
Jakarta, SatukanIndonesia. Com – Pengamat Politik Fernando Emas menanggapi permainan politik yang dipertontonkan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dan Anies Baswedan adalah permainan politik tidak sehat.
“Saya lebih melihat ini politik kekanak-kanakan,” ujar Fernando dikutip dari Berita MoeslimChoice.com, Selasa (25/1).
Sebab, kata dia, kritikan yang diperunjukan hanyalah sebatas sindiran yang tidak berdampak positif terhadap Masyarakat.
“Karena tidak ada sesuatu nilai yang saya lihat didalam sindir menyindir ini untuk kepentingan pendidikan politik masyarkat,” kata Fernando.
Fernando mengatakan, sebagai tokoh politik seharusnya Giring Ganesha dan Anies Baswedan memberikan pendidikan politik yang positif dan baik kepada masyarakat.
“Bukan mempertontonkan saling sindir, tetapi mempertontonkan hasil karya apa yang diperbuat untuk kepentingan negara ini,” jelasnya.
Tak hanya itu, guru besar Universitas 17 Agustus ini juga turut menyindir penyanyi laskar pelangi itu.
Menurutnya, dari segi tingkatan dan jabatan sebagai Ketua Umum Partai seharunya membuat kritikan pada tingkat nasional, bukan hanya seputaran Ibu Kota saja.
“Tingkat kepemimpinannya itu kan tingkat nasional, seharusnya (Giring Ganseha) kan sudah melakuakan kritikan-kritikan itu pada tingkat nasional,” pungkas Fernando.
Seperti diketahui sebelumnya, tak henti-hentinya mantan vokalis Band Nidji itu mengkritisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, baik dari segi pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), Event ajang bapal internasional Formula E, Sumur Resapan, Sampai mengucapkan kata pemimpin bohong di depan Presiden Joko Widodo dalam HUT PSI beberapa waktu lalu. (*)
Sumber : MoeslimChoice.com













