• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sriwijaya Air, Gempa, dan Rentetan Duka di Awal 2021

Sriwijaya Air, Gempa, dan Rentetan Duka di Awal 2021

Januari 16, 2021
Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan

Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan

April 20, 2026
Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

April 20, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri HAM: Kritik Bagian dari Hak Warga Negara yang Harus Dilindungi

Menteri HAM: Kritik Bagian dari Hak Warga Negara yang Harus Dilindungi

April 20, 2026
Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

April 19, 2026
Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

April 19, 2026
Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

April 19, 2026
Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

April 19, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

April 19, 2026
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, April 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Sriwijaya Air, Gempa, dan Rentetan Duka di Awal 2021

[Nasional]

Januari 16, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
35
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Gempa di Sulawesi Barat meratakan banyak bangunan.

Jakarta, Satukanindonesia.com – Sejumlah kabar duka dan bencana alam terjadi di awal 2021. Hal tersebut terjadi saat Indonesia tengah bergulat dengan pandemi covid-19 yang justru lonjakan kasusnya terus mencapai rekor.

Mengawali rentetan bencana di tahun ini, pada 9 Januari lalu pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mengangkut 62 orang dilaporkan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Pesawat tujuan Jakarta-Pontianak itu hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.40 WIB.

Di hari yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan dari total 62 orang, 50 di antaranya merupakan penumpang dan 12 kru. Rincinya, 52 orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi dalam penerbangan tersebut.

Per Jumat (15/1/2021) malam, Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri telah mengidentifikasi total 17 jenazah. 5 korban terakhir yang berhasil dikenali ialah Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha, Putri Wahyuni, dan Rahmawati.

Sedangkan 12 korban yang lebih dulu teridentifikasi yakni Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah, Asy Hasbul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Mia Tresetyani, Ricko, Ihsan Adhlan, Supianto, Pipit Piyono, dan Yohanes Suherdi.

Hingga saat ini, Badan SAR Nasional (Basarnas) masih mengevakuasi puing-puing pesawat dan bagian tubuh korban di kawasan perairan Kepualuan Seribu dekat Pulau Laku dan Pulau Lancang.

Belum berhasil menemukan Cockpit Voice Record (CVR) dari kotak hitam pesawat, Basarnas akhirnya memperpanjang pencarian dan evakuasi selama 3 hari dari operasi yang sejatinya berakhir pada Jumat (15/1/22021) kemarin.

Masih di hari yang sama tragedi Sriwijaya terjadi, di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang terjadi longsor sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB.

Hingga Kamis (14/1/2021), Tim SAR gabungan secara total menemukan 24 korban meninggal dalam bencana itu dan 16 orang masih dalam pencarian.

Bencana lainnya juga menerjang Kalimantan Selatan. Pada Rabu (12/1/2021), terjadi banjir di berbagai lokasi di Kalsel mencapai ketinggian 3 meter akibat tingginya curah hujan. Belum kunjung surut, banjir dilaporkan masih menggenangi rumah warga pada Sabtu (16/1/2021).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 21 ribu jiwa terdampak bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Secara terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut juga melaporkan tinggi muka air saat ini terpantau sekitar 150 sampai 200 sentimeter. Banjir merendam sekitar 6.346 rumah penduduk dengan total warga mengungsi sebanyak 2.600 orang.

Hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalsel masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga di masa musim penghujan yang akan terjadi hingga Februari 2021.

ADVERTISEMENT

Lalu, pada Kamis (14/1/2021) kembali dilaporkan bencana alam lainnya, yakni gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Sejauh ini sudah 42 orang ditemukan dari bencana tersebut, 34 orang meninggal di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.

Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito menyebut belasan ribu warga harus mengungsi akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 tersebut.

BNPB mencatat terjadi berbagai kerusakan fasilitas umum seperti di Rumah Sakit Mitra Manakarra, RSUD Kabupaten Mamuju, serta Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang berlokasi di Takandeang, Tapalang Mamuju.

Sedangkan di Kabupaten Majene, 300 unit rumah rusak masih dalam proses pendataan.

Terdapat tiga rumah sakit yang saat ini aktif untuk pelayanan kedaruratan di Kabupaten Mamuju, antara lain RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat dan RSUD Kabupaten Mamuju. (bm/CNNI)

 

Komentar Facebook

Tags: Banjir KalselBencana AlamGempa SulbarLongsor SumedangNasionalSriwijaya Air SJ-182
ShareTweetSend

Related Posts

Hari Kedua Kunjungan Kerja Di Sumatra, WAKASAL Tinjau Distribusi Bantuan Di Posko Seruway Aceh Tamiang

Hari Kedua Kunjungan Kerja Di Sumatra, WAKASAL Tinjau Distribusi Bantuan Di Posko Seruway Aceh Tamiang

Desember 23, 2025
Anggota DPR Minta Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatera Disanksi Pidana

Anggota DPR Minta Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatera Disanksi Pidana

Desember 13, 2025
Heli Panther TNI AL Kirim Tenaga Medis Dan Obat-Obatan Ke Wilayah Terisolir di Sumut

Heli Panther TNI AL Kirim Tenaga Medis Dan Obat-Obatan Ke Wilayah Terisolir di Sumut

Desember 12, 2025

Tiba di Padang, KRI Semarang-594 Debarkasi Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Desember 8, 2025

Pasca Bencana, Kemenkes Pastikan Akses Layanan Kesehatan Terjangkau Seluruh Daerah Terdampak

Desember 6, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?