
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pasca dicopotnya Jopinus Ramli Saragih atau yang akrab disapa JR Saragih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD PD) Provinsi Sumatera Utara akibat kasus hukum yang disangkakan padanya, DPP Partai Demokrat menunjuk Herri Zulkarnaen sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PD Sumut.
Sehubungan dengan proses penunjukannya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PD Sumut dalam kaitan pemilu 2019 mendatang, Herri Zulkarnaen merasa optimis bisa meraih suara sebesar 30 % di Sumatera Utara untuk mendukung perolehan suara PD secara nasional. Target perolehan suara partai berlambang Mercy itu dapat dicapai melalui kerja keras dengan cara menggerakkan mesin partai dan konsolidasi struktur partai diseluruh tingkatan di Sumatera Utara, serta dengan keterlibatan seluruh elemen partai. Partai akan mendengar dan menampung aspirasi rakyat Sumut yang akan diperjuangkan baik melalui legislatif maupun pemerintahan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.
Proyeksi dan rencana itu dikemukakan Herri Zulkarnaen saat diubungi SatukanIndonesia.com melalui telepon selulernya, Selasa, (27/03/2018). Menurut Herri Zulkarnaen, pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan partai secara marathon demi memastikan mesin organisasi partai berjalan secara berkesinambungan serta guna mengantisipasi adanya kevakuman organisasi pada beberapa tingkatan yang ada di wilayah Sumatera Utara.
“Kami akan menjalankan dan menggerakkan roda organisasi partai sesuai dengan amanah yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, supaya tidak terjadi kevakuman”, kata Herri.
Menurut Herri, dalam waktu yang singkat setelah dirinya ditunjuk sebagai Plt. Ketua PD Sumut, pihaknya telah melakukan silaturahmi dan konsolidasi dengan seluruh pengurus DPD-PD Sumut, Fraksi PD-Sumut dan dengan Ketua DPC-PD se-Sumut sebanyak 33 Kabupaten/Kota yang telah dilaksanakan di Tiara Convention Hall, Medan, Senin (26/03/2018) lalu.
Herri menambahkan, DPD-PD Sumut akan melantik 14 Ketua DPC-PD di Sumut yang belum dilantik pada kepemimpinan JR Saragih. Selain itu, dalam rangka mendukung konsolidasi mesin partainya, Heri Zulkarnaen berencana membuat media dan merangkul semua kalangan di Sumut, termasuk akan menyebarkan dan mendistribusikan alat peraga dan simbol-simbol PD pada setiap sudut kota dan daerah di Sumut, tanpa menyalahi aturan yang berlaku.
Diakhir percakapannya dengan SatukanIndonesia.com, Herri mengisahkan masih banyak agenda partai yang akan dilakukannya untuk mengulangi dan meraih sukses kembali partainya seperti kesuksesan pada pemilu 2004-2009.
“Kita masih punya banyak agenda di Sumut sebagai lanjutan dari agenda konsolidasi tadi malam, yaitu dengan audensi kepada semua pimpinan elemen di Sumut, termasuk audiensi dengan pejabat dan para petinggi di Sumut,” kata Herri.
Demokrat Sumut Optimis di 8 Kabupaten/Kota Pilkada Sumut 2018
Selain optimis meraih suara 30% pada Pemilu 2019 mendatang, Herri Zulkarnaen juga punya strategi lain dalam memenangkan kontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 8 Kabupaten/Kota di Sumut pada Pilkada 2018.
Menurut Herri, Partai Demikorat telah mengantongi data hasil survey Pilkada di Sumut yang membukukan proyeksi perolehan kader PD yang ikut bertarung pada Pilkada di Sumut sebanyak 50% akan memenangi pertarungan.
“Berdasarkan hasil survey di Sumut, ada 8 (delapan) calon kepala daerah yang didukung oleh Partai Demokrat di Kabupaten/Kota di Sumut yang diproyeksikan akan meraih suara sebesar 50% pada Pilkada 2018″, kata Herri.(Dirman/Redaksi SatukanIndonesia.com),














