Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agung Setya Imam Effendi, dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, langsung turun dan memimpin pelaksanaan pemberantasan ladang ganja terbesar seluas 150 hektare yang terdapat di 18 titik di perbukitan Tor Sihite, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Penemuan ladang ganja skala besar ini berkat penggunaan teknologi satelit dan terungkap pula sejumlah ladang ganja yang ditemukan petugas dikendalikan oleh seorang narapidana yang mendekam di Lapas Padang, Sumatera Barat.
Irjen Agung mengatakan, lokasi operasi perburuan ganja itu di berada di Desa Laru Lombang, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandiling Natal.
“Ada 18 titik lokasi ladang ganja di lokasi ini yang ditemukan setelah dipetakan melalui jaringan satelit dan cara manual dengan luas 150 hektar,” kata dia, , sebagaimana JawaPos.com, Senin (13/11).
Agung mengungkapkan, petugas telah mengamankan pemilik ladang dan 3 kurir yang membawa hasil panen ganja untuk dijual. Ketiga kurir ini yakni FHM, 18; FE, 16; dan FR, 23.
“Kondisi area temuan ladang ganja ini cukup sulit untuk dilalui karena berada di area perbukitan dan pegunungan. Namun begitu personel berhasil menemukan ladang ganja itu,” ungkapnya.
Mantan Kapolda Riau menegaskan, Polda Sumut bersama Kodam I Bukit Barisan akan membasmi lokasi ganja itu sebagai langkah tegas dalam pemberantasan narkoba karena menjadi musuh bersama.
“Hasil dari ladang ganja itu akan diedarkan di Kota Padang yang dikendalikan napi di Lapas Padang. Terhadap napi itu telah diamankan untuk diperiksa di Polda Sumut,” pungkasnya.(***)













