penjangkauan stake holder terkait sebagai dasar upaya kreatif dalam membangun sekaligus mempromosikan harmoni kebangsaan yang oikumenis.

“PIKI sejauh ini termasuk yang paling aktif dalam mendorong suatu upaya pendekatan persoalan kebangsaan bersama sama dengan lembaga cendikiawan lainnya, seperti ICMI ISNU, ISKA, ICHI, KCBI juga Matakin. Meski demikian, tetap perlu ditemukan upaya kreatif mengaktifkan program bersama dengan mereka,” ujarnya.

Ditegaskannya, semua ini diharapkan seiring dengan GBHO yang merupakan rujukan dalam mewujudkan kinerja organisasi dalam penyusunan program kerja mencapai tujuan PIKI, yaitu berperan dalam melayani melalui usaha pembangunan hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Semuanya untuk menuju masyarakat yang adil makmur dan lestari sebagai saksi-saksi yang nyata dan hidup sesuai dengan prinsip iman Kristen yang harus dan mesti mampu terwujud dan mewujud dalam realitas,” demikian Badikenita Putri.

Peserta sidang pleno pertama DPP PIKI, Sabtu (14/08/2021)

Sebelumnya Ketua Dewan Penasehat, Baktinendra Prawiro, MSc. MH., ketika memberikan arahan menyampaikan, salut kepada pengurus harian DPP PIKI yang sudah bisa melaksakan amanat organisasi, yakni Sidang Pleno I DPP PIKI meski pada situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan, yakni di tengah pandemic Covid-19 sedang melanda negeri ini bahkan dunia. “Ini pertanda organisasi PIKI sudah semakin kuat,” akunya.

Berangkat dari Visi membangun rumah bersama, katanya sangatlah dimungkinkan jika organisasi berkembang semakin kokoh. Namun demikian, yang kita harus pahami bahwa implementasi Visi membutuhkan topangan organisasi yang kuat, organisasi yang punya karakter kebangsaan dan keimanan, organisasi yang mampu berkoordinasi sampai ke DPC-DPC. Dan yang terpenting harus bisa mengoptimalisasi kukuatan organisasi, termasuk dapat menggali kemampuan semua anggota.

Pada bagian lain, Baktinendra menambahkan, bahwa mewujudkan implematasi dari visi misi organisasi, tentu sangat dibutuhkan kemampuan yang konstruktif, kritis dan solusif untuk sebuah masalah bersama.

Jadi, PIKI diharapkan ada sumbangsi nyata. Intelegensia Kristen harusnya bisa berbicara dalam mengatasi masalah bangsa. Kita harus mengembangkan organisasi bukan hanya dalam hal organisatoris tapi implementasinya di tengah masyarakat dan bangsa.

Sementara, Ketua Dewan Pakar, Dr. Pos M. Hutabarat menyentil tiga hal pokok yang perlu diperhatikan dalam penetapan program. Pertama, PIKI agar bisa ikut bersama menunjang program pemeritan soal mewujudkan herd immunity dalam menghadapi pandemi global, Covid-19.

Kedua, menghadapi pesta demokrasi, apalagi tidak ada unsur calon incumbent, kita harus berhati-hati bersikap, dengan memperhatiakan keberadaan separatism yang bisa memaanfaatkan momentum Pemilu dengan berbagai hal untuk memenuhi keinginan mereka membela NKRI. Oleh karena itu, PIKI diharapkan bisa menjaga NKRI agar terjaga selamanya.

Poin ketiga, soal masalah ekonomi. Bahwa pertumbuhan ekomomi kata pemerintah, kita sudah keluar dari krisis, namun di lapangan apalagi dimasa pandemi ini masih terdapat berbagai maslalah yang membuat perekonomian menjadi tidak stabil. Apalagi secara global, pertumbuhan ekonomi kedepan cenderung melemah. Belum ada tanda-tanda pulih. Harapan kita agar pemerintah dapat meningkatkan anggaran belanja agar ekonomi kita dapat berjalan seperti yang diharapkan. (rls/piki/wilson)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DPP PIKI
ShareTweetSend

Related Posts

Jelang Kongres PIKI, Michael Wattimena – Penrad Siagian  Deklarasi Siap Bawa Perubahan

Jelang Kongres PIKI, Michael Wattimena – Penrad Siagian Deklarasi Siap Bawa Perubahan

April 26, 2026
Suahasil Nazara: Penyebaran COVID-19 Dapat Ditekan dengan Pembatasan Mobilitas

Suahasil Nazara: Penyebaran COVID-19 Dapat Ditekan dengan Pembatasan Mobilitas

Agustus 28, 2021
Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia: “Indonesia, kebangsaan dengan berkeadilan dan berkesejahteraan”

Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia: “Indonesia, kebangsaan dengan berkeadilan dan berkesejahteraan”

Juni 9, 2021

DPP PIKI Tetapkan Kepengurusan Masa Bakti 2020-2025

Juni 7, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?