
Surabaya, SatukanIndonesia.com – Dilandasi kesadaran terhadap pentingnya data dan riset dalam menciptakan jurnalistik berkualitas, SMSI Jatim terus menjalin kerjasama dalam rangka penguatan anggotanya. Kali ini salah satu organisasi media siber terbesar di Indonesia dan Jatim ini menjalin kerjasama dengan Syg a Research & Consulting. Kerjasama ini diwujudkan dengan penanda tanganan MoU antara Kedua lembaga, demikian rilis SMSI Jatim yang diterima Satukanindoensia, Senin (16/6).
Kedua belah pihak bersepakat bahwa penandatanganan yang berlangsung di Oakwood Hotel and Residence, Surabaya, Jumat (13/6) ini menjadi langkah awal kolaborasi untuk memperkuat ekosistem media yang berbasis data.
Ketua SMSI Jawa Timur Sokip menegaskan bahwa kolaborasi dengan Sygma diharapkan dapat memperkuat peran media dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Media harus menjadi pilar yang kokoh dalam menjaga kualitas demokrasi,” tegas Sokip, yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerjasama.
Dengan kolaborasi bersama Sygma, kata Sokip, SMSI Jatim berharap media di Jawa Timur, khususnya anggota SMSI semakin independen, berbasis data, dan mampu menangkal disinformasi.
Sementara, CEO Sygma Research and Consulting Ken Bimo Sultoni menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara lembaga riset dan media siber, agar mampu menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem media yang sehat dan berintegritas,” ujar Ken Bimo dalam pernyataannya.
Menurut Ken, di era banjir informasi seperti saat ini, media membutuhkan dukungan riset yang kuat agar mampu memproduksi berita yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk mendorong penguatan kapasitas media di Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan pelatihan jurnalistik berbasis riset dan peningkatan literasi data bagi wartawan.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan media yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta demokrasi yang sehat.(*/Yos)












