• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Maret 11, 2026
Ketum Persaudaraan PENA, Achmad Suhawi Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rencana Aksi 27 Agustus 2026

Ketum Persaudaraan PENA, Achmad Suhawi Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rencana Aksi 27 Agustus 2026

Agustus 26, 2026
Rekam Demo KNPB di Papua, WNA Rusia Diamankan Imigrasi Indonesia

Rekam Demo KNPB di Papua, WNA Rusia Diamankan Imigrasi Indonesia

Agustus 26, 2026
ADVERTISEMENT
DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

Agustus 26, 2026
KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 Papua Barat Daya Segera Dibahas

KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 Papua Barat Daya Segera Dibahas

Agustus 26, 2026
Akademisi: Pengangkatan Guru PPPK sebagai Wujud Demokrasi yang Bekerja

Akademisi: Pengangkatan Guru PPPK sebagai Wujud Demokrasi yang Bekerja

Agustus 26, 2026
Menjelang Muktamar NU, Diduga Tebar Fitnah dan Hina Ulama, Gus Liur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menjelang Muktamar NU, Diduga Tebar Fitnah dan Hina Ulama, Gus Liur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Agustus 26, 2026
Kemdiktisaintek Hormati Proses Hukum KPK Terkait Penangkapan Rektor UNSOED

Kemdiktisaintek Hormati Proses Hukum KPK Terkait Penangkapan Rektor UNSOED

Agustus 26, 2026
​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

Agustus 26, 2026
Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Agustus 26, 2026
KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

Agustus 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Refleksi Kebangsaan: Surat Perintah Sebelas Maret, Fakta Sejarah atau Rekayasa Kekuasaan?

Maret 11, 2026
in Daerah, Fokus Berita, Ragam Opini
0
0
SHARES
80
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Habib Nurhammad-Febrio Diosi Pratama//Istimewa

Bengkulu, SatukanIndonesia.com – Tepat 60 tahun semenjak diterbitkannya Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (Supersemar) menjadi salah satu peristiwa paling krusial dalam perjalanan politik Indonesia.

Dokumen yang ditandatangani Presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno telah memberikan mandat kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil langkah-langkah taktis dalam upaya pemulihan keamanan negara di tengah krisis politik pasca Gerakan 30 September 1965.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Komisariat Hukum Universitas Bengkulu Habib Nurhammad menyikapi bahwa polemik pertanyaan mengenai Supersemar merupakan bagian penting dari upaya menjaga kejujuran sejarah bangsa.
Habib menegaskan “bahwa kaum muda tidak boleh hanya menerima sejarah sebagai narasi tunggal, melainkan harus berani membaca ulang peristiwa penting secara kritis.”

Hal senada disampaikan Sekretaris GmnI Komisariat Hukum Universitas Bengkulu Febrio Diosi Pratama yang mengajak kaum muda untuk bersama sama mengulas kembali sejarah nasional secara objektif dan reflektif.

Serta mereka berdua menyampaikan ” bahwa berdasarkan pada mandat yang semula dipahami sebagai langkah administratif untuk menstabilkan negara kemudian berkembang menjadi rangkaian keputusan politik strategis seperti pembubaran PKI dan konsolidasi kekuatan militer yang secara bertahap menggeser pusat kekuasaan dari Soekarno “.

“Dari sinilah tersirat pertanyaan kritis yang terus diperdebatkan hingga sampai pada saat ini, apakah Supersemar sekadar instrumen administratif negara, atau justru menjadi pintu masuk bagi lahirnya kekuasaan politik baru?” ujar febrio.

Kemudian kontroversi semakin menguat karena persoalan fundamental mengenai keaslian dokumen tersebut. Hingga saat ini naskah asli Supersemar tidak pernah ditemukan secara definitif, sementara beberapa versi salinan yang tersimpan di arsip negara memiliki perbedaan redaksional yang dalam kajian historiografi modern ketiadaan sumber autentik dari peristiwa sebesar ini menjadi problem serius karena validitas dokumen merupakan fondasi utama dalam menilai kebenaran sejarah.

Dalam refleksi kebangsaan, Supersemar pada akhirnya berdiri sebagai sebuah paradoks sejarah Indonesia pernah terjadi, namun sekaligus ruang di mana kekuasaan membentuk makna dan narasinya.

” Karena itulah keberanian generasi muda untuk terus mengkaji dan mempertanyakan sejarah menjadi kunci agar kesadaran kebangsaan tetap hidup dan tidak terperangkap dalam satu versi cerita semata. “, ujar habib. (rilis/lafif)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Febrio Diosi PratamaGMNIHabib NurhammadKomisariat Hukum Universitas BengkuluSatukanindonesia.comSoehartosoekarnoSurat Perintah Sebelas Maret 1966
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Agustus 25, 2026
Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Agustus 24, 2026

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Agustus 23, 2026

Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Agustus 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?