• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

Mei 22, 2026
Pemerintah Didorong Perkuat Perlindungan Industri Lewat TKDN Hingga Safeguard

Pemerintah Didorong Perkuat Perlindungan Industri Lewat TKDN Hingga Safeguard

Oktober 4, 2026
Wujudkan Papua Selatan Kondusif, TNI dan Tokoh Masyarakat Bersinergi

Wujudkan Papua Selatan Kondusif, TNI dan Tokoh Masyarakat Bersinergi

Oktober 4, 2026
ADVERTISEMENT
Dua Anggota TPNPB di Maybrat Tewas Ditembak TNI

Dua Anggota TPNPB di Maybrat Tewas Ditembak TNI

Oktober 4, 2026
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Oktober 4, 2026
Pemerintah Didorong Membangun Kebijakan Pendidikan Gratis Berkeadilan

Pemerintah Didorong Membangun Kebijakan Pendidikan Gratis Berkeadilan

Oktober 4, 2026
Bupati Hermus Luncurkan Pendidikan Gratis di kabupaten Manokwari

Bupati Hermus Luncurkan Pendidikan Gratis di kabupaten Manokwari

Oktober 4, 2026
Ini Daftar 14 Pejabat Baru Mabes Polri

Ini Daftar 14 Pejabat Baru Mabes Polri

Oktober 4, 2026
Mendag: G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik

Mendag: G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik

Oktober 4, 2026
Anggota Komisi IV DPR Minta Penanganan Karhutla Prioritaskan Penyelamatan Ekosistem

Anggota Komisi IV DPR Minta Penanganan Karhutla Prioritaskan Penyelamatan Ekosistem

Oktober 4, 2026
Bahlil di Nilai Punya Modal Kuat Integrasikan Hilirisasi-Transisi Energi

Bahlil di Nilai Punya Modal Kuat Integrasikan Hilirisasi-Transisi Energi

Oktober 3, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua, Uskup Timika Serukan Persatuan

(Daerah)

Mei 22, 2026
in Daerah, Ragam Info
0
0
SHARES
29
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

FAKFAK, satukanindonesia.com – Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru merayakan ibadah ekaristi bersama keluarga besar Maybrat di Fakfak serta umat Lingkungan Sinai dan Paroki Paroki St. Yoseph Fakfak, Rabu (20/02026).

Ibadah yang dimulai pukul 17.00 WIT itu juga menjadi momen syukuran satu tahun episkopat Mgr. Bernardus Bofitwos Baru.

Kedatangan Uskup Timika disambut dengan tarian adat yang dibawakan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Lingkungan Sinai. Suasana penuh sukacita terlihat sejak awal penyambutan hingga berlangsungnya misa kudus.

Perayaan ekaristi dipimpin langsung oleh Mgr. Bernardus Bofitwos Baru bersama Pastor Beny Magai, Pr dan Pastor Moses Amiset, Pr, imam projo pertama putra asli Asmat di Keuskupan Agats.

Dalam pengantarnya, Uskup Bernardus mengajak umat untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan di tengah perkembangan zaman saat ini.

“Kita adalah satu. Jangan karena perkembangan ini kadang lita lupa akan kekeluargaan. Padahal Kita ini satu dan tidak terpisahkan,”kata Uskup.

Mgr. Bofitwos mengingatkan umat agar setiap persoalan dalam keluarga dapat diselesaikan dengan hati yang damai. Menurutnya, hidup sebagai anak-anak Allah harus menjadi dasar utama dalam kehidupan beriman kepada Tuhan.

Mgr. Bofitwos mengaku, bergembira bisa kembali bertemu masyarakat di Fakfak setelah sekian lama meninggalkan tempat tersebut.

Sebelumnya, Uskup Bernardus pernah bertugas di Fakfak saat masih menjalani masa frater. Setelah ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2014, Mgr. Bofitwos mengaku belum pernah kembali lagi ke tempat itu hingga akhirnya dapat bertemu kembali dengan umat di Lingkungan Sinai.

“Saya bergembira dan senang karena bisa berjumpa kembali dengan keluarga di sini setelah sekian tahun,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Uskup Timika mengajak orang Maybrat di Fakfak untuk terus memberi kontribusi bagi Gereja Katolik, khususnya menyambut perayaan 132 tahun masuknya misi Katolik di Tanah Papua.

Sementara Mgr. Bofitwos mengatakan, momentum HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua menjadi jalan dan terang bagi lahirnya penerus misi katolik. Namun, Mgr. Bofitwos mengingatkan semua itu akan dicapai bilah adalah motivasi, yang lahir dari dalam kelurga.

Menurut Mgr. Bofitwos, panggilan hidup membiara dan menjadi imam sangat dipengaruhi oleh kehidupan doa dalam keluarga.

“Yang paling penting adalah motivasi orang tua. Hidup doa dalam keluarga harus terus dijaga dan anak-anak diarahkan supaya berani bermimpi,”katanya.

Mgr. Bofitwos berharap, momentum 132 tahun masuknya Gereja Katolik di Papua menjadi kesempatan untuk melahirkan imam dan suster baru asal Papua, khususnya dari Fakfak.

“Kita perlu banyak doa supaya anak-anak yang sekarang sekolah di seminari maupun biara bisa selesai dan kembali melayani umat di daerahnya,”harapnya.

Menurut Uskup Bernardus, gereja di Papua ke depan harus semakin mandiri dan dibangun oleh putra-putri asli Papua sendiri.

“Ke depan gereja harus mandiri. Tidak terus berharap bantuan dari luar. Harus dari tong, oleh tong dan untuk tong,”tegasnya.

Sementara Kepala Suku Maybrat di Kabupaten Fakfak, Moses Semunya menyampaikan, rasa syukur dan bangga atas kehadiran Mgr. Bernardus di tengah keluarga besar Maybrat di Fakfak.

Menurutnya, kerinduan masyarakat untuk bertemu dengan Uskup Timika akhirnya terjawab melalui kunjungan tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena anak kami sudah datang menemui kami di sini. Beliau pernah sekolah dan tugas frater di tempat ini,”katanya.

Moses Semunya mengatakan, masyarakat Maybrat bangga karena Mgr. Bernardus menjadi salah satu putra asli Papua yang dipercaya menjadi uskup di Tanah Papua.

“Injil yang dibawa Pastor Le Cocq ke tanah ini pada tahun 1894 ternyata membawa berkat dan tidak sia-sia,”tandas Moses. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 132 Tahun Misi KatolikMgr. Bernardus BofitwosUskup Keuskupan Timika
ShareTweetSend

Related Posts

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Juni 2, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?