• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Juli 17, 2026
Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Juli 17, 2026
Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Juli 17, 2026
ADVERTISEMENT
TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

Juli 17, 2026
KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Juli 17, 2026
58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

Juli 17, 2026
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Juli 16, 2026
Hadiri Undangan BSKDN Wawali Harris Bobihoe : Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Hadiri Undangan BSKDN Wawali Harris Bobihoe : Perkuat Sinergi Pusat Dan Daerah Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Juli 16, 2026
Wujud Sinergitas, TNI AL Gagalkan Upaya Penyeludupan Barang Terlarang di Bandara Juanda

Wujud Sinergitas, TNI AL Gagalkan Upaya Penyeludupan Barang Terlarang di Bandara Juanda

Juli 17, 2026
FUKRI Suarakan Krisis kemanusiaan di Tanah Papua

FUKRI Suarakan Krisis kemanusiaan di Tanah Papua

Juli 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

(Hukum)

Juli 17, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Anggota KY F. Willem Saija dalam dialog interaktif di Studio Pro 3 RRI Jakarta. (Foto: Dok KY)

Jakarta, satukanindonesia.com – Komisi Yudisial (KY) menegaskan bahwa perlindungan terhadap hakim merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga independensi peradilan. Selain menjalankan fungsi pengawasan eksternal, KY juga terus memperkuat advokasi hakim agar para penegak hukum dapat memutus perkara secara adil, mandiri, dan bebas dari segala bentuk tekanan.

Anggota Komisi Yudisial F. Willem Saija mengatakan, keseimbangan antara pengawasan dan perlindungan hakim menjadi kunci dalam menjaga kehormatan, keluhuran martabat, sekaligus integritas lembaga peradilan. Tanpa perlindungan yang memadai, independensi hakim berpotensi terganggu oleh intimidasi maupun intervensi pihak luar.

“Advokasi hakim merupakan penerjemahan dari amanat undang-undang untuk mengambil langkah hukum terhadap Perbuatan Merendahkan Kehormatan dan Keluhuran Martabat Hakim (PMKH),” ujar Willem dalam keterangan tertulis yang dilansir dari InfoPublik, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, advokasi yang dilakukan KY tidak hanya bersifat responsif ketika terjadi ancaman terhadap hakim, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan. Upaya responsif tersebut meliputi mediasi, rekonsiliasi, hingga koordinasi dengan aparat kepolisian saat terjadi demonstrasi anarkis di lingkungan pengadilan.

Sementara itu, langkah preventif diwujudkan melalui penyelenggaraan diskusi publik, edukasi, serta program Klinik Etik yang melibatkan berbagai perguruan tinggi. Program tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mengenai etika peradilan sekaligus membangun budaya penghormatan terhadap independensi hakim.

Dalam kesempatan itu, Willem juga menyoroti perlunya peningkatan sistem keamanan di lingkungan pengadilan. Menurutnya, sebagian besar gedung pengadilan di Indonesia masih memiliki keterbatasan fasilitas keamanan, termasuk minimnya penggunaan alat detektor logam untuk pemeriksaan pengunjung.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan praktik di sejumlah negara yang telah menerapkan sistem pemeriksaan keamanan secara ketat di setiap pintu masuk gedung pengadilan sebagai bagian dari perlindungan terhadap aparat peradilan.

“Kalau kita bandingkan dengan luar negeri, ketika masuk ke gedung pengadilan ada alat detektor yang mendeteksi setiap orang yang masuk. Kalau di pengadilan kita dulu memang ada, tapi sekarang ini sudah tidak ada,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Komisi Yudisial telah menyusun kajian mengenai penguatan sistem keamanan pengadilan. Hasil kajian itu telah disampaikan kepada Mahkamah Agung sebagai bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan guna menciptakan lingkungan peradilan yang lebih aman bagi hakim, aparatur pengadilan, maupun masyarakat pencari keadilan.

Melalui penguatan advokasi hakim dan peningkatan standar keamanan pengadilan, KY berharap independensi kekuasaan kehakiman dapat semakin terjaga sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan terus meningkat.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi Yudisial F. Willem SaijaKomisi YudisialPerlindungan Hakim
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi Yudisial Dorong Peradilan TPKS Berperspektif Korban dan Beretika

Komisi Yudisial Dorong Peradilan TPKS Berperspektif Korban dan Beretika

Juli 4, 2026
KY Gelar Seleksi Kesehatan dan Kepribadian bagi 42 Calon Hakim Agung serta Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

KY Gelar Seleksi Kesehatan dan Kepribadian bagi 42 Calon Hakim Agung serta Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

Juni 4, 2026
Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Diiringi Peningkatan Integritas

Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Diiringi Peningkatan Integritas

Mei 7, 2026

Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

April 29, 2026

220 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Lolos Administrasi 2026

April 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?