
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Saudari kandung Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga politikus Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, meninggal dunia pada Sabtu (3/7/2021).
Hal ini dikonfirmasi politikus Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui akun twitternya.
“Berita duka. Innalilahi wa innaillaihi rojiun. Pada 3 Juli 2021, sekitar pukul 06.45 WIB, telah wafat Ibu Rachmawati Soekarnoputri di RSPAD,” cuit Sufmi Dasco Ahmad.
Anggota Komisi VI fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyatakan Rachmawati meninggal akibat Covid-19. Dari info yang didapatnya pada 26 Juni lalu, level CT value Rachmawati sebesar 22,8 dan saturasi 83 persen.
“(Penyebab meninggal) Covid-19,” katanya dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (3/7/2021).
Adik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan berada langsung di bawah posisi Ketua Umum Prabowo Subianto sejak September 2020.
Pada Juni 2021, putri proklamator Indonesia, Soekarno, itu juga dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Mutiara Hitam oleh Persipura Jayapura.
Kala itu, Rachma teringat pesan Bung Karno yang pernah disampaikan saat meresmikan Panitia Pembangunan Irian Barat, pada 24 September 1962.
Pembangunan Irian Barat, ujar Rachmawati menirukan Bung Karno, hanya dapat dilakukan dengan mengakumulasi segala upaya dan tenaga, baik moral maupun materil. Irian Barat kini dikenal sebagai Papua dan Papua Barat.
Sebelum ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina Persipura, Rachmawati juga pernah mendapat gelar ‘Mama Papua’ dari tokoh Papua di Jakarta.
“[Semoga] kehadiran saya juga dapat lebih memberikan semangat dan energi baru kepada Persipura untuk dapat menjadi klub sepak bola yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Papua,” ucap Rachmawati.
Dalam sepanjang hidupnya, Rachma juga pernah dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2007-2009. (FA/SI).













