
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Angkatan Udara Rusia melakukan serangan terhadap kelompok militan di Suriah, Senin (19/4/2021) di Timur Laut Palmyra.
Kementerian Pertahanan Rusia menyebut, serangan itu menewaskan sebanyak 200 militan.
“Angkatan Udara Rusia telah menyerang pangkalan militan di timur laut Palmyra di Suriah menewaskan hingga 200 militan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dikutip dari Reuters, Selasa (20/4).
Selain menewaskan 200 militan, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan itu turut menghancurkan amunisi, sejumlah mobil dan beberapa komponen untuk pembuatan alat peledak.
Padahal, Rusia dan Turki telah menyepakati gencatan senjata di wilayah Idlib Suriah. Kesepakatan tersebut terjadi setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bertemu di Moskow pada Kamis (5/3).
Putin berharap perjanjian tersebut dapat menghentikan aksi militer di Idlib yang menjadi markas kelompok pemberontak Suriah.
Dalam konflik di Suriah selama 9, Rusia mendukung Presiden Bashar al-Assad. Sedangkan Turki mendukung beberapa kelompok pemberontak anti-Assad. Akibat konflik itu, hampir satu juta orang telantar dalam tiga bulan terakhir. (FA/SI).













