• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

September 10, 2018
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Juli 14, 2026
DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

Juli 14, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Juli 14, 2026
DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

Juli 14, 2026
DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

Juli 14, 2026
Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Juli 14, 2026
Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Juli 14, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Juli 14, 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Juli 14, 2026
Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Juli 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pakistan Kaji Larangan Impor Untuk Hindari Bailout IMF

[Internasional]

September 10, 2018
in Internasional
0
0
SHARES
60
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SatukanIndonesia.com – Pakistan tengah mengkaji larangan impor mobil mewah, ponsel pintar, dan keju sebagai upaya menghindari dana talangan (bailout) dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Meski belum ada keputusan yang diambil, langkah-langkah tersebut merupakan bagian upaya Dewan Penasihat Ekonomi (EAC) Pakistan untuk mengatasi defisit neraca pembayaran sebagai tekad untuk menghindari dana talangan IMF.

EAC mengadakan sesi pertama diskusi larangan impor pada pekan lalu, dipimpin Menteri keuangan Asad Umar yang baru mulai menjabat pada bulan lalu.

Selisih antara ekspor dan impor yang kian besar menyebabkan kurangnya suplai dolar terhadap perekonomian negara tersebut. Hal ini memicu tekanan pada mata uang negara tersebut dan kian berkurangnya cadangan devisa.

Kondisi ini mendorong sebagian besar analis memperkirakan Pakistan akan membutuhkan dana talangan dari IMF untuk yang ke-15 kalinya sejak awal 1980.

Namun, Perdana Menteri Imran Khan yang baru terpilih mengkritik budaya ketergantungan Pakistan pada IMF. Pejabat partainya juga mengkritik langkah reformasi dan penghematan yang diminta IMF justru akan mencekik belanja pemerintah yang sebenarnya dijanjikan selama kampanye.

Ashfaque Khan, salah satu anggota EAC yang merupakan profesor di salah satu Universitas menjelaskan pembahasan dalam pertemuan pekan lalu berfokus pada ide-ide baru untuk membantu mengekang impor.

“Saya tidak menemukan anggota (yang) menyarankan Pakistan harus ke IMF, karena ada alternatif lain,” ujar dia, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/09).

Khan menyebut langkah-langkah yang dibahas adalah larangan untuk impor keju, mobil, ponsel, hingga buah yang dapat menghemat US$4-5 miliar. Selain itu, mendorong ekspor yang diharapkan dapat mendatangkan aliran dana masuk US$2 miliar.

“Anda bisa melihat banyaknya keju yang didatangkan dari luar negeri. Pasar penuh dengan keju impor. Apakah negara yang saat ini tak banyak memiliki dolar harus mengimpor keju?” terang Khan.

Umar tak memberikan konfirmasi ketika dihubungi Reuters. Namun, ia baru-baru ini mengatakan kepada senat, jika Paksitan harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk mendapat pendanaan US$9 miliar, maka opsi dana talangan IMF merupakan kemunduran.

Tahun lalu, pemerintah sebelumnya menaikkan tarif hingga 50 persen pada 240 barang-barang impor, termasuk keju dan mobil, serta memberlakukan bea masuk atas lusinan impor baru. Namun, tidak ada larangan impor langsung yang dikeluarkan.

Umar baru-baru ini mengatakan Pakistan tidak akan mengesampingkan kemungkinan permintaan bantuan “negara sahabat” – biasanya kode untuk sekutu bersejarah China dan Arab Saudi – agar tidak mendatani IMF, serta mengumpulkan uang di pasar utang internasional.

ADVERTISEMENT

Defisit transaksi berjalan Pakistan pada akhir kuartal dua lalu melebar 43 persen menjadi $ 18 miliar, seiring lonjakan harga minyak. Pakistan mengimpor sekitar 80 persen kebutuhan minyaknya.

Untuk meredakan tekanan neraca tersebut, bank sentral Pakistan telah mendevaluasi rupee empat kali sejak Desember, sementara suku bunga telah naik tiga kali tahun ini. (*)

Komentar Facebook

Tags: BailoutIMFInternasionalPakistanSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Sebanyak 8 Gereja Dibakar di Pakistan Usai Tuduhan Penistaan Agama

Sebanyak 8 Gereja Dibakar di Pakistan Usai Tuduhan Penistaan Agama

Agustus 19, 2023

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023

TNI AL Tingkatkan Kerjasama Internasional Pada AMAN Exercise 2023 di Pakistan

Februari 10, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?