• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

Agustus 24, 2021
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Mei 31, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Mei 31, 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Mei 31, 2026
Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Mei 30, 2026
Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Mei 30, 2026
La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama  Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

Mei 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

[Internasional]

Agustus 24, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
93
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
jocko willink (Foto: defenceconnect.com.au)
jocko willink (Foto: defenceconnect.com.au)

SatukanIndonesia.com – Seorang pensiunan Navy SEAL, pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), mem-posting video singkat tentang dirinya berpidato seolah-olah sebagai presiden. Dalam video yang viral, dia mengajarkan bagaimana seorang presiden Amerika mengatasi krisis Afghanistansaat ini.

Meski tak menyebut nama Presiden Joe Biden, aksi pensiunan Navy SEAL itu diduga sebagai sindiran keras untuk Biden yang selama berhari-hari menuai kecaman publik Amerika dan sekutu NATO-nya atas penarikan tentara Amerika yang kacau dari Afghanistan. Kekacauan terjadi setelah Talibanmengambil alih negara itu, namun banyak tentara dan warga AS belum rampung dievakuasi.

Jocko Willink, seorang pensiunan Navy SEAL, menggunakan Instagram untuk mem-posting video singkatnya pada hari Senin.

Video sindiran itu muncul ketika juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tampak sangat kesal selama pressbriefing ketika dia ditanya tentang orang Amerika yang “terdampar” di Afghanistan. Psaki mengatakan tidak akurat untuk mengatakan mereka terdampar dan menegaskan kembali komitmen AS untuk membawa pulang setiap orang Amerika yang ingin pergi. Baca juga: Rusia Kecam Sanksi Baru Amerika Serikat

Willink muncul dalam video hitam-putih dengan T-shirt hitam dan potongan rambut pendek. Dia terdengar tegas dan berbicara dalam semburan kalimat deklaratif singkat. Dia menjelaskan dalam keterangan video bahwa itu adalah bagaimana dia akan mengatasi situasi ini kepada dunia.

Berpidato seolah-olah sebagai presiden Amerika, Willink mengakui bahwa dia membuat “kesalahan kritis” dalam meremehkan kemampuan Taliban. Dia kemudian mengatakan kesalahan ada pada dirinya sendiri. Dia selanjutnya mengakui bahwa sekutu Amerika dan Afghanistan terdampar, tetapi mengatakan mereka “tidak akan lama.”

Dia menghabiskan sebagian besar pidatonya itu untuk membuktikan langkah-langkah yang akan dia ambil untuk memperbaiki masalah.

“Dalam 48 jam ke depan, Amerika akan menguasai sebagian besar bandara utama di Afghanistan,” katanya.

“Setiap perlawanan yang kita temui dari Taliban atau sebaliknya—ketika kita merebut bandara-bandara ini—akan dihancurkan sepenuhnya dan tanpa ampun,” ujarnya, seperti dikutip Fox News, Selasa (24/8/2021).

Dia mengatakan menguasai bandara-bandara Afghanistan akan memungkinkan pasukan AS untuk melakukan misi penyelamatan cepat di seluruh negeri.

ADVERTISEMENT

“Setiap orang yang mengganggu operasi ini akan dibunuh,” katanya.

Dia juga mengatakan akan memerintahkan pasukan untuk merebut kembali atau menghancurkan senjata dan peralatan yang ditinggalkan oleh pasukan Afghanistan yang melarikan diri.

“Setiap orang yang menggunakan, menjaga, atau berada di dekat senjata atau peralatan ini akan dibunuh,” katanya lagi. Baca juga: Putin: Kami Tak Ingin Militan Afghanistan di Rusia

Dia mengatakan begitu warga Amerika dan Afghanistan diekstraksi dan senjata diambil atau dihancurkan, AS akan meninggalkan negara itu. Namun, lanjut pidatonya, dia berjanji untuk terus mengawasi kemungkinan kegiatan teroris atau pelanggaran hak asasi manusia dengan menggunakan teknologi pengawasan.

Dia lebih lanjut mengatakan AS akan mendukung pejuang kemerdekaan di negara itu melalui serangan udara dan dengan unit Pasukan Khusus.

Menurutnya, AS akan melanjutkan dukungan sampai musuh tidak lagi menjadi ancaman bagi Amerika atau “orang-orang baik Afghanistan.”

(nal/SI)

 

Komentar Facebook

Tags: AfghanistanAmerika SerikatJoe Bidenpasukan khususTaliban
ShareTweetSend

Related Posts

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026
SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026

Wakil Ketua Komisi I: Kesepakatan Dagang Amerika-Indonesia Perkuat Hubungan Kedua Bangsa

Februari 23, 2026

Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Bertemu Empat Negara Strategis

September 28, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?