• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

Februari 25, 2025
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

April 18, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

April 18, 2026
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

April 18, 2026
Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

April 17, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

April 17, 2026
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat klaim Serang Pos Militer di Intan Jaya

[Politik - Aksi Separatis TPNPB-OPM Wilayah Kodam VIII Intan Jaya Terus Bergeliat seraya Kampanye Tolak MBG]

Februari 25, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
777
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Pasukan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya//istimewa

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com  – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka Komando Daerah Pertahanan (TPNPB-OPM) Kodam VIII Intan Jaya mengklaim, bertanggung jawab atas penyerangan pos aparat militer (TNI dan Polri) selama tiga hari di Sugapa, Intan Jaya, provinsi Papua Tengah.

 

Hal tersebut dikatakan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, seperti dikutip media ini dalam siaran pers, yang diterima, Selasa (25/02/2025).

Sambom mengatakan, manajemen markas pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan resmi dari panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, Brigjen Undius Kogoya dan Kolonel Apeni Kobogau sebagai wakil panglima, pada Senin (24/02/2025).

KET. FOTO : Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom (kanan)//istimewa

“Bahwa penyerangan yang dilakukan oleh pasukan TPNPB, di bawah pimpinan Mayor Joni Botak, Agus Kobogau dan Enos Tipagau selama tiga hari berturut-turut, 21–23 Februari 2025 di Sugapa, Intan Jaya, seperti di Pos Polisi di J2 dan Pos Maleo TNI di Mamba, sekitar pukul 15.01 itu atas perintah kami,”kata Sebby Sambom.

Dalam penyerangan selama tiga hari, TPNPB, Kodap VIII Intan Jaya, dengan ini mengeluarkan pernyataan sikap resmi.

ADVERTISEMENT

Pertama, menolak pembangunan batalyon dan markas militer di Silatugapa, Bulapa, Hitadipa, dan Beoga, wilayah perbatasan Intan Jaya dan Puncak Papua.

Kedua, dengan tegas kami menolak Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke sekolah-sekolah, gereja dan di rumah-rumah oleh aparat militer.

Ketiga, TPNPB dengan tegas menolak PT Blok B Wabu, yang rencana melakukan operasi di Intan Jaya.

Keempat, rencana kehadiran pejabat negara kolonial Indonesia setingkat menteri di Intan Jaya, dalam rangka pembahasan PT Blok B Wabu dan rencana pembentukan DOB di wilayah operasi TPNPB, kami siap tembak.

“Dalam hal ini, terlebih khususnya kepada pejabat negara Indonesia setingkat menteri, yang ingin memasuki wilayah operasi TPNPB Kodap VIII Intan Jaya, kami siap jemput Anda dengan sniper, saat memasuki wilayah operasi dengan helikopter maupun pesawat,”katanya.

Sebby mengatakan, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya secara resmi juga mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Deki Belau, yang selama ini diduga terlibat sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia di wilayah konflik bersenjata, dan siap eksekusi mati jika diketahui keberadaannya, karena ia diduga terlibat dalam pembakaran rumah-rumah warga bersama aparat militer pemerintah Indonesia.

“Dalam laporan lebih lanjut, kami menyampaikan kepada semua pihak, bahwa aksi penyerangan yang dilakukan oleh TPNPB Kodap VIII Intan terhadap aparat di pos-pos militer sejak 21–23 Februari dan baku tembak tersebut tidak adanya korban jiwa dari pihak kami. Dan pasukan kami sudah kembali ke markas sejak tanggal 23 (Februari) usai baku tembak,”katanya.

Sebby mengatakan, dalam serangan balasan yang dilancarkan oleh aparat militer pemerintah Indonesia sejak kemarin telah salah sasaran, yang mengakibatkan rumah-rumah warga sipil dibakar. Diantaranya, 2 rumah di Kampung Bogeage dan 4 rumah di Kampung Mongegau telah hangus terbakar.

“Manajemen markas pusat Komnas TPNPB dengan ini mengeluarkan pernyataan sikap resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI, agar segera bertanggung jawab atas pembakaran rumah 6 rumah warga sipil di Intan Jaya, setelah melakukan serangan balasan ke TPNPB namun salah sasaran,”katanya.

“Dengan demikian kami, lampirkan bukti-bukti operasi militer pemerintah Indonesia yang melakukan pembakaran rumah-rumah warga sipil di Intan Jaya, sejak 23 Februari 2025 usai kontak senjata,”tutupnya. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Daftar Pencarian Orang (DPO)Kodam VIII Intan JayaKomnas TPNPBMakanan Bergizi Gratis (MBG)Panglima TNIpenyerangan pos aparat militer (TNI dan Polri)Presiden Prabowo SubiantoPT Blok B WabuSebby SambomTolak MBGTPNPBTPNPB Kodap VIII Intan Jaya
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

April 16, 2026

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono Tegaskan Presiden Prabowo Konsisten Dorong Kesejahteraan dan Perkuat Peran Indonesia

April 11, 2026

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Maret 24, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?