
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Hingga hari ketiga pencarian, sebanyak 56 kantong jenazah korban insiden pesawat Lion Air JT-610 telah ditemukan Tim SAR Gabungan dan dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
“Kantong jenazah 56 dikirim ke Rumah Sakit Polri pada pagi sampai malam hari,” kata Deputi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayor Jenderal Nugroho Budo Wiryanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Rabu (31/10).
Nugroho menuturkan meskipun pihaknya telah mendapatkan sejumlah tanda-tanda seperti suara ‘ping’ yang diduga berasal dari kotak hitam atau black box pesawat, namun upaya pencarian pada hari ketiga belum berhasil menemukan bangkai pesawat Lion Air JT-610.
“Dari pengecekan menunjukkan tanda-tanda, setelah dicek hanya bangkai kapal dan setelah dicek lagi hanya terumbu karang. Ada beberapa tempat tapi tidak menunjukan tanda bangkai pesawat,” ucap Nugroho.
Selanjutnya, dia menyampaikan Tim SAR Gabungan akan memfokuskan pencarian di sekitar area tempat tanda-tanda keberadaan bangkai pesawat diperoleh. Pencarian akan dilakukan dengan menggunakan Ping Locator Beacon dan Robotly Underwater Vehicle (ROV).
Selanjutnya, pihaknya juga akan kembali menerjunkan tim penyelam di sekitar lokasi.
“Pencarian hari keempat fokus terhadap lokasi yang diduga bagian dari pesawat,” tuturnya.
Basarnas juga akan kembali melanjutkan upaya pencarian korban. Nugroho berkata, upaya pencarian akan ditempuh dengan empat cara yaitu melalui udara dengan helikopter, menyisir permukaan air dengan kapal, serta melihat ke bawah air dengan menerjunkan tim penyelam dan menggunakan eco sounder plus sonar.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Didi Hamzar sebelumnya menyatakan pihaknya telah mendeteksi benda yang diduga badan atau bodi pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Tanjung Pakis. Tim SAR Gabungan tengah mengecek dugaan itu dengan menerjunkan tim penyelam.
“Objek yang diperkirakan, kami tidak boleh menduga. Hasilnya akan kita tunggu, yang diperkirakan bagian besar dari target yang kita cari, bodi pesawat. Ini kita tunggu dan sedang dalam proses pencarian,” kata Didi.













