
Keerom, SatukanIndonesia.Com -Tidak hanya bertugas sebagai mengamankan pertahanan wilayah Perbatasan negara, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Brigif 22/OM Pos Skofro Lama juga turut mengabdi di bidang pendidikan dengan membantu mengajar Siswa/Siswi SDN YPK Skofro di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (01/08/2022).
Hal tersebut disampaikan Danpos Skofro Lama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Letda Inf Artedi dalam keterangannya.
Danpos mengatakan kepedulian Satgas Pamtas salah satunya adalah untuk membentuk generasi penerus bangsa di pedalaman RI-PNG yang memang mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Adapun tujuan lain dalam mengajar tersebut dapat membantu meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda di perbatasan RI-PNG guna meraih cita-cita ke depan.
“Mengingat pendidikan adalah instrumen yang sangat penting, dan para anak-anak di perbatasan yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam menimba ilmu pendidikan formal, sehingga kehadiran Anggota Satgas Pamtas ini, dapat membantu pendistribusian mata pelajaran umum pada murid-murid di SDN YPK Skofro” terang Danpos Skofro Lama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Letda Inf Artedi.
Dalam kegiatan tersebut, dipimpin oleh Sertu Muaz beserta 10 anggota Pos Skofro Lama menjadi tenaga pendidik (Gadik) di SDN YPK Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua.
Disela kegiatan mengajar, Sertu Muaz menyampaikan bahwa antusias Anak-anak tampak semangat dalam mengikuti pelajaran terlihat dari keakraban Anak-anak bersama anggota Pos Skofro Lama.
“Kami berharap semoga Kehadiran anggota Satgas Pamtas Yonif 711/Rks melalui Pos Skofro Lama untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah perbatasan dan dapat meningkatkan motivasi belajar dalam mengikuti pelajaran di sekolah, sehingga apa yang di cita-citakan dapat tercapai,” kata Sertu Muaz.
Merespon apa yang dilakukan oleh Prajurit TNI, salah satu Guru SDN YPK Skofro Bpk Kapis S,pd (56) menyampaikan, terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 711/Rks Pos Skofro Lama, karena sudah mau membantu mengajar siswa/siswi di sekolah.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena kehadiran bapak-bapak TNI tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga membantu mencerdaskan generasi muda di perbatasan RI-PNG,” kata Kapis.(Yonif 711/Rks)

![Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih JAKARTA, satukanindonesia.com – Delegasi Indonesia dan banyak negara lainnya melakukan aksi walk out atau meninggalkan ruang Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) saat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato, Kamis (24/09/2026) waktu setempat. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap Netanyahu atas tindakan Israel, di Palestina dan kawasan Timur Tengah. Tampak dalam video yang dibagikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York (PTRI New York), delegasi Indonesia yang duduk bersebelahan dengan delegasi Iran beranjak meninggalkan kursi, yang berada di baris keenam dari atas. Delegasi negara lain juga melakukan hal serupa. Alhasil, ruang sidang tersebut tampak kosong melompong. “Mohon kembali ke ruangan. Saya minta, mohon kembali ke lapangan. Saya minta, mohon kembali ke lapangan. Terima kasih,”imbau pemandu acara. Netanyahu tampak tenang menyaksikan aksi walk out tersebut, dengan pandangan yang lumayan sinis. Dia menyebut, rombongan walk out tersebut sebagai pengecut. “Ketua, sebelum memulai pidato, saya ingin menyampaikan pengumuman singkat. Jika masih ada pengecut bermoral lainnya yang belum meninggalkan aula ini, silakan keluar. Terima kasih,”tegas Netanyahu. [***/GRW]](https://www.satukanindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260925-WA0018-75x75.jpg)











