• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

November 6, 2018
Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi

Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi

April 25, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Setujui Tunda Pengesahan Raperda LAM Hingga Mei

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Setujui Tunda Pengesahan Raperda LAM Hingga Mei

April 25, 2026
Musda II KOSGORO 1957 Maluku Perkuat Konsilidasi Arah Pembangunan Nasional

Musda II KOSGORO 1957 Maluku Perkuat Konsolidasi Arah Pembangunan Nasional

April 25, 2026
PWI Pusat Gelar Doa Bersama Wafatnya Sekjen Zulmansyah Sekedang

PWI Pusat Gelar Doa Bersama Wafatnya Sekjen Zulmansyah Sekedang

April 25, 2026
Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

April 25, 2026
Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

April 25, 2026
Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

April 25, 2026
Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

April 24, 2026
Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

April 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

[Ragam Info]

November 6, 2018
in Ragam Info
0
0
SHARES
656
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketika merasa sedih atau patah hati, biasanya orang merasa nyeri di bagian dada. Namun rasa sakit ini ternyata memiliki dampak yang nyata terhadap tubuh. Studi yang dilakukan Harvard University Medical School menyebutkan ‘sindrom patah hati’ ini bisa berujung pada kematian mendadak.

Sindrom patah hati, atau dikenal juga dengan sebutan takotsubo kardiompyopati, adalah fenomena ketika fungsi pompa jantung seorang individu menurun secara temporer karena tekanan emosional tertentu. Sindrom ini telah ditemukan sejak 1990, namun belum diketahui penyebabnya.

“Tidak benar-benar diketahui mengapa hal itu terjadi, namun diprediksi karena adanya efek merusak dari kenaikan hormon katekolamin yang bersifat mendadak,” ucap kardiologis dan asisten profesor klinis New York University Nicole Harkin, seperti dikutip Independent.

Ketika hormon katekolamin ini meningkat secara tiba-tiba, bilik pompa jantung utama yakni ventrikel kiri, menjadi melemah. Selain itu, gejala-gejala yang ditunjukkan sindrom patah hati ini hampir sama persis dengan gejala serangan jantung, termasuk rasa nyeri di dada dan napas yang pendek.

Hal inilah yang membuat sindrom patah hati ini sulit untuk didiagnosa. Bedanya, pada sindrom patah hati, tidak ada bukti terjadi penyumbatan di arteri koroner.

Sering dialami perempuan

Orang-orang yang mengalami sindrom patah hati ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya peristiwa-peristiwa yang menyebabkan tekanan emosional tinggi dari kematian seseorang terdekat, pertikaian, atau bencana alam. Namun, ada kategori individu tertentu yang paling sering menderita sindrom ini. 

“Hal ini lebih sering terjadi dari yang diperkirakan, dan terjadi lebih sering pada perempuan dan orang tua,” kata Harkin.

Menurut data yang dirilis Harvard University Medical School, 90 persen kasus terjadi pada perempuan berusia 58 hingga 75 tahun. Selain itu, 5 persen perempuan yang ditangani di rumah sakit setelah mengalami serangan jantung juga memiliki sindrom ini.

Pada kebanyakan kasus, penderita sindrom patah hati ini biasanya sembuh dengan sendirinya. Jantung mereka akan kembali ke kondisi normal dalam beberapa minggu.

Namun pada kasus-kasus yang parah, sindrom patah hati ini dapat menyebabkan kematian mendadak, dengan terjadinya gagal jantung pada 20 persen pasien. Sindrom ini juga dapat menimbulkan dampak negatif jangka panjang terhadap kesehatan jantung.

 

#artikel

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Info KesehatanRagam InfoSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021
Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Juni 19, 2021

Intoleransi-Radikalisme Ancam Pluralisme

Mei 14, 2021

5 Tradisi Penyambutan Paskah di Beberapa Daerah Di Tanah Air

April 2, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?