
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pelaksanaan kegiatan perlombaan piala Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Cup 2021 yang digelar pada tanggal 26 – 27 Nopember 2021, bertempat di Pantai Indah Ancol, Jakarta. guna memperebutkan piala sebanyak 150 kejuaraan, mempunyai pesan dan dampak yang luar biasa guna membangun kemajuan ekosistem dilingkungan bahari Nusantara.
Selain untuk menggairahkan olahraga perairan sebagai salah satu tujuan utama digelarnya event KSAL CUP tahun ini, kegiatan perlombaan tersebut dimaksudkan untuk menggali sekaligus menunjukkan eksistensi olahraga di perairan masih mempunyai peluang dan potensi yang sangat luas untuk digarap oleh anak bangsa, khususnya generasi muda.

Peluang dan harapan terhadap olahraga diperairan itu dikemukakan Hanif dari Standup Paddle Indonesia kepada Media ini diselah-selah mengikuti perlombaan Piala KSAL Cup 2021, di Pantai Indah Acol, Sabtu, 27/11/2021.
Hanif yang merupakan penanggung jawab Devisi Kepelatihanan pada Standup Paddle Indonesia, sangat bersyukur dan bangga kepada KSAL yang telah menggelar perlombaan kejuaraan KSAL Cup Tahun 2021 karena memberi dampak yang luar biasa bagi kemajuan dunia bahari.
“Kami keluarga besar Standup Paddle Indonesia sangat berterima kasih dan bangga kepada Bapak KSAL yang telah berinisiatif menggagas dan menyelenggarakan perlombaan ini”, tutur Hanif.
Menurut Hanif, selain untuk mewujudkan sesuai dengan yang disampaikan KSAL, perlombaan tersebut secara perlahan akan membuat potensi kehidupan lingkungan dunia bahari Nusantara akan memberi dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan anak bangsa dengan memberdayakan potensi perairan dan pantai Nusantara yang tersebar luas di belahan Nusantara.
“Kegiatan ini merupakan exibision didunia perairan, pantai dan laut kita yang masih terbuka lebar dan luas untuk digarap bagi kemajuan dan kejayaan bangsa kita dipantai dan di laut”,
Untuk itu, lanjut Hanif, kegiatan yang sama perlu ditingkatkan intensitas dan eksklasinya diberbagai wilayah pantai laut nusantara.

Lebih lanjut Hanif mengisahkan optimismenya sebagai Devisi Kepelatihanan yang bertugas menyiapkan materi kepada peserta dayung pada Standup Paddle Indonesia di berbagai wilayah di Indonesia, sangat optimis potensi perairan laut dan pantai Nusantara mampu mengungkit kesejahteraan dan kemajuan anak bangsa dengan adanya konsitensi penyelengaraan kegiatan perlombaan dan pertunjukan di pantai karena organisasinya didukung oleh kaum profesional yang mempunyai reputasi baik dan komitmen tinggi untuk memajukan dunia maritim seperti Menteri Kelautan dan Perikanan (2014 – 2019, Susi Pudjiastuti.
“Standup Paddle Indonesia sebagai wadah para penggiat olahraga dayung yang didalamnya Susi Pudjiastuti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan bersedia menjadi Penasehat sangat optimis terhadap potensi kelautan dan maritim nusantara masih sangat menjanjikan untuk digarap dan dikembangkan guna kesejahteraan bangsa Indonesia”, tutur Hanif.
Andi Wiliam, usia 31 tahun yang sehari-harinya berprofesi Dosen pada Universitas Bina Nusantara, peserta pemenang perlombaan dayung Impla table 12 UP dengan jarak 1 KM yang juga bernaung pada Standup Padle Indonesia, menyamoaikan rasa bangga dan kerinduannya supaya kegiatan yang sama intensitasnya ditingkatkan guna memaksimalkan pemberdayaan dan manfaat pantai dan laut Nusantara yang selama ini belum tergali dan belum maksimalkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kita sangat bangga dengan acara perlombaan ini dan berharap supaya kegiatan yang sama terus ditingkatkan oleh Bapak KSAL Laksamana Yudo Margono”, ujar Andi saat diwawancarai Media ini sebelum mengikuti dan memenangkan perlombaan dayung Impla table 12 UP dengan jarak 1 KM, di Pantai Indah Ancol, Jakarta. (01/SIM).













