Jakarta, SATUKANINDONESIA.Com – Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tridhama Perguruan Tinggi, Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi (TRO) Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Prodi (BEMP) TRO periode 2026/2027 menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini mengusung judul “Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Menggunakan Alat Komposter dan Metode Biopori di Desa Singasari, Jonggol” dengan tema “Edukasi Alat Komposter dan Metode Biopori sebagai Solusi Pengelolaan Sampah, dengan tagline: “Sampah Terkelola, Energi Terjaga.”
Salah satu rangakain kegiatan yang tidak kalah pentingnya guna mewujudkan Tridharma perguruan tinggi ditengah masyarakat, juga diselenggarakan program “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Audit Energi untuk Meningkatkan Keberlanjutan Lingkungan di Kecamatan Jonggol dengan Acuan Data Energi Universitas Pardubice”
Untuk mensukseskan acara ini, UNJ mendaulat diketuai oleh Dr. Imam Arif Rahardjo, M.T. sebagai Ketua yang dinilai mumpuni dan mempunyai pengalaman yang cukup untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik.
Hal itu dimuat dalam Rilis FT UNJ yang diterima Media ini, Senin (27/7/2026).
Dalam rilisnnya dijelaskan, kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai audit energi sebagai upaya mendorong penggunaan energi yang efisien, berbasis data, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan studi kasus data energi Universitas Pardubice.
Adapun yang menjadi peserta kegiatan terdiri dari elemen masyarakat Desa Singasari, dosen, mahasiswa, serta pengurus BEMP TRO yang bertujuan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan sekitar.
Dengan melibatkan masyarakat setempat, diharapakan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya audit energi sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi pola konsumsi energi, menemukan peluang penghematan energi, serta membangun budaya penggunaan energi yang lebih efisien di lingkungan masyarakat.
Tema yang diangkat berawal dari pentingnya penanganan sampah rumah tangga yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Melalui edukasi mengenai alat komposter dan metode biopori, masyarakat diperkenalkan pada cara mengolah sampah organik menjadi sumber daya yang bermanfaat sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Dengan menjadikan “Sampah Terkelola, Energi Terjaga” sebagai Tagline kegiatan mencerminkan harapan agar pengelolaan sampah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mendukung pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Pelatihan audit energi yang memperkenalkan konsep efisiensi energi berbasis data dengan maksud supaya masyarakat memahami bahwa keberlanjutan lingkungan tidak hanya dicapai melalui pengelolaan sampah, tetapi juga melalui penggunaan energi yang lebih bijaksana..
Kegiatan akademik FT UNJ yang melibatkan masyarakat Desa Singasari dengan berbagai sesi diantaranya workshop tersebut, menghadirkan dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi FT UNJ sebagai narasumber.
Pengelolaan Samapah Rumah Tangga Berbasis Masyarakat
Pada sesi workshop, peserta mendapat materi mengenai peningkatan kesadaran dan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat yang disampaikan oleh Nur Hanifah Yuninda, S.T., M.T.
Materi yang tak kalah menariknya mengenai instalasi lampu penerangan jalan umum bertenaga surya berbasis Internet of Things (IoT) yang disampaikan oleh Syufrijal, S.T., M.T.
Selain kedua materi tersebut, Drs Ir. Parjiman, M.T. sebagai bagian tim yang diketuai Dr. Imam Arif Rahardjo, M.T menyampaikan pelatihan audit energi yang mengacu pada data energi Universitas Pardubice.
Menurut Parjiman, materi yang disampaikannya membahas konsep dasar audit energi, identifikasi penggunaan energi pada bangunan, analisis data konsumsi energi, serta penyusunan rekomendasi penghematan energi yang dapat diterapkan pada bangunan maupun fasilitas masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh wawasan mengenai pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan teknologi yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah yang baik perlu dimulai dari lingkungan rumah tangga. Melalui keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi sederhana seperti komposter dan biopori, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mengurangi risiko banjir,” ujar Nur Hanifah Yuninda, S.T., M.T.
Mengenai upaya untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, Syufrijal, S.T., M.T., mengatakan Penerapan lampu penerangan jalan umum bertenaga surya berbasis Internet of Things merupakan contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan.
“Penerapan lampu penerangan jalan umum bertenaga surya berbasis Internet of Things merupakan contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar Syufrijal, S.T., M.T.
Sementara itu, Drs Ir. Parjiman, M.T. menyampaikan bahwa audit energi merupakan langkah awal dalam mewujudkan penggunaan energi yang lebih efisien.
Menurutnya, pemanfaatan data energi Universitas Pardubice sebagai contoh implementasi memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pentingnya pengukuran, evaluasi, dan pengelolaan konsumsi energi sebagai dasar penyusunan strategi efisiensi energi yang berkelanjutan.
“Dari perspektif Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari ke dalam permasalahan nyata di masyarakat”, katanya.
Selain menggabungkan kemampuan teknis dan pemecahan masalah, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi, berkolaborasi, serta memahami kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari penerapan teknologi yang berdampak langsung bagi kehidupan.
Pelatihan audit energi turut memperluas pengalaman mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu di bidang efisiensi energi, analisis data konsumsi energi, serta pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan data.
Dengan adanya penambahan materi audit energi, diharapkan masyarakat tidak hanya memiliki kepedulian terhadap pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menerapkan prinsip-prinsip efisiensi energi dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Pengabdian Masyarakat 2026 FT UNJ dan Sustainable Development Goals (SDGs)
Diuraikan dalam Rilisnya, kegiatan Pengabdian Masyarakat 2026 FT UNJ ini mempunyai relevansi yang kuat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Edukasi dan pelatihan yang diberikan kepada peserta, program ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan mendorong peningkatan kapasitas dan literasi masyarakat melalui transfer pengetahuan yang aplikatif.
Program pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komposter dan biopori berkontribusi terhadap SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), karena mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan mampu mengelola sampah secara mandiri.
Selain itu, pengenalan instalasi lampu penerangan jalan umum bertenaga surya berbasis Internet of Things (IoT) mendukung SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan efisien.
Pelatihan audit energi yang mengacu pada data energi Universitas Pardubice semakin memperkuat pencapaian SDG 7 melalui peningkatan literasi efisiensi energi masyarakat serta mendukung pengambilan keputusan penggunaan energi berbasis data.

Berbagai upaya tersebut juga berkontribusi pada SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan dampak lingkungan akibat pengelolaan sampah yang kurang optimal serta pemanfaatan sumber energi berkelanjutan, termasuk melalui penerapan praktik efisiensi energi yang mampu mengurangi konsumsi energi dan emisi secara berkelanjutan.
Ditambahkan, melalui kegiatan ini, Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi FT UNJ berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah dibagikan kepada peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Singasari sebagai wujud nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dewasa ini.
Pada bagian akhir dikatakan, selain bermanfaat bagi masyarakat Desa Desa Singasari, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian sosial serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. (Rls/01)










