• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tanah Longsor Mengakibatkan Sebanyak 15 Rumah Warga Tasikmalaya Rusak Ringan Hingga Sedang

Tanah Longsor Mengakibatkan Sebanyak 15 Rumah Warga Tasikmalaya Rusak Ringan Hingga Sedang

September 14, 2021
Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Juli 12, 2026
Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Juli 12, 2026
ADVERTISEMENT
Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Juli 12, 2026
Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Juli 12, 2026
Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Juli 12, 2026
Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Juli 11, 2026
Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Juli 11, 2026
Menkomdigi Tegaskan Teknologi Digital Harus Jadi Ruang Tumbuh Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Menkomdigi Tegaskan Teknologi Digital Harus Jadi Ruang Tumbuh Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Juli 11, 2026
Selvi Gibran Dorong Perajin Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Selvi Gibran Dorong Perajin Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Juli 11, 2026
HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Sulsel Siapkan 200 Stan dan 3.000 UMKM

HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Sulsel Siapkan 200 Stan dan 3.000 UMKM

Juli 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Tanah Longsor Mengakibatkan Sebanyak 15 Rumah Warga Tasikmalaya Rusak Ringan Hingga Sedang

[Ragam info]

September 14, 2021
in Ragam Info
0
0
SHARES
102
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SatukanIndonesia.com – Tanah longsor mengakibatkan kerusakan rumah warga dengan tingkat ringan hingga sedang. Sebanyak 14 unit mengalami rusak ringan dan satu lainnya rusak sedang. Kerusakan tersebar di beberapa kecamatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Jawa Barat, pada Senin (13/9).

Tanah longsor terjadi di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Culamega, Bojongasih, Sodonghilir, Cineam, Karangnunggal, Parungponteng dan Cipatujah. Namun demikian, dampak berupa kerusakan rumah warga berlokasi di Kecamatan Culamega sejumlah 8 unit, Karangunggal 3, Bojongasih 3 dan Sodonghilir 1. Bencana ini tidak mengakibatkan terjadinya korban jiwa.

Selain berdampak pada kerusakan di sektor pemukiman, kejadian tersebut menyisakan material longsor di ruas jalan maupun menutup akses transportasi beberapa titik seperti di Desa Tobongjaya (Kecamatan Cipatujah), Desa Ereunpalay (Cibalong), Desa Bojongsari (Culamega). Di Desa Bojongsari ini terdapat satu titik longsoran yang sempat menutup jalan poros desa penghubung menuju Dusun Sukajaya, Cibetear dan Cikondang, serta ruas jalan terbawa longsor di Desa Cipicung, Kecamatan Culamega.

ADVERTISEMENT

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan upaya penanganan darurat pascalongsor. Pihaknya bersama dengan dinas terkait dan masyarakat membersihkan material longsor maupun material bangunan yang mengalami kerusakan. Pada ruas jalan yang tertutup material, BPBD berhasil untuk membuka akses jalan, seperti di Desa Ereunpalay dan Bojongsari. Sedangkan jalan yang belum dapat diakses, pemerintah daerah terus mengupayakan perbaikan darurat.

Kejadian yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi ini tidak hanya menyebabkan tanah longsor, tetapi juga banjir di beberapa wilayah. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Cilangla meluap. Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi (13/9), pukul 04.00 WIB.

Wilayah yang terdampak banjir antara lain Desa Hergarwangi (Kecamatan Bantarkalong), Bantarkalong, Cipatujah (Cipatujah), Girijaya, Bojongasih (Bojongasih), serta Cikupa, Ciawi dan Karangnunggal (Karangnunggal). Pantauan pada hari ini, Selasa (14/9) air sudah surut di wilayah Bojongasih, Bantarkalong dan Cipatujah.

Dalam upaya penanganan darurat, BPBD setempat mengoperasikan dua perahu karet dan personel untuk evakuasi dan membantu warga yang ingin menyeberang di wilayah Kecamatan Karangnunggal.

Melihat analisis inaRISK, Kabupaten Tasikmalaya merupakan wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 35 kecamatan berada pada potensi bahaya tersebut. Wilayah-wilayah terdampak merupakan kecamatan yang teridentifikasi berpotensi tanah longsor pada kategori sedang hingga tinggi, seperti Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, Cikalong, Cibalong, Bojongasih, Sodonghilir dan Culamega.

Demikian juga analisis potensi gerakan tanah September 2021 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sejumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya berada pada kategori menengah hingga tinggi. Sebanyak 39 wilayah teridentifikasi pada kategori tersebut dan di antaranya wilayah-wilayah yang baru saja terdampak tanah longsor.

Menyikapi bencana tanah longsor dan banjir, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Hujan lebat dengan durasi yang panjang dapat menjadi salah satu pemicu gerakan tanah. Untuk itu, masyarakat harus senantiasa memperhatikan wilayah di sekitar, khususnya mereka yang tinggal di dekat kemiringan yang dikelilingi tebing atau bukit.

Komentar Facebook

Tags: Longsor
ShareTweetSend

Related Posts

Polres Humbahas Terus Lakukan Pencarian Korban dan Pembersihan Material Longsor di Desa Panggugunan

Polres Humbahas Terus Lakukan Pencarian Korban dan Pembersihan Material Longsor di Desa Panggugunan

Desember 1, 2025
Duka Humbahas: Bupati Tinjau Lokasi Longsor dan Jenguk Korban Luka di RSUD

Duka Humbahas: Bupati Tinjau Lokasi Longsor dan Jenguk Korban Luka di RSUD

November 28, 2025
Irigasi Yang tertutup Longsor di kecamatan Lintongnihuta ,BPBD Humbahas Gerak Cepat

Irigasi Yang tertutup Longsor di kecamatan Lintongnihuta ,BPBD Humbahas Gerak Cepat

Agustus 27, 2025

Longsor di Kabupaten Ende Empat Warga Meninggal Dunia

Juni 7, 2024

Banjir dan Lonsor Melanda Dua Kabupaten di Sulawesi Selatan

Juni 4, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?