• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Terima DPP PATRIA, Kementan Harapkan Komunitas Peternak Babi Berkontribusi Atasi Kemiskinan Ekstrem

Terima DPP PATRIA, Kementan Harapkan Komunitas Peternak Babi Berkontribusi Atasi Kemiskinan Ekstrem

September 13, 2025
Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Oktober 8, 2026
Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Oktober 8, 2026
Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Oktober 8, 2026
Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Oktober 8, 2026
Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Oktober 8, 2026
Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Oktober 8, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Terima DPP PATRIA, Kementan Harapkan Komunitas Peternak Babi Berkontribusi Atasi Kemiskinan Ekstrem

[Fokus Berita]

September 13, 2025
in Fokus Berita
0
0
SHARES
50
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan Dr. Drh. Agung Suganda (keempat kanan) saat menerima audiensi dari Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP Patria) Agustisnus Tamo Mbapa dan jajaran pengurus PATRIA di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (12/9/2025). Foto: Dok. DPP PATRIA

Jakarta, satukanindonesia.com – Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian Dr. Drh. Agung Suganda menerima audiensi dari Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (DPP Patria) Agustisnus Tamo Mbapa dan jajaran pengurus PATRIA di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Dirjen Agung Suganda menjelaskan DPP PATRIA dalam pertemuan itu membahas bagaimana komunitas peternak babi dapat berkembang dan bermanfaat bagi perekonomian masyarakat.

“Kami menerima audiensi dengan DPP Patria terkait bagaimana mendorong agar komunitas peternak babi dapat menjadi komunitas yang mendorong ekonomi para peternak dan penuntasan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah khususnya Wilayah Indonesia Timur,” ujar Agung Suganda seusai menerima audiensi dengan DPP PATRIA.

Dalam audiensi itu, Gustaf didampingi jajaran DPP PATRIA, yaitu Septyarini (Sekretaris Jenderal), Const Joel Tukan (Waketum Bidang Pertanian, Peternakan, Maritim, Kehutanan dan Pembangunan Desa), Maksimus Ramses Lalongkoe (Waketum Bidang Internal Organisasi), dan Friederich Batari (Wakil Ketua Bidang Kominfo).

Sementara itu, Dirjen Agung Suganda didampingi Direktur Kesehatan Hewan drh. Hendra Wibawa, M.Si., Ph.D dan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Dr. drh. I Ketut Wirata, M.Si.

Lebih lanjut, Agung Suganda menyambut baik masukan dari DPP PATRIA terkait pengembangan komunitas peternak babi.

“Kami mengajak untuk bersama-sama membuat Rodmap Pengembangan Komunitas Ternak Babi,” ujar Agung Suganda.

ADVERTISEMENT

Menurut Agung Suganda, rencana tersebut akan diawali dengan melakukan FGD (Focus Group Discussion) yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah pusat dan daerah, termasuk asosiasi peternak babi dan swasta.
“Ini perlu agar mendapatkan masukan yang komprehensif termasuk langkah-langkah jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar Agung Suganda.

Agung Suganda berharap sektor pengembangan ternak babi dapat meningkat dan menjadi komunitas yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi para peternak babi termasuk jaminan dari segi keamanan pangan terhadap konsumen.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PATRIA Agustinus Tamo Mbapa menyambut baik respons positif dari Kementan terkait upaya pengembangan komunitas peternak baik.

“Nanti kami akan terlibat dalam FGD. Dengan demikian, kami berharap komunitas peternak babi dapat bertumbuh dan memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat,” ujar Gustaf yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini.

Lebih lanjut, Gustaf berharap pemerintah khususnya Kementan membantu pengentasan penyakit babi ASF atau Demam Babi Afrika.

Untuk diketahui, panyakit babi ASF merupakan penyakit virus yang sangat menular dan mematikan pada babi domestik dan babi liar.

Gustaf menambahkan NTT khususnya di Wilayah Keuskupan Agung Kupang dapat dijadikan proyek percontohan untuk mengembangkan sektor peternakan babi.

“Di sana (Keuskupan Agung Kupang, red), sudah ada kandang babi. Kami berharap Kementan dapat berkolaborasi dan memberikan terkait pengembangan ternak babi,” ujar Gustaf.(Rils/Bernard)

Komentar Facebook

Tags: Agustisnus Tamo MbapaDPP PATRIADr. Drh. Agung SugandaKementanKomunitas Peternak Babi
ShareTweetSend

Related Posts

Demi Kesejahteraan Masyarakat, Pemerintah Kucurkan Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

Demi Kesejahteraan Masyarakat, Pemerintah Kucurkan Rp1,3 Triliun untuk Kabupaten Merauke

Juli 5, 2026
Kurangi Ketergantungan Impor, Kementan Ditugasi Tanam 1.000 Ha Kedelai

Kurangi Ketergantungan Impor, Kementan Ditugasi Tanam 1.000 Ha Kedelai

November 23, 2025
Papua Barat Dialokasikan Program Pengembangan Padi Gogo dari Kementan RI

Papua Barat Dialokasikan Program Pengembangan Padi Gogo dari Kementan RI

Maret 24, 2025

SYL: Berapa Pun Hukumannya, Saya Sudah Siap

Mei 7, 2024

KPK Geledah Ditjen Holtikultura Buntut Kasus Dugaan Korupsi SYL

Oktober 28, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?