
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Panitia Seleksi Komisioner Komisi Yudisial (Pansel KY). Pansel bertugas untuk memilih tujuh nama yang akan disetorkan kepada Presiden Prabowo dan di fit and proper test di DPR.
Pansel KY terbentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/P Tahun 2025. Adapun Ketua Pansel KY dijabats oleh Dhahana Putra.
Dia didampingi oleh empat anggota yang terdiri dari unsur akademisi, masyarakat dan Mahkamah Agung. Yakni Yanto, Basuki Rekso Wibowo, Widodo, dan Maulana Bungaran.
Ketua Pansel Dhahana Putra mengatakan, mulai 6 Mei hingga tanggal 28 Mei 2025, pihaknya akan melakukan sosialiasi. “Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 2 sampai dengan tanggal 23 Juni 2025,” ujarnya di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Senin (5/5) dilansir dari jawapos.
Sosialisasi, akan ditempuh melalui berbagai metode. Selain publikasi di media masa, pihaknya juga akan berkunjung ke tempat atau lembaga yang punya sosok-sosok potensial untuk daftar.
“Panitia seleksi mengundang Warga negara indonesia untuk mendaftar,” kata Dhahana.
Masa kerja anggota Komisi Yudisial periode 2020-2025 sendiri akan berakhir pada tanggal 20 Desember 2025. Sehingga sebelum deadline tersebut, pihaknya sudah harus mendapatkan tujuh nama tersebut.
Untuk mendapatkan sosok yang punya kualifikasi, Dhahana mengaku sudah memiliki sejumlah metode. Dari sisi kemampuan, akan ada tes menulis paper untuk menilai pengatahuannya.
Sementara untuk aspek integritas, pihaknya akan menggandeng sejumlah lembaga guna menelusuri track recordnya. Seperti PPATK, KPK, dan lembaga lainnya.(***)













