• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pelarangan Film Dokumenter “Pesta Babi” Dinilai Melanggar Konstitusi Republik Indonesia

Pelarangan Film Dokumenter “Pesta Babi” Dinilai Melanggar Konstitusi Republik Indonesia

Mei 15, 2026
Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Juni 12, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026
Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Juni 12, 2026
Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Juni 12, 2026
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Lagi Viral Belanja di Online”CUCI GUDANG BATAM 91″ SHOP ONLINE, Makin Diminati Pelanggan, harga terjangkau dan mudah di akses

Juni 11, 2026
Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

Juni 11, 2026
Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Mahasiswa Gelar Demonstrasi Besar di Jakarta, Tuntut BBM Turun dan Setop MBG

Juni 11, 2026
Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Pelarangan Film Dokumenter “Pesta Babi” Dinilai Melanggar Konstitusi Republik Indonesia

(Hukum)

Mei 15, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
355
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Harun Barangan, S.H

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Harun Barangan, S.H., Advokat muda di Tanah Papua mengkritik, beberapa aksi intimidasi dan pembubaran kegiatan nonton serta diskusi film berjudul “Pesta Babi”.

Ia mengatakan, tindakan represif yang dilakukan oleh sejumlah oknum aparat dan pihak tertentu di berbagai wilayah, termasuk di lingkungan kampus, tidak hanya mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

“Tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap konstitusi yang kita tau bersama merupakan landasan dan pijakan kita bernegara, di Republik ini,”kata Harun Barangan, S.H., kepada media ini, Jumat (15/05/2026).

Menurutnya, Film ini (Pesta Babi) mengangkat realitas empiris mengenai konflik agraria, krisis lihgkungan atau ekologis, dan ancaman terhadap ruang kehidupan masyarakat adat di wilayah Papua.

Katanya, melalui jurnalistik investigasi, masyarakat diajak untuk melihat secara kritis dampak proyek skala besar berskala Nasional terhadap hak-hak masyarakat adat yang kian terpinggirkan oleh kepentingan elit yang cenderung fokus pada isu swasembada pangan dan mengabaikan dampak lingkungan yang begitu nyata.

“Saya rasa mereka gagal belajar dari dampak lingkungan yang telah terjadi sebelumnya, di pulau Sumatera,”

Harun mengemukakan, menolak atau menerima isi dari sebuah karya adalah hak masing-masing warga Negara. Namun, melarang dan bahkan membubarkan ruang untuk menonton dan berdiskusi adalah tindakan sewenang-wenang yang tidak memiliki dasar hukum, artinya jika menolak ya cukup tidak usah nonton jangan kemudian menutup akses informasi.

Sudah jelas dalam konstitusi atau UUD bahwa setiap warga negara dijamin hak konstitusionalnya jelas berbunyi ‘Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”. sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28E ayat (3) kemudian pada Pasal 28F Undang-Undang Dasar 1945 juga menjamin hak informasi, komunikasi untuk pengembangan diri.

“Tindakan pelarangan sepihak juga sudah di jelaskan oleh Menteri HAM Natalius Pigai pada beberapa media nasional, bahwa tanpa putusan pengadilan yang sah adalah bentuk nyata pelanggaran konstitusi,”ucap dai.

Kata Harun, Film ‘Pesta Babi’ bukan sekadar karya seni visual, melainkan suara kemanusiaan terkait nasib masyarakat adat yang terpinggirkan di tanah leluhur mereka sendiri. Hak-hak masyarakat adat atas tanah, hutan, dan sumber penghidupan mereka adalah hak asasi yang wajib dihormati dan dilindungi oleh negara.

“Saya mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah di Papua, Kepolisian, TNI, hingga pimpinan institusi pendidikan untuk menghentikan segala bentuk sensor dan pembatasan ruang berekspresi. Ruang-ruang dialog harus terus dibuka demi mewujudkan demokrasi, yang sehat dan beradab,”aku Harun Barangan, S.H.

Untuk itu, ia menekankan, demokeasi bukan sekedar narasi politis akan tetapi kerja nyata dari setiap unsur pendukung demokrasi itu sendir. Sambungnya, jangan sampai kemudian mematahkan atau bahkan menumbangkan sala satu dari ke 4 pilar demokrasi yakni Media Massa.

Karena, kata dia, demokrasi yang matang tidak dibangun di atas fondasi pelarangan, ketakutan atau bahkan kebohongan. Ruang diskusi dan penyampaian informasi yang damai harus selalu dilindungi.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa di Papua dan Manokwari, untuk terus merawat nalar kritis, menjaga solidaritas kemanusiaan, dan bersama-sama melawan segala bentuk pembatasan kebebasan yang terlampau jauh di negeri ini,”pungkasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Film DokumenterHarun BaranganPesta Babi
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua Komite III DPD RI Apresiasi Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ dan ‘Teman Tegar Mair’

Ketua Komite III DPD RI Apresiasi Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ dan ‘Teman Tegar Mair’

Mei 28, 2026
TNI Ingatkan Potensi Dampak Pemutaran Film Dokumenter “Pesta Babi”

TNI Ingatkan Potensi Dampak Pemutaran Film Dokumenter “Pesta Babi”

Mei 16, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?