
Ankara, SatukanIndonesia.com – Presiden Israel, Isaac Herzog berencana akan melakukan kunjungan resmi ke Turki pada bulan Februari.
Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, ia juga mengatakan agenda itu sebagai kesempatan untuk mengatur ulang hubungan diplomatik Turki dan Israel yang renggang sejak Tahun 2010.
Baca Juga: Hujan Salju Lebat Guyur Yerusalem! Jalan Ditutup, Transportasi Kota Dihentikan
“Kunjungan ini akan membuka babak baru dalam hubungan antara Turki dan Israel,” ujar Erdogan kepada NTV dikutip dari Jerusalem Post, Kamis, (27/1/2022).
Erdogan melanjutkan, Turki siap bekerja sama di segala bidang, termasuk perdagangan gas alam.
Dilansir dari The Times Of Israel, Hubungan antara Turki dan Israel rusak setelah insiden kapal MV Mavi Marmara diserang militer Israel pada 31 Mei 2010. Serangan terhadap kapal bantuan Turki untuk Jalur Gaza itu menewaskan 10 orang.
Baca Juga: Paus Fransiskus Minta Semua Orang Berdoa untuk Perdamaian Rusia-Ukraina
Kini Erdogan berniat memulihkan hubungan negaranya dengan Israel. Erdogan yang dikenal pendukung kemerdekaan Palestina menjalin komunikasi intens dengan Herzog dalam beberapa bulan terakhir.
Jalur distribusi gas alam jadi kerja sama yang pernah ditekankan Erdogan. Ia pernah menyatakan siap menjadikan Turki sebagai penghubung distribusi gas alam dari Israel ke negara-negara Eropa.
Baca Juga: Israel Berharap Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia dan Arab Saudi

Pernyataan itu muncul setelah AS memilih negara saingan Turki dan Israel, Yunani, dalam proyek pembangunan jalur pipa distribusi gas alam. Sebelumnya, Turki menentang keputusan AS pada era Presiden Donald Trump tersebut. (nal/SI)













