• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

November 6, 2018
Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

September 18, 2026
Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

Kemnaker dan KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Lindungi Ozon

September 18, 2026
ADVERTISEMENT
KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT di Kementerian ATR/BPN, Delapan Tersangka Ditahan

September 18, 2026
RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

September 18, 2026
Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

September 18, 2026
Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

September 17, 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

September 17, 2026
Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

September 17, 2026
Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

September 17, 2026
Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

September 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Militer Israel Klaim Tidak Sengaja Menembak Perawat Palestina

[Internasional]

November 6, 2018
in Internasional
0
0
SHARES
149
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Militer Israel menyatakan penembakan fatal terhadap perawat Palestina Razan Ashraf Al-Najjar, 21 tahun di Jalur Gaza pekan lalu terjadi secara tidak sengaja. Najjar tewas setelah dihajar peluru tentara Israel saat akan menolong seorang demonstran yang terluka dekat perbatasan Israel.

Najjar terkena tembakan di bagian dada, meski telah mengenakan jaket putih yang membedakannya sebagai perawat medis dan telah mengangkat tangannya.

“Hanya sedikit peluru yang ditembakkan dalam insiden itu, tidak ada tembakan yang sengaja atau langsung ditujukan kepadanya,” kata militer Israel saat mengumumkan hasil penyelidikan awal atas insiden penembakan Najjar, Rabu (06/06/2018). Israel menyatakan penyelidikan akan terus dilanjutkan. Hasil pemeriksaan akan diteruskan ke pengadilan militer umum.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sekitar 120 warga Palestina tewas dan hampir 3.700 lainnya terluka selama protes hampir seminggu di sepanjang perbatasan Israel. Sebagian besar korban tidak bersenjata. dengan wartawan, petugas medis, remaja dan dua wanita di antara yang tewas.

Israel mendapat kecaman internasional karena menggunakan senjata api secara langsung. Uni Eropa dan PBB menuduh Israel menggunakan kekuatan yang berlebihan.

Adapun aktivis hak asasi manusia mengatakan tindakan tentara Israel ilegal karena menggunakan peluru tajam pada pengunjuk rasa Palestina yang tidak bersenjata, selagi pasukan Israel tidak terancam bahaya. Pejabat Amerika Serikat menyebut pelaku penembakan terhadap Najjar patut dihukum.

Sebaliknya, militer Israel menyalahkan Hamas atas pertumpahan darah tersebut. Mereka menuding Hamas menggunakan aksi demonstrasi sebagai tameng untuk melakukan serangan ke perbatasan.

Militer Israel juga mengaku menembak Najjar secara tidak sengaja, menyalahkan medan yang penuh dan sesak dan menyalahkan Hamas. Ashar Najjar, ayah Razan menyebut penjelasan Israel tidak memiliki kredibilitas.

“Ini tentara terkotor di dunia,” katanya. “Kami tidak bergantung pada penyelidikan mereka dan kesimpulan mereka tidak berdasar. Sebaliknya, kami meminta penyelidikan internasional,” kata Najjar seperti dilaporkan Star Tribune, Selasa (05/06/2018).

Warga Palestina menggelar aksi sejak 30 Maret lalu untuk mengakhiri blokade Israel yang berlaku sejak Hamas menguasai Gaza sepuluh tahun lalu. Akibat blokade wilayah itu mengalami kesulitan ekonomi. Warga Palestina menunjuk hak untuk kembali ke tanah leluhurnya yang dicaplok Israel sejak 1948.

Para demonstran melemparkan ban-ban terbakar, bom molotov dan menerbangkan layang-layang ke arah Israel. Pada Selasa, seorang pejabat senior Israel memerintahkan militer untuk membunuh warga Palestina yang menerbangkan layang-layang di Gaza.

“Saya minta tentara untuk memperlakukan mereka yang menerbangkan layang-layang sama seperti teroris lainnya,” kata Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan.

Israel telah melancarkan puluhan pembunuhan terhadap puluhan milisi di Gaza, khususnya sejak intifada Palestina awal 2000-an. Namun menghentikannya sejak Perang 2012. Aktivis hak asasi manusia (HAM) menyebut serangan itu sebagai pembunuhan ekstrayudisial yang ilegal.

ADVERTISEMENT

Militer Israel tidak merespons pernyataan Erdan. Tentara Israel yang bersenjata canggih, yang dapat menembak jatuh roket-roket, menghancurkan terowongan bawah tanah, tidak mampu menghentikan layang-layang sederhana.

Sekitar 200-an layang-layang terbang melintasi perbatasan. Membakar lebih dari 810 hektar tanah pertanian. Pada Selasa (05/06/2018) sebuah kebakaran besar terjadi di sebuah sekolah dekat kota perbatasan Sderot. Tidak ada korban dalam insiden itu. (*)

Komentar Facebook

Tags: InternasionalIsraelJalur GazaPalestinaRazan Ashraf Al-NajjarSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Mei 29, 2026
9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

Mei 22, 2026
Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Maret 31, 2026

Menlu Sugiono: Prancis Ketuai Tim Pembentukan Negara Palestina

September 25, 2025

Anda Punya HP? Anda Bagian dari Israel!

September 18, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?