
Kabupaten Toba, SatukanIndonesia.Com – Penyerahan bantuan bibit jagung Pioneer 32 jenis Hibrida bagi masyarakat di 5 Desa, di Kabupaten Toba, oleh PT. TPL, diharapakan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan perekonomian para petani.
Penyerahan dukungan bibit jagung oleh pihak PT. TPL, diserahkan melalui masing- masing Pemerintah Desa penerima bantuan , Senin, (12/12).
Bantuan 700 Kg bibit Jagung, pada kesempatan itu, diserahkan Pangeran Marpaung, Staff Humas dan Irvan Sinurat, Community Development (CD) TPL Sektor Habinsaran, dengan rincian sebagai berikut :
1. Desa Simare, Kecamatan Bor-bor 150 Kg.
2. Desa Simanobak, Kecamatan Silaen 150 Kg.
3. Desa Pardomuan Sianipar, Kecamatan Silaen 150 Kg.
4. Desa Sidulang, Kecamatan Laguboti 150 Kg.
5. Dan Desa Siantar Tonga-tonga I, Kecamatan Siantar Narumonda 100 Kg.
Pangeran mengatakan, dukungan Bibit Jagung ini diberikan dalam rangka mendukung peningkatan ekonomi, khususnya pertanaman jagung di lahan kering dan persawahan, serta menghindari lahan lahan pertanian tidur.
“Bibit ini kita berikan sebagai dukungan untuk didistribusikan kepada masyarakat dan kelompok tani yang membutuhkan. Mudah-mudahan bibit yang kita serahkan ini akan berlipat ganda hasilnya,” ucapnya.
Diteruskannya, perusahaan juga hadir bersama Pemerintah Toba, dan tetap berkomitmen mendukung pemerintah Kabupaten Toba, dalam melaksanakan berbagai program-program pembangunan yang telah direncanakan, terlebih dalam mengupayakan peningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Toba.
Perwakilan dari pemerintah Desa Pardomuan Sianipar, Timbang Sianipar, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh TPL. Sebab dukungan yang diberikan oleh perusahaan turut berperan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan.
“Bibit ini akan kita salurkan kepada masyarakat yang benar-benar akan menanamnya. Nantinya bantuan bibit Jagung ini akan kita bagikan kepada masyarakat petani untuk ditanam di lahan milik mereka, demikian juga kepada para kelompok tani dan anggotanya”, ucap Timbang.
“Dan Kita harap, bibit ini akan menjadi tanaman selingan di persawahan, setelah selesai panen, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat petani dalam hal pengadaan bibit,” pungkasnya.(GH)













