
Jakarta, SatukanIndonesia.com – calon penerima vaksin Covid-19 akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi dan Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmiz.
Data sasaran vaksinasi diperoleh melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19 yang bersumber dari kementerian-lembaga terkait yang meliputi nama, NIK, dan alamat tempat tinggal sasaran.
“Jadi nanti calon penerima vaksin akan menerima SMS notifikasi karena kita mengintegrasikan satu data untuk vaksinasi ini, jadi nanti mendapatkan SMS notifikasi,” kata Siti Nadia, Rabu (16/12/2020).
“Tentunya dengan informasi satu data ini akan mencatat barcode dari jenis jenis vaksin yang didapatkan dari masing-masing orang,” tambah dia.
Kemudian, lanjut Nadia, setelah mendapat notifikasi SMS, masyarakat akan mengisi data dari SMS tersebut. Lalu, mereka akan mendapatkan layanan vaksinasi pada waktu yang tempat sudah ditentukan.
“Supaya ini kita tetap menjaga protokol kesehatan selama memberikan layanan vaksinasi sehingga tidak menumpuk di fasilitas kesehatan dan masyarakat tetap bisa menjaga jarak,” terangnya.
Nadia menambahkan, bahwa vaksin Covid-19 akan berbeda, masyarakat akan disuntik dua kali vaksin dengan selang waktu yang berbeda. Misalnya, hari ini di suntik vaksin Sinovac, 14 hari kemudian harus kembali disuntik.
“Jangan baru vaksinasi satu terus hilang atau lupa. Jadi ini sangat penting karena tujuan kita adalah kekebalan kelompok dan benteng pertahanan kita melawan Covid-19,” pungkasnya. (*)













