• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Mei 16, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Pimpin Rapat Finalisasi Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Siap Dibawa ke Paripurna

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Pimpin Rapat Finalisasi Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Siap Dibawa ke Paripurna

Juli 8, 2026
CPNS dan PPPK di Provinsi Papua Barat Terima SK Formasi 2021

CPNS dan PPPK di Provinsi Papua Barat Terima SK Formasi 2021

Juli 7, 2026
ADVERTISEMENT
Tri Adhianto Dukung GUNTING Untuk Penanaman Pohon, Bentuk Kepedulian Terhadap Penghijauan Kota Bekasi

Tri Adhianto Dukung GUNTING Untuk Penanaman Pohon, Bentuk Kepedulian Terhadap Penghijauan Kota Bekasi

Juli 7, 2026
Prabowo Dukung India Mau Bangun Kampus Top di Indonesia  

Prabowo Dukung India Mau Bangun Kampus Top di Indonesia  

Juli 7, 2026
BGN Diminta Tindak Lanjuti 10 Rekomendasi KPK untuk Perbaikan Tata Kelola Program MBG

BGN Diminta Tindak Lanjuti 10 Rekomendasi KPK untuk Perbaikan Tata Kelola Program MBG

Juli 7, 2026
Pemkot Bekasi Raih Warta Kota Awards 2026, Tri Adhianto: Motivasi untuk Terus Bekerja Lebih Baik.

Pemkot Bekasi Raih Warta Kota Awards 2026, Tri Adhianto: Motivasi untuk Terus Bekerja Lebih Baik.

Juli 7, 2026
RUU Administrasi Pertanahan untuk Atasi Tumpang Tindih Lahan dan Kepastian Hukum

RUU Administrasi Pertanahan untuk Atasi Tumpang Tindih Lahan dan Kepastian Hukum

Juli 7, 2026
Marak OTT Berlanjut, Doli Desak Sistem Rekrutmen dan Pilkada Dibenahi Total

Marak OTT Berlanjut, Doli Desak Sistem Rekrutmen dan Pilkada Dibenahi Total

Juli 7, 2026
Prof Ir Marthin Doddy  Sumajow: SK Rektor Unsrat nomor 1132 Telah Diselesaikan Lewat Mekanisme Hukum

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Ahmadi : Evaluasi Proses SPMB 2026 akan Dilakukan Setelah Masa Reses

Juli 7, 2026
Polresta Bandara Soetta Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar

Polresta Bandara Soetta Bongkar Sindikat Jaringan Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar

Juli 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

(Nasional)

Mei 16, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
61
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
foto : Menatap kliping dan baju almh Marsinah Prabowo berharap perisitwa seperti ini tidak terulang lagi (Foto : Biro Pers Setpres)

Nganjuk, ssatukanindonesia.com — Presiden Prabowo Subianto tampak beberapa kali terdiam saat menyusuri Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). Di museum yang baru diresmikannya itu, Prabowo melihat langsung jejak-jejak terakhir kehidupan Marsinah, aktivis buruh perempuan yang tewas tragis pada Mei 1993.

Didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea serta dua saudari kandung Marsinah, Marsini dan Wijiati, Prabowo menyusuri satu demi satu ruang museum yang berisi dokumentasi perjuangan buruh era 1990-an.

Langkah Presiden melambat ketika berada di depan etalase kaca yang menyimpan baju terakhir dan tas milik Marsinah sebelum ditemukan meninggal dunia. Suasana ruangan mendadak hening saat Prabowo memperhatikan benda-benda tersebut dengan serius.

Tak lama kemudian, Andi Gani menunjukkan sepeda ontel tua yang dahulu dipakai Marsinah bekerja dari kos di Sidoarjo menuju pabrik.

“Ini ada sepeda beliau, Pak, yang mengantarkan dari kos-kosan di Sidoarjo ke pabrik. Beliau naik sepeda ontel,” ujar Andi Gani kepada Presiden.

Prabowo lalu bergerak menuju area infografis digital yang menampilkan deretan kliping koran nasional tahun 1993, dokumentasi investigasi, foto-foto aksi buruh, hingga perjalanan kasus pembunuhan Marsinah yang sempat mengguncang Indonesia dan dunia internasional.

Di hadapan layar digital itu, Presiden tampak cukup lama memperhatikan perjalanan kasus yang hingga kini masih menyisakan luka sejarah bagi gerakan buruh Indonesia.

Marsinah merupakan buruh PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo. Ia dikenal aktif memperjuangkan kenaikan upah dan kebebasan berserikat bagi pekerja. Pada awal Mei 1993, Marsinah ikut mendampingi aksi mogok kerja buruh yang menuntut hak normatif pekerja.

Pada 5 Mei 1993, Marsinah dilaporkan hilang setelah mendatangi Kodim Sidoarjo untuk mencari sejumlah rekannya yang sebelumnya diperiksa aparat. Tiga hari kemudian, tepat 8 Mei 1993, jasad Marsinah ditemukan di sebuah gubuk di kawasan Wilangan, Nganjuk, dalam kondisi penuh luka.

Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian nasional dan internasional karena diduga berkaitan dengan pelanggaran HAM terhadap aktivis buruh. Hingga kini, tragedi itu masih menjadi salah satu catatan kelam sejarah perburuhan Indonesia.

Dalam sambutannya saat peresmian museum, Prabowo menyampaikan keprihatinannya atas tragedi yang dialami Marsinah dan mengingatkan agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi di Indonesia.

“Peristiwa seperti ini seyogyanya tidak terjadi,” kata Prabowo di hadapan ribuan buruh yang menghadiri peresmian museum.

Presiden juga mengingatkan para pengusaha agar memperlakukan pekerja secara manusiawi dan adil. Menurutnya, hubungan antara pekerja dan pengusaha harus dibangun dalam semangat kekeluargaan sebagaimana amanat sila kelima Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945.

“Kalau buruh hidup baik, pengusaha juga akan berhasil. Kita harus bekerja bersama,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bangsa Indonesia harus belajar dari sejarah dan menghormati perjuangan rakyat kecil.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pejuangnya,” kata Prabowo.

Di museum kecil di sudut desa itu, sejarah yang lama seperti dibuka kembali. Dan di hadapan baju terakhir, sepeda ontel tua, serta kliping koran yang mulai menguning, negara tampak sedang mencoba menatap ulang luka masa lalunya sendiri (Yos)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Museum Ibu MarsinahPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena WeaPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

HUT Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi dan Lindungi Hak Masyarakat Sampaikan Pendapat

HUT Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi dan Lindungi Hak Masyarakat Sampaikan Pendapat

Juli 1, 2026
Di Pemerintahan Prabowo Persoalan Bukan Lagi Janji, Tapi Cara Negara Dikelola

Di Pemerintahan Prabowo Persoalan Bukan Lagi Janji, Tapi Cara Negara Dikelola

Juni 29, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026

Pertamax Naik, Harga Pertalite dan LPG Subsidi Tetap

Juni 11, 2026

DEN Menghadap Presiden Prabowo, Bahas Isu Ekonomi Nasional

Juni 10, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?