
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly merespons skor 5 sektor penegakan hukum yang diucapkan calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Dia menyebut Kemenkumham selalu melakukan kinerja yang terbaik.
“Saya kan Menkumham, kami melakukan yang terbaik kalau penegakan hukum kan, yang kalau pelaksanaannya ada di institusi lain ya,” kata Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Jakarta (21/11).
Namun, Yasonna enggan menanggapi lebih detail soal penilaian Ganjar itu. Ia meminta publik menanyakan langsung ke Ganjar terkait parameter penilaian rapor merah itu.
“Tanya Pak Ganjar ya,” kata dia yang juga Ketua DPP Bidang Hukum PDIP tersebut.
Ganjar dalam beberapa waktu terakhir kerap melontarkan kritik keras kepada pemerintahan Presiden Jokowi. Terakhir, ia memberi nilai jeblok buat penegakan hukum era Jokowi imbas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal usia capres-cawapres.
Terbaru, Capres nomor urut tiga ini memberikan nilai 5 dari skala penilaian 1 hingga 10 setelah menjawab dari pemantik dialog Zainal Arifin Mochtar dari UGM tentang berapa rapor pemerintah Joko Widodo dalam bidang hukum
“Dengan adanya kasus di MK nilainya jeblok. Karena dengan kejadian itu, persepsi publik hari ini jadi berbeda, yang kemarin kelihatan tegas, hari ini dengan kejadian-kejadian terakhir jadi tidak demikian. Maka nilainya jeblok,” kata Ganjar di acara sarasehan nasional IKA UNM, Sabtu (18/11). (***)













