• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

November 6, 2018
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Juni 12, 2026
Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Juni 12, 2026
ADVERTISEMENT
Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Juni 12, 2026
Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Juni 12, 2026
Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Juni 12, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026
Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Juni 12, 2026
Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Juni 12, 2026
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

“Sindrom Patah Hati” Bisa Berujung Kematian

[Ragam Info]

November 6, 2018
in Ragam Info
0
0
SHARES
661
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketika merasa sedih atau patah hati, biasanya orang merasa nyeri di bagian dada. Namun rasa sakit ini ternyata memiliki dampak yang nyata terhadap tubuh. Studi yang dilakukan Harvard University Medical School menyebutkan ‘sindrom patah hati’ ini bisa berujung pada kematian mendadak.

Sindrom patah hati, atau dikenal juga dengan sebutan takotsubo kardiompyopati, adalah fenomena ketika fungsi pompa jantung seorang individu menurun secara temporer karena tekanan emosional tertentu. Sindrom ini telah ditemukan sejak 1990, namun belum diketahui penyebabnya.

“Tidak benar-benar diketahui mengapa hal itu terjadi, namun diprediksi karena adanya efek merusak dari kenaikan hormon katekolamin yang bersifat mendadak,” ucap kardiologis dan asisten profesor klinis New York University Nicole Harkin, seperti dikutip Independent.

Ketika hormon katekolamin ini meningkat secara tiba-tiba, bilik pompa jantung utama yakni ventrikel kiri, menjadi melemah. Selain itu, gejala-gejala yang ditunjukkan sindrom patah hati ini hampir sama persis dengan gejala serangan jantung, termasuk rasa nyeri di dada dan napas yang pendek.

Hal inilah yang membuat sindrom patah hati ini sulit untuk didiagnosa. Bedanya, pada sindrom patah hati, tidak ada bukti terjadi penyumbatan di arteri koroner.

Sering dialami perempuan

Orang-orang yang mengalami sindrom patah hati ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya peristiwa-peristiwa yang menyebabkan tekanan emosional tinggi dari kematian seseorang terdekat, pertikaian, atau bencana alam. Namun, ada kategori individu tertentu yang paling sering menderita sindrom ini. 

“Hal ini lebih sering terjadi dari yang diperkirakan, dan terjadi lebih sering pada perempuan dan orang tua,” kata Harkin.

Menurut data yang dirilis Harvard University Medical School, 90 persen kasus terjadi pada perempuan berusia 58 hingga 75 tahun. Selain itu, 5 persen perempuan yang ditangani di rumah sakit setelah mengalami serangan jantung juga memiliki sindrom ini.

Pada kebanyakan kasus, penderita sindrom patah hati ini biasanya sembuh dengan sendirinya. Jantung mereka akan kembali ke kondisi normal dalam beberapa minggu.

Namun pada kasus-kasus yang parah, sindrom patah hati ini dapat menyebabkan kematian mendadak, dengan terjadinya gagal jantung pada 20 persen pasien. Sindrom ini juga dapat menimbulkan dampak negatif jangka panjang terhadap kesehatan jantung.

 

#artikel

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Info KesehatanRagam InfoSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021
Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Juni 19, 2021

Intoleransi-Radikalisme Ancam Pluralisme

Mei 14, 2021

5 Tradisi Penyambutan Paskah di Beberapa Daerah Di Tanah Air

April 2, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?