• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

Mei 22, 2026
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Juni 12, 2026
Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Juni 12, 2026
ADVERTISEMENT
Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Juni 12, 2026
Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Juni 12, 2026
Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Juni 12, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026
Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Juni 12, 2026
Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Juni 12, 2026
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

(Daerah)

Mei 22, 2026
in Daerah, Ragam Info
0
0
SHARES
24
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

FAKFAK, satukanindonesia.com – Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru merayakan ibadah ekaristi bersama keluarga besar Maybrat di Fakfak serta umat Lingkungan Sinai dan Paroki Paroki St. Yoseph Fakfak, Rabu (20/02026).

Ibadah yang dimulai pukul 17.00 WIT itu juga menjadi momen syukuran satu tahun episkopat Mgr. Bernardus Bofitwos Baru.

Kedatangan Uskup Timika disambut dengan tarian adat yang dibawakan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Lingkungan Sinai. Suasana penuh sukacita terlihat sejak awal penyambutan hingga berlangsungnya misa kudus.

Perayaan ekaristi dipimpin langsung oleh Mgr. Bernardus Bofitwos Baru bersama Pastor Beny Magai, Pr dan Pastor Moses Amiset, Pr, imam projo pertama putra asli Asmat di Keuskupan Agats.

Dalam pengantarnya, Uskup Bernardus mengajak umat untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan di tengah perkembangan zaman saat ini.

“Kita adalah satu. Jangan karena perkembangan ini kadang lita lupa akan kekeluargaan. Padahal Kita ini satu dan tidak terpisahkan,”kata Uskup.

Mgr. Bofitwos mengingatkan umat agar setiap persoalan dalam keluarga dapat diselesaikan dengan hati yang damai. Menurutnya, hidup sebagai anak-anak Allah harus menjadi dasar utama dalam kehidupan beriman kepada Tuhan.

Mgr. Bofitwos mengaku, bergembira bisa kembali bertemu masyarakat di Fakfak setelah sekian lama meninggalkan tempat tersebut.

Sebelumnya, Uskup Bernardus pernah bertugas di Fakfak saat masih menjalani masa frater. Setelah ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2014, Mgr. Bofitwos mengaku belum pernah kembali lagi ke tempat itu hingga akhirnya dapat bertemu kembali dengan umat di Lingkungan Sinai.

“Saya bergembira dan senang karena bisa berjumpa kembali dengan keluarga di sini setelah sekian tahun,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Uskup Timika mengajak orang Maybrat di Fakfak untuk terus memberi kontribusi bagi Gereja Katolik, khususnya menyambut perayaan 132 tahun masuknya misi Katolik di Tanah Papua.

Sementara Mgr. Bofitwos mengatakan, momentum HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua menjadi jalan dan terang bagi lahirnya penerus misi katolik. Namun, Mgr. Bofitwos mengingatkan semua itu akan dicapai bilah adalah motivasi, yang lahir dari dalam kelurga.

Menurut Mgr. Bofitwos, panggilan hidup membiara dan menjadi imam sangat dipengaruhi oleh kehidupan doa dalam keluarga.

“Yang paling penting adalah motivasi orang tua. Hidup doa dalam keluarga harus terus dijaga dan anak-anak diarahkan supaya berani bermimpi,”katanya.

Mgr. Bofitwos berharap, momentum 132 tahun masuknya Gereja Katolik di Papua menjadi kesempatan untuk melahirkan imam dan suster baru asal Papua, khususnya dari Fakfak.

“Kita perlu banyak doa supaya anak-anak yang sekarang sekolah di seminari maupun biara bisa selesai dan kembali melayani umat di daerahnya,”harapnya.

Menurut Uskup Bernardus, gereja di Papua ke depan harus semakin mandiri dan dibangun oleh putra-putri asli Papua sendiri.

“Ke depan gereja harus mandiri. Tidak terus berharap bantuan dari luar. Harus dari tong, oleh tong dan untuk tong,”tegasnya.

Sementara Kepala Suku Maybrat di Kabupaten Fakfak, Moses Semunya menyampaikan, rasa syukur dan bangga atas kehadiran Mgr. Bernardus di tengah keluarga besar Maybrat di Fakfak.

Menurutnya, kerinduan masyarakat untuk bertemu dengan Uskup Timika akhirnya terjawab melalui kunjungan tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena anak kami sudah datang menemui kami di sini. Beliau pernah sekolah dan tugas frater di tempat ini,”katanya.

Moses Semunya mengatakan, masyarakat Maybrat bangga karena Mgr. Bernardus menjadi salah satu putra asli Papua yang dipercaya menjadi uskup di Tanah Papua.

“Injil yang dibawa Pastor Le Cocq ke tanah ini pada tahun 1894 ternyata membawa berkat dan tidak sia-sia,”tandas Moses. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 132 Tahun Misi KatolikMgr. Bernardus BofitwosUskup Keuskupan Timika
ShareTweetSend

Related Posts

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Juni 2, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?