MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Guna meningkatkan sarana prasarana rumah sakit umum daerah (RSUD) dan Puskesmas. Bupati kabupaten Manokwari, Hermus Indou meminta, dukungan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin.
“Kami usulkan pembangunan RSUD dan puskesmas di distrik yang belum memiliki fasilitas kesehatan, serta pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat, guna meningkatkan layanan kesehatan,”kata Hermus melalui keterangan resmi diterima di Manokwari, Sabtu (14/03/2026).
Permintaan itu disampaikan Hermus saat beraudiens dengan Menkes Budi di Jakarta, Rabu (11/03/2026), yang juga dihadiri Wakil Bupati Manokwari Mugiyono, Plt Kepala Dinas Kesehatan Manokwari Marthen Rantetampang, dan Direktur BLUD RSUD Manokwari.
Ia mengatakan, penguatan sarana prasarana tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan melalui fasilitas yang memadai, representatif, serta sesuai dengan standar layanan kesehatan secara nasional.
Pemerintah daerah membutuhkan dukungan pemerintah pusat guna merealisasikan penguatan sistem pelayanan kesehatan, di daerah yang terintegrasi mulai dari layanan kesehatan dasar hingga layanan rujukan tingkat rumah sakit.
“Supaya di Manokwari juga bisa terapkan transformasi sistem kesehatan nasional dan penguatan layanan primer sesuai apa yang dicanangkan Kementerian Kesehatan,”katanya.
Berdasarkan analisis situasi pelayanan kesehatan, kata Hermus, pembangunan dan penguatan sarana prasarana merupakan kebutuhan yang mendesak guna memenuhi akses layanan yang sesuai dengan ekspektasi masyarakat.
Hal ini tidak terlepas dari tingkat kesulitan geografis, persebaran penduduk yang tidak merata, serta tingginya angka penyakit menular maupun tidak menular.
“Ada beberapa distrik belum memiliki puskesmas, sehingga masyarakat harus menempuh jarak jauh untuk memperoleh layanan kesehatan dasar,”katanya.
Hermus menjelaskan, Kabupaten Manokwari belum memiliki Labkesmas sebagai laboratorium rujukan daerah, dan kondisi sebagian besar bangunan RSUD mengalami kerusakan berat sehingga perlu direnovasi.
Keterbatasan fasilitas dimaksud berdampak pada kapasitas pelayanan rujukan yang belum berjalan maksimal, keterlambatan diagnosis penyakit, dan penanganan sejumlah kasus prioritas juga belum optimal.
“Kami juga usul pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan, pengadaan ambulans, serta penyediaan fasilitas puskesmas keliling untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga ke daerah terpencil,”katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan pembangunan RSUD dan puskesmas melalui skema dana alokasi khusus (DAK) fisik dengan jumlah sesuai kebutuhan.
Kemenkes, kata dia, akan memberikan dukungan secara bertahap mulai tahun 2027 untuk pembangunan maupun renovasi RSUD, sedangkan usulan pembangunan puskesmas harus mempertimbangkan rasio satu puskesmas melayani kurang lebih 20 ribu jiwa.
“Tentu Kemenkes akan bantu pembangunan RSUD, tapi dengan catatan yaitu tata kelola rumah sakit harus diperbaiki dan mendapat pendampingan langsung dari Kemenkes,”tukas Budi. [GRW]













