• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

Agustus 24, 2021
Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Oktober 22, 2026
Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Oktober 22, 2026
ADVERTISEMENT
Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Oktober 22, 2026
Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Oktober 22, 2026
Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Oktober 22, 2026
Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Oktober 22, 2026
Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Oktober 22, 2026
25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

Oktober 22, 2026
Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Oktober 22, 2026
Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

[Internasional]

Agustus 24, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
97
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
jocko willink (Foto: defenceconnect.com.au)
jocko willink (Foto: defenceconnect.com.au)

SatukanIndonesia.com – Seorang pensiunan Navy SEAL, pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), mem-posting video singkat tentang dirinya berpidato seolah-olah sebagai presiden. Dalam video yang viral, dia mengajarkan bagaimana seorang presiden Amerika mengatasi krisis Afghanistansaat ini.

Meski tak menyebut nama Presiden Joe Biden, aksi pensiunan Navy SEAL itu diduga sebagai sindiran keras untuk Biden yang selama berhari-hari menuai kecaman publik Amerika dan sekutu NATO-nya atas penarikan tentara Amerika yang kacau dari Afghanistan. Kekacauan terjadi setelah Talibanmengambil alih negara itu, namun banyak tentara dan warga AS belum rampung dievakuasi.

Jocko Willink, seorang pensiunan Navy SEAL, menggunakan Instagram untuk mem-posting video singkatnya pada hari Senin.

Video sindiran itu muncul ketika juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tampak sangat kesal selama pressbriefing ketika dia ditanya tentang orang Amerika yang “terdampar” di Afghanistan. Psaki mengatakan tidak akurat untuk mengatakan mereka terdampar dan menegaskan kembali komitmen AS untuk membawa pulang setiap orang Amerika yang ingin pergi. Baca juga: Rusia Kecam Sanksi Baru Amerika Serikat

Willink muncul dalam video hitam-putih dengan T-shirt hitam dan potongan rambut pendek. Dia terdengar tegas dan berbicara dalam semburan kalimat deklaratif singkat. Dia menjelaskan dalam keterangan video bahwa itu adalah bagaimana dia akan mengatasi situasi ini kepada dunia.

Berpidato seolah-olah sebagai presiden Amerika, Willink mengakui bahwa dia membuat “kesalahan kritis” dalam meremehkan kemampuan Taliban. Dia kemudian mengatakan kesalahan ada pada dirinya sendiri. Dia selanjutnya mengakui bahwa sekutu Amerika dan Afghanistan terdampar, tetapi mengatakan mereka “tidak akan lama.”

Dia menghabiskan sebagian besar pidatonya itu untuk membuktikan langkah-langkah yang akan dia ambil untuk memperbaiki masalah.

“Dalam 48 jam ke depan, Amerika akan menguasai sebagian besar bandara utama di Afghanistan,” katanya.

“Setiap perlawanan yang kita temui dari Taliban atau sebaliknya—ketika kita merebut bandara-bandara ini—akan dihancurkan sepenuhnya dan tanpa ampun,” ujarnya, seperti dikutip Fox News, Selasa (24/8/2021).

Dia mengatakan menguasai bandara-bandara Afghanistan akan memungkinkan pasukan AS untuk melakukan misi penyelamatan cepat di seluruh negeri.

“Setiap orang yang mengganggu operasi ini akan dibunuh,” katanya.

Dia juga mengatakan akan memerintahkan pasukan untuk merebut kembali atau menghancurkan senjata dan peralatan yang ditinggalkan oleh pasukan Afghanistan yang melarikan diri.

“Setiap orang yang menggunakan, menjaga, atau berada di dekat senjata atau peralatan ini akan dibunuh,” katanya lagi. Baca juga: Putin: Kami Tak Ingin Militan Afghanistan di Rusia

Dia mengatakan begitu warga Amerika dan Afghanistan diekstraksi dan senjata diambil atau dihancurkan, AS akan meninggalkan negara itu. Namun, lanjut pidatonya, dia berjanji untuk terus mengawasi kemungkinan kegiatan teroris atau pelanggaran hak asasi manusia dengan menggunakan teknologi pengawasan.

ADVERTISEMENT

Dia lebih lanjut mengatakan AS akan mendukung pejuang kemerdekaan di negara itu melalui serangan udara dan dengan unit Pasukan Khusus.

Menurutnya, AS akan melanjutkan dukungan sampai musuh tidak lagi menjadi ancaman bagi Amerika atau “orang-orang baik Afghanistan.”

(nal/SI)

 

Komentar Facebook

Tags: AfghanistanAmerika SerikatJoe Bidenpasukan khususTaliban
ShareTweetSend

Related Posts

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026

Wakil Ketua Komisi I: Kesepakatan Dagang Amerika-Indonesia Perkuat Hubungan Kedua Bangsa

Februari 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?