• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Agustus 6, 2026
KPI Ajak Publik Selalu Cek Informasi Medsos Lewat Media Arus Utama

KPI Ajak Publik Selalu Cek Informasi Medsos Lewat Media Arus Utama

Agustus 7, 2026
Gagasan Tentang Perjanjian Keamanan Regional di Pasifik mulai Dibahas

Gagasan Tentang Perjanjian Keamanan Regional di Pasifik mulai Dibahas

Agustus 7, 2026
ADVERTISEMENT
Kemenkes: Laporkan Nakes yang Cibir Pasien BPJS di Medsos

Kemenkes: Laporkan Nakes yang Cibir Pasien BPJS di Medsos

Agustus 7, 2026
Pemerintah akan Tindak Tegas Penyebar Hoaks yang Ganggu Ketertiban dan Stabilitas Nasional

Pemerintah akan Tindak Tegas Penyebar Hoaks yang Ganggu Ketertiban dan Stabilitas Nasional

Agustus 7, 2026
Perkuat Soliditas TNI-Polri, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Kunjungi Dankorbrimob

Perkuat Soliditas TNI-Polri, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Kunjungi Dankorbrimob

Agustus 7, 2026
Menperin Keluarkan Tiga Arahan untuk Memperkuat Ekosistem Startup Nasional

Menperin Keluarkan Tiga Arahan untuk Memperkuat Ekosistem Startup Nasional

Agustus 7, 2026
Kemenhut Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global

Kemenhut Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global

Agustus 7, 2026
Wamendagri  Minta  Penyaluran Dana Otsus Tahap II 2026 di Papua Segera Dituntaskan

Wamendagri  Minta  Penyaluran Dana Otsus Tahap II 2026 di Papua Segera Dituntaskan

Agustus 7, 2026
Komisi IX DPR Ingatkan Nakes Jaga Etika Bermedia Sosial usai Viral Komentar ke Pasien BPJS

Komisi IX DPR Ingatkan Nakes Jaga Etika Bermedia Sosial usai Viral Komentar ke Pasien BPJS

Agustus 6, 2026
Anggota Komosi III DPR Minta Badan Pengelola Aset Libatkan Berbagai Unsur

Anggota Komosi III DPR Minta Badan Pengelola Aset Libatkan Berbagai Unsur

Agustus 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

(Fokus Berita)

Agustus 6, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
18
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SORONG, satukanindonesia.com – Guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Papua. Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, SH., MHum mendesak, reformasi menyeluruh dalam tata kelola dana Otonomi Khusus (Otsus).

Menurutnya, pengelolaan dana Otsus harus lebih transparan, dan akuntabel serta diarahkan untuk memperkuat pembangunan SDM Papua melalui afirmasi pendidikan.

Demikian hal ini disampaikan Dr. Filep menanggapi berbagai persoalan pengelolaan dana Otsus, yang dinilai masih menyisakan sejumlah tantangan. Diantaranya, lemahnya transparansi penggunaan anggaran, pengawasan yang belum optimal, hingga belum efektifnya kebijakan afirmasi pendidikan.

Katanya, hingga kini masyarakat masih kesulitan memperoleh informasi mengenai distribusi dan penggunaan dana Otsus. Pasalnya, belum tersedia pangkalan data terpadu yang dapat diakses melalui situs resmi pemerintah provinsi (Pemprov) maupun Pemkab dan Pemkot).

Untuk itu, diharapkan berbagai lembaga yang memiliki mandat pengawasan, seperti DPR Fraksi Otsus dan Majelis Rakyat Papua (MRP) harus lebih tegas menjalankan fungsi secara maksimal.

“Mereka (DPR Fraksi Otsus dan MRP) harus memastikan bahwa setiap satu rupiah dana Otsus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,”tegasnya.

Selain aspek transparansi, Dr. Filep juga mengemukakan, usulan pemisahan dana Otsus dari APBD sebagaimana direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada prinsipnya, sebagai Senator Papua Barat mendukung upaya penguatan mekanisme pemeriksaan dan pengawasan. Namun mengingatkan, kebijakan tersebut tidak menimbulkan persoalan baru bagi pemerintah daerah (Pemda).

Tetapi, kata dia, pemerintah pusat perlu segera melakukan revisi terhadap PP Nomor 106 dan PP Nomor 107 agar nomenklatur penganggaran dana Otsus menjadi lebih jelas dan tidak menimbulkan konsekuensi fiskal yang merugikan daerah.

Di sisi lain, Dr. Filep juga mendorong, peningkatan persentase Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah sehingga pemerintah daerah tidak terus bergantung pada dana Otsus sebagai penopang utama pembiayaan pembangunan.

Dalam bidang pendidikan, Filep menilai, mekanisme pemberian bantuan studi bagi anak-anak Papua perlu diubah. Selama ini, bantuan pendidikan umumnya baru dapat diakses setelah calon penerima resmi menjadi mahasiswa.

Padahal, menurutnya, banyak lulusan SMA yang mengurungkan niat melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan biaya sejak awal.

Karena itu, ia meminta, Pemprov maupun Pemkab dan Pemkot melalui dinas pendidikan melakukan pendataan siswa sejak masih berada di bangku SMA, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Inventarisasi siswa tidak mampu harus dilakukan sejak dini. Begitu mereka lulus, pemerintah langsung memberikan afirmasi sehingga rencana studi mereka sudah jelas,”ujarnya.

Lebih jauh, senator asal Papua Barat itu mengutarakan, pentingnya penyusunan roadmap atau peta jalan pendidikan Papua sebagai pedoman pembangunan jangka panjang.

Ia menilai, selama ini kebijakan pendidikan masih cenderung berjalan tanpa perencanaan yang terintegrasi.

Menurutnya, pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan jenjang pendidikan harus dipertegas agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun pembiayaan.

“Kalau pembagian urusan ini tidak jelas, saya yakin dana Otsus tidak akan memberikan manfaat nyata untuk mengafirmasi masa depan anak-anak Papua,”pungkasnya.

Filep lalu berharap, pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi dalam pembenahan tata kelola dana Otsus. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dr. Filep WamafmaKetua Komite III DPD RIOtsusSDM Papua
ShareTweetSend

Related Posts

Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional

Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional

Agustus 1, 2026
Lulusan IHTP Papua Ditargetkan Berorientasi Wiraswasta, Tidak Hanya Mengejar ASN

Lulusan IHTP Papua Ditargetkan Berorientasi Wiraswasta, Tidak Hanya Mengejar ASN

Juli 29, 2026
DPD RI Mendorong Kesejahteraan Dosen Swasta di Daerah 3T

DPD RI Mendorong Kesejahteraan Dosen Swasta di Daerah 3T

Juli 28, 2026

Nama dan Foto Dicatut, Dr. Filep Wamafma : Jangan Direspon, Itu Penipuan

Juli 24, 2026

Institut Hukum dan Teknologi Pembangunan Siap Cetak Lulusan Berdaya Saing untuk Tanah Papua

Juli 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?