• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sosialisasi Dana Desa di Bogor, Jokowi: Jangan Penginnya Instan

Sosialisasi Dana Desa di Bogor, Jokowi: Jangan Penginnya Instan

Desember 3, 2018
Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Mei 11, 2026
Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Mei 11, 2026
ADVERTISEMENT
Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Mei 11, 2026
Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Mei 11, 2026
Anggota DPRD DKI Nilai Persoalan Parkir Jakarta Sudah Masuk Tahap Darurat Tata Kelola

Anggota DPRD DKI Nilai Persoalan Parkir Jakarta Sudah Masuk Tahap Darurat Tata Kelola

Mei 11, 2026
Ketua DPRD Terima Audiensi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam

Ketua DPRD Terima Audiensi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam

Mei 10, 2026
World Press Freedom Day 2026, Kemkomdigi Ajak Insan Pers Perkuat Ruang Informasi Sehat

World Press Freedom Day 2026, Kemkomdigi Ajak Insan Pers Perkuat Ruang Informasi Sehat

Mei 10, 2026
Ketua Dewan Pers Tekankan Kebebasan Pers Harus Diimbangi Etika dan Profesionalisme

Ketua Dewan Pers Tekankan Kebebasan Pers Harus Diimbangi Etika dan Profesionalisme

Mei 10, 2026
Gubernur DKI Jakarta Siapkan Tarif Khusus Transjabotabek Rute Blok M- Soetta

Gubernur DKI Jakarta Siapkan Tarif Khusus Transjabotabek Rute Blok M- Soetta

Mei 10, 2026
Anggota DPR Dukung Langkah Polri Miskinkan Bandar Narkoba

Anggota DPR Dukung Langkah Polri Miskinkan Bandar Narkoba

Mei 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Sosialisasi Dana Desa di Bogor, Jokowi: Jangan Penginnya Instan

[Nasional]

Desember 3, 2018
in Nasional
0
0
SHARES
159
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Presiden Joko Widodo dalam acara Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Desa Watesjaya – Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (02/12/18). (Foto: Dok. Humas Setkab)

SatukanIndonesia.com – Manfaat program dana desa yang diluncurkan pemerintah sejak 2015 tidak dapat dinikmati dalam waktu singkat. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019 di Desa Watesjaya – Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (02/12/18).

“Manfaat dana desa baru akan dirasakan manfaatnya mungkin tidak tahun ini, tetapi ke depan kita akan mendapatkan manfaat besar dari pembangunan-pembangunan ini. Kita harus meyakini itu,” kata Jokowi dilansir dari laman Setkab.

Selanjutnya Jokowi juga menjelaskan bahwa program dana desa berbeda dengan bantuan langsung yang bisa dirasakan segera.

“Jangan penginnya instan, mana Pak manfaatnya? Ya kalau seperti itu paling mudah, bagi saja uang bantuan langsung. Masyarakat senang tapi dampak ekonomi ke depannya tidak bisa,”

“Jangan penginnya instan, mana Pak manfaatnya? Ya kalau seperti itu paling mudah, bagi saja uang bantuan langsung. Masyarakat senang tapi dampak ekonomi ke depannya tidak bisa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun fondasi negara. Jokowi juga memandang tanpa pembangunan seperti itu Indonesia akan rapuh.

“Kemudian nanti tahapan besar kedua itu membangun sumber daya manusia. Itu juga membangun fondasi, enggak bisa langsung dirasakan mendadak saat ini,” lanjutnya.

Untuk perbandingan, dalam pembangunan jalan, Jokowi mengatakan sejak jalan tol Jagorawi dibangun pada tahun 1978, Indonesia baru membangun jalan sepanjang 780 kilometer.

“Seribu saja tidak ada. Saat yang sama, ini saya bandingkan dengan Tiongkok, membangun sudah sekarang ini 280.000 kilometer. Karena berani sakit dulu, berani pahit dulu,” tutur Jokowi.

Program Dana Desa Persempit Ketimpangan

Di awal sambutannya, Jokowi mengimbau kepada masyarakat desa agar betul-betul memanfaatkan dana desa yang telah dikucurkan pemerintah, dengan demikian Jokowi berharap ketimpangan dapat dipersempit.

“Saya titip agar betul-betul kita kelola dana desa ini untuk kemanfaatan masyarakat kita yang ada di desa sehingga kita harapkan ketimpangan akan semakin bisa kita persempit, kemiskinan bisa kita hilangkan, pengangguran juga kita turunkan sebanyak-banyaknya. Arahnya ke sana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberikan pandangannya bahwa selama ini pembangunan desa terpinggirkan.

“Oleh sebab itu, mulai 2015 saya sampaikan ini pembangunan harus dibalik, dimulai dari desa. Sejak 2015 kita tahu telah kita kucurkan Rp20,7 triliun, kemudian 2016 Rp47 triliun, kemudian 2017 Rp60 triliun, 2018 Rp60 triliun, tahun depan Rp73 triliun,” kata Presiden.

Dengan kucuran dana desa yang semakin meningkat tiap tahunnya itu, hingga saat ini sudah Rp187 triliun anggaran dialokasikan pemerintah pusat untuk desa-desa di seluruh Indonesia. Jokowi berharap agar perputaran uang yang ada di desa dan daerah-daerah juga semakin meningkat.

“Kalau uang yang beredar itu semakin banyak otomatis kesejahteraan masyarakat dan penduduk di desa dipastikan meningkat,” ucapnya.

Selama empat tahun ke belakang, ratusan triliun rupiah dana desa tersebut telah beredar di kurang lebih 74.900 desa yang ada di Tanah Air. Pemanfaatannya pun saat ini sudah mulai tampak dengan sejumlah pembangunan sarana dan prasarana.

“Jalan desa itu sudah 158.000 kilometer, banyak sekali. Posyandu 18.000 yang telah dibangun dari dana desa. PAUD 48.000 yang telah dibangun dari dana desa,” ujarnya.

Selain itu, melalui dana desa, 6.900 pasar kecil juga dibangun di desa-desa. Ada juga 39.000 saluran irigasi dan 3.000 embung yang telah dibangun.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Bupati Bogor Nurhayanti. (Aj)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dana DesaJoko WidodoNasionalSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

Kepala Desa Nagori Rukun Mulyo Diduga Tidak Aktif, Pengelolaan Dana Desa Jadi Sorotan

Kepala Desa Nagori Rukun Mulyo Diduga Tidak Aktif, Pengelolaan Dana Desa Jadi Sorotan

Maret 5, 2026
Pemkab Taput Percepat Transformasi Desa: Pengelolaan Dana Desa yang Efektif dan Efisien, Koperasi Merah Putih, Siskamling, dan Internet Masuk Desa Jadi Fokus Utama

Pemkab Taput Percepat Transformasi Desa: Pengelolaan Dana Desa yang Efektif dan Efisien, Koperasi Merah Putih, Siskamling, dan Internet Masuk Desa Jadi Fokus Utama

November 17, 2025
Jokowi: Prabowo-Gibran Satu Paket, Tak Bisa Dimakzulkan Sembarangan

Jokowi: Prabowo-Gibran Satu Paket, Tak Bisa Dimakzulkan Sembarangan

Juni 7, 2025

Namanya Masuk Daftar Calon Ketum PPP, Jokowi: Saya di PSI Saja

Juni 6, 2025

Bareskrim Polri Pastikan Ijazah Jokowi Asli, Penyelidikan Dihentikan

Mei 23, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?