• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
‘Sagu Papua’ Siap Diekspor ke Pasar Dunia, Pemerintah Bidik Jepang hingga Jerman

‘Sagu Papua’ Siap Diekspor ke Pasar Dunia, Pemerintah Bidik Jepang hingga Jerman

Februari 20, 2026
RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

September 18, 2026
Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

September 18, 2026
ADVERTISEMENT
Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

September 17, 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

September 17, 2026
Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

September 17, 2026
Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

September 17, 2026
Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

September 17, 2026
BBM Langka, Antrian Kendaraan Buat Macet tak tampak Petugas Polisi

BBM Langka, Antrian Kendaraan Buat Macet tak tampak Petugas Polisi

September 17, 2026
Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

September 17, 2026
Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

September 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

‘Sagu Papua’ Siap Diekspor ke Pasar Dunia, Pemerintah Bidik Jepang hingga Jerman

Februari 20, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
446
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO : Sambil menggendong Lobeka, anaknya, Agustina mengumpulkan sagu yang telah dipangkurnya di hutan di pinggir Sungai Welderman, Distrik Kaibar, Kabupaten Mappi, Papua//istimewa

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai serius menggarap sagu sebagai komoditas strategis yang tak hanya menopang ekonomi lokal, tetapi juga menembus pasar internasional.

Melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), pengembangan sagu kini didorong dari hulu hingga hilir, mulai dari ketersediaan bahan baku, produksi, hingga pemasaran global.

Jimmy A. Y. Thesia, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Provinsi Papua mengatakan, inisiatif tersebut berawal dari pertemuannya dengan pelaku usaha olahan sagu, Sagu, yang dinilai telah memiliki pasar tetap.

“Produk mereka pasarnya sudah ada. Tapi kita tidak bisa hanya melihat dari sisi pasar. Kita harus melihat dari hulu sampai ke hilir, mulai dari bahan baku, proses produksi, sampai bisnis proses dan inkubatornya,”kata Thesia usai bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri di Kota Jayapura, pada tanggal 19 Februari 2026.

Menurut Thesia, sagu merupakan anugerah alam Papua yang memiliki keunggulan regenerasi alami. Satu pohon sagu yang ditebang dapat memunculkan sekitar 12 tunas baru tanpa perlu penanaman ulang.

“Artinya kita punya produk dan habitat yang sudah tersedia. Ini kekuatan besar yang belum sepenuhnya kita kelola secara terintegrasi,”ujarnya.

Pemprov Papua menargetkan ekspor produk sagu ke Jepang, Australia, dan Jerman sebagai pasar awal. Thesia menyebut, kapasitas produksi sagu di Papua dinilai jauh melampaui kebutuhan mitra yang ada saat ini.

“Produksi kita bisa sampai 13 ribu, sementara kebutuhan mitra sekitar dua ton. Artinya peluangnya sangat besar. Tahun ini kita mulai action,”katanya.

Untuk memperkuat ekosistem produksi, pemerintah juga merencanakan pembangunan rumah produksi sagu di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Waropen sebagai sentra utama.

Dari sisi legalitas, Pemprov memastikan, dukungan penuh terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sertifikasi, perizinan, hingga legalitas usaha disebut diberikan secara gratis.

“Kami siapkan semuanya. Supaya UMKM kita naik kelas dan siap ekspor,”ujar Thesia.

Selain itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Anton Yoas Imbenai mengingatkan, pentingnya menjaga ketersediaan stok bahan baku agar pasar internasional yang sudah dibuka tidak terputus.

“Kalau bicara pasar internasional, stok harus selalu tersedia. Pertanian harus meyakinkan bahan baku siap setiap saat,”kata Imbenai.

Ia juga menyoroti, ancaman alih fungsi lahan sagu menjadi kawasan bangunan yang berpotensi mengurangi ketersediaan bahan baku di masa depan.

“Dusun sagu berubah jadi bangunan. Kalau ini tidak dipikirkan bersama masyarakat, lama-lama stok kita akan berkurang,”ujarnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua, Rusdianto Abu menilai, kolaborasi lintas OPD sebagai langkah strategis, asalkan seluruh program dipetakan secara matang.

“Kalau semua sudah di-mapping, kami siap mengalokasikan anggaran secara proporsional untuk mendukung kebutuhan OPD terkait,”kata Rusdianto.

Ia berharap, pengembangan sagu dapat menjadi instrumen nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Kalau data kita kuat dan penyebaran sagu berjalan baik di seluruh tanah Papua, komoditas ini bisa menjadi tiket penurunan kemiskinan,”ujarnya.

Dengan potensi alam yang melimpah dan dukungan kebijakan yang terintegrasi, sagu kini diposisikan bukan sekadar pangan tradisional, melainkan komoditas unggulan yang diproyeksikan membawa Papua menembus pasar global. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gubernur PapuaKabupaten MappiMatius D. FakhiriPemerintah Provinsi (Pemprov) PapuaSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS

Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS

September 12, 2026
Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

September 9, 2026
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026

Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026

PKK Kota Bekasi Bagikan 80.000 Masker untuk Warga Kota Bekasi, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

September 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?