• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
TPNPB Imbau Warga Jangan Dekati TNI dan Polri

TPNPB Imbau Warga Jangan Dekati TNI dan Polri

April 20, 2025
Kantor BGN Pusat Digeledah Kejagung di Jakarta

Kantor BGN Pusat Digeledah Kejagung di Jakarta

Juni 3, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Gelar Rapat dan FGD, Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

Pansus DPRD Kota Batam Gelar Rapat dan FGD, Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

Juni 3, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri Ekraf Hadiri Proficient Conference 2026, Tekankan Kolaborasi dalam Transformasi Digital

Menteri Ekraf Hadiri Proficient Conference 2026, Tekankan Kolaborasi dalam Transformasi Digital

Juni 3, 2026
Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Juni 3, 2026
BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Cuaca Jakarta Cenderung Bervariatif, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

Juni 3, 2026
Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Menkes Budi Gunadi Soroti Rendahnya Deteksi Hepatitis: Baru 10 Persen Tersentuh Skrining

Juni 3, 2026
Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Berdialog dengan Siswa SMPN 111 Jakarta Saat Meninjau Program Makan Bergizi Gratis

Juni 3, 2026
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

TPNPB Imbau Warga Jangan Dekati TNI dan Polri

[Daerah]

April 20, 2025
in Daerah, Hukum, News
0
0
SHARES
4.7k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Komando Daerah Militer III Wilayah D Dulla (Kodam III D Dulla), Brigadir Jenderal Aibon Kogoya, menyampaikan bahwa pada 15 April 2025 pukul 14:16 WIT, pihaknya melakukan aksi penembakan terhadap tiga warga sipil yang bersama anggota TNI sedang mengevakuasi alat berat.

Alat tersebut digunakan untuk mengangkat mobil anti peluru milik TNI yang rusak di Kali Dogabu dan Wabu, Intan Jaya. Dalam insiden itu, satu orang mengalami luka tembak di bagian kaki, sementara dua lainnya selamat.

“Saya sudah menyampaikan dalam konferensi Kodam III Dulla bahwa siapa pun yang berdiri, berjalan, makan, dan minum bersama TNI, maka dia adalah pengkhianat bangsa. Saya tidak akan memberi ampun. Kali ini saya hanya memberikan peringatan agar rakyat sadar,”ujarnya dalam siaran pers yang diterima media ini, Sabtu (19/04/2025).

Kogoya mengimbau, seluruh masyarakat sipil di kabupaten Intan Jaya untuk tidak memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada TNI dan Polri yang bertugas di wilayah tersebut.

“Ingat, Undang-undang TNI sudah disahkan. Mereka datang bukan hanya untuk mengejar TPNPB, tapi untuk membunuh masyarakat sipil dan merampas sumber daya alam. Karena itu kami berperang, demi menyelamatkan rakyat,”katanya.

Ia juga berpesan, rakyat Papua tidak bekerja sama atau berkompromi dengan aparat keamanan Indonesia karena hal tersebut hanya memperpanjang penderitaan orang asli Papua.

FOTO : Brigadir Jenderal Aibon Kogoya, Panglima TPNPB Kodam III D Dulla//ISTIMEWA

“Kali ini saya beri peringatan kepada seluruh rakyat Papua yang belum kami eksekusi: jangan jadi kaki tangan TNI dan Polri. Saya, Brigjen Aibon Kogoya, bertanggung jawab atas penembakan ini,” tegasnya.

Pada Senin, 14 April 2025, Brigjen Aibon Kogoya mengklaim, pihaknya melakukan penembakan terhadap tiga anggota TNI serta merusak satu unit kendaraan anti peluru milik TNI yang bertugas di Intan Jaya.

 

“Pukul 08.30 WIT saya mengambil posisi di Watapa, Kampung Titigi, dan pada pukul 12:24 WIT melakukan penembakan serta merusak kendaraan baja milik TNI. Ini adalah aksi kelima kami sejak Konferensi Kodam III D Dulla di Intan Jaya,”katanya.

Kogoya menyatakan, pasca konferensi, dirinya memerintahkan semua batalyon di bawah Kodam III Dulla untuk melakukan penyerangan terhadap pos-pos militer dan aset-aset perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.

 

Menurutnya, peningkatan pengiriman pasukan TNI ke Intan Jaya bertujuan untuk mengamankan agenda-agenda pemerintah pusat dan DPR RI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam pembukaan Blok Wabu.

“Saya terus berperang dengan TNI dan Polri karena mereka adalah pagar bagi ekonomi kapitalis global dan negara Indonesia. Dalam setiap aksi, saya selalu serukan penutupan PT Blok Wabu, Freeport, perusahaan minyak di Sorong, dan perusahaan-perusahaan ilegal lainnya di Tanah Papua,”katanya.

Kogoya jugu menuding, kehadiran perusahaan multinasional sebagai penyebab kepunahan orang Papua dan maraknya pelanggaran HAM.

“Saya mau sampaikan secara jujur bahwa perusahaan-perusahaan itu telah menyebabkan manusia Papua perlahan punah, dan pelanggaran HAM tumbuh subur di negeri leluhur kami, West Papua,” katanya.

Ia meminta, pemerintah Indonesia dan elit-elit nasional segera mengakui kemerdekaan Papua Barat, yang menurutnya menjadi korban konspirasi kapitalisme global.

“Jika tuntutan kami tidak didengar, maka kami akan terus melakukan aksi-aksi bersenjata sampai titik darah penghabisan,”tegasnya.

 

Sementara Komandan Operasi Kodam III D Dulla, Kelabur Mirip tegas meminta, Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk menghentikan program makan gratis bagi anak sekolah, karena menurutnya program tersebut ditangani oleh militer dan merupakan bentuk militerisasi terselubung.

“Kami minta dengan tegas agar militer tidak lagi dikirim ke Papua. Jika tidak didengar, kami akan tembak setiap anggota TNI dan Polri yang dikirim ke Papua sampai tuntas. Kami akan terus berjuang sampai Papua merdeka,”katanya.

Mirip juga menyampaikan, teguran kepada Gubernur provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dalam pernyataannya menyebut “Papua adalah bagian dari Indonesia sampai Tuhan Yesus datang”.

“Kalimat yang Anda sampaikan itu atas dasar apa? Apakah Anda tahu penderitaan rakyat Papua? Kami minta Gubernur Papua Tengah segera meminta maaf. Jika tidak, kami akan keluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk beliau,”kata Mirip.

 

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito membenarkan, adanya insiden penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Intan Jaya.

Satu anggota TNI dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 500 Sikatan, bernama Sertu Haris Syafii, dilaporkan mengalami luka tembak di bagian perut.

“Saat ini korban sudah dievakuasi ke Timika, Papua Tengah, dan sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,”pungkasnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)Papua BaratTNI dan Polri
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Maret 28, 2026
Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Maret 19, 2026
KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026

Temui Menteri Pertanian RI, Gubernur Papua Barat Harap Dukungan Pemerintah Pusat

Maret 16, 2026

Komite III DPD RI: Pemerintah Daerah Wajib Perhatian Sekolah Polbangtan Manokwari

Maret 12, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?