• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dorong Transparansi, Pemerintah Diminta Beri Pelebelan pada Program Yang Dibiayai Otsus

Dorong Transparansi, Pemerintah Diminta Beri Pelebelan pada Program Yang Dibiayai Otsus

Juli 12, 2025
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
ADVERTISEMENT
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Juni 25, 2026
Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Juni 25, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 25, 2026
Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Juni 25, 2026
Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Dorong Transparansi, Pemerintah Diminta Beri Pelebelan pada Program Yang Dibiayai Otsus

[Daerah]

Juli 12, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
734
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Eduard Orocomna Anggota MRP Papua Barat (kemeja batik), dan Korneles Waney Anggota DPRD Fraksi Otsus Teluk Bintuni//GRW

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, di provinsi Papua Barat mendapat sorotan dari berbagai pihak terkait transparansi dalam pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Diantaranya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Otsus, Korneles Waney mengatakan, sepanjang pengelolaan dana Otsus di tanah Papua terlebih di daerah tidak diketahui oleh orang asli Papua (OAP) terlebih masyarakat Adat Tujuh Suku di Teluk Bintuni.

“Maka sangat diperlukan pemisahan yang jelas antara dana Otsus, APBD, APBN, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) agar penggunaan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Papua,”ujar Waney kepada wartawan, Sabtu (12/07/2025).

Menurutnya, tranparansi pengelolaan dana Otsus harus dilaksanakan, agar segala bentuk pembangunan bisa diketahui sumber anggarannya.

“Tetapi juga, diperlukan pelebelan pada program-program yang dibiayai dari dana Otsus, supaya dapat memudahkan pelacakan dan pengawasan. Ya minimal, ada pelebelan itu diterapkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola dana Otsus,”ujar Waney.

Apalagi, kata dia, Papua saat ini memiliki enam provinsi, maka sangat diharapkan kepada pemerintah untuk dapat memastikan pengelolaan Otsus berjalan dengan transparan.

Sebab, kata dia, selama ini masyarakat sulit mengawasi penggunaan dana Otsus, karena tidak adanya kejelasan apakah dana tersebut digunakan untuk infrastruktur seperti jembatan dan perumahan, atau untuk sektor lain.

“Saya berharap dana Otsus dipisahkan. Tujuannya jelas, agar Otsus benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat, seperti pendidikan dan layanan kesehatan. Semua harus transparan,”imbuhnya.

Sementara Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) provinsi Papua Barat, Eduard Orocomna mengatakan, transparansi Dana Otsus adalah kunci agar penggunaan dana tersebut dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Transparansi ini mencakup pelaporan yang jelas mengenai alokasi dan penggunaan dana, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan,”kata Orocomna.

ADVERTISEMENT

Untu itu, ia menyarankan, beberapa poin penting terkait transparansi Dana Otsus yakni pelaporan yang akuntabel, pelebelan program, keterlibatan masyarakat, pengawasan yang komprehensif, hukuman bagi para pelaku korupsi, pendidikan dan kesehatan, serta evaluasi.

“Pada prinsipnya, pemerintah dan pihak terkait perlu menyusun laporan keuangan dan kinerja yang transparan dan mudah diakses oleh publik,”tegasnya.

Tapi juga, kata dia, wajib melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penggunaan dana Otsus dapat meningkatkan rasa memiliki dan akuntabilitas.

Tak hanya itu, perwakilan Masyarakat Adat Teluk Bintuni di MRP provinsi Papua Barat ini menambahkan, dalam pengelolaan harus melibatkan berbagai pihak termasuk lembaga independen, untuk memastikan dana Otsus digunakan sesuai peruntukannya.

“Tindakan tegas terhadap pelaku korupsi dana Otsus, terutama di sektor publik, sangat penting untuk memberikan efek jera,”pungkasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: APBDAPBNdana Otonomi Khusus (Otsus)Eduard Orocomna Anggota MRP Papua BaratKorneles Waney Anggota DPRD Fraksi Otsus Teluk BintuniPemerintah kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni
ShareTweetSend

Related Posts

Anggota DPR Tegaskan PPPK Adalah Aset Negara Bukan Beban APBN

Anggota DPR Tegaskan PPPK Adalah Aset Negara Bukan Beban APBN

Juni 10, 2026
Mendagri Tegaskan Perkuat Pengawasan Dana Otonomi Khusus dan Dana Keistimewaan

Mendagri Tegaskan Perkuat Pengawasan Dana Otonomi Khusus dan Dana Keistimewaan

April 15, 2026
Menkeu Pastikan APBN Masih Aman Walau Harga Minyak Melonjak Tembus USD 100 Per Barel

Menkeu Pastikan APBN Masih Aman Walau Harga Minyak Melonjak Tembus USD 100 Per Barel

April 1, 2026

TRENGGONO ANTAR 22 MILIAR UNTUK SIKKA

Februari 27, 2026

Anggaran MBG Diambil dari Pos Pendidikan di APBN 2026

Februari 26, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?