• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pekan Depan PPLI Daftarkan Gugatan Ke MK

MK Tolak Uji Materi tentang Frasa Likuidator Yang Diajukan PPLI

Maret 19, 2019
AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

Oktober 28, 2026
Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Oktober 28, 2026
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Oktober 28, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

MK Tolak Uji Materi tentang Frasa Likuidator Yang Diajukan PPLI

[Hukum]

Maret 19, 2019
in Hukum
0
0
SHARES
196
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengabulkan permohonan uji materi terhadap UU tentang Perseroan Terbatas (UU PT) yang diajukan oleh Perkumpulan Profesi Likuidator Indonesia (PPLI).

Uji materi terhadap sejumlah pasal UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) tersebut terkait keberadaan profesi likuidator. MK tidak bersedia membebani Likuidator dengan syarat-syarat serupa yang dikenakan kepada Kurator sebagaimana diatur dalam UU PT tersebut.

Dalam putusannya, MK menilai pengujian pasal-pasal mengenai profesi likuidator tidak beralasan menurut hukum karena tidak bertentangan dengan UUD Tahun 1945.

“Mengadili, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman saat membacakan amar Putusan MK No. 29/PUU-XVI/2018 di Jakarta, Kamis (14/02/19).

Pasal 142 ayat (2) huruf a UU PT telah mengatur tentang peran likuidator dalam proses pembubaran sebuah perseroan. Likuidasi, dalam pasal tersebut, wajib diikuti oleh likuidator atau kurator.

Meski demikian, syarat seorang likuidator tidak diatur dalam UU PT. Sebaliknya, kualifikasi kurator justru dicantumkan dalam UU No. 37/2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang hingga Permenkumham No. 18/2003 tentang Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Kurator dan Pengurus.

Hakim Konstitusi Aswanto mengatakan perbedaan itu bukan sebagai diskriminasi meskipun kurator dan likuidator sama-sama dapat mengikuti likuidasi pembubaran PT.

Perbedaannya, kurator ditunjuk sebagai likuidator manakala PT dibubarkan karena harta pailit perseroan yang telah dinyatakan pailit berada dalam keadaan insolvensi.

Di lain sisi, tidak perlu kualifikasi kurator bila PT dibubarkan berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) atau jangka waktu berdirinya telah berakhir. Dalam keadaan seperti ini, likuidator hanya menjalankan peran lanjutan direksi sehingga dapat ditunjuk siapa pun yang dikehendaki RUPS.

“Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, likuidator senantiasa di bawah pengawasan dewan komisaris. Bahkan dapat diberhentikan sementara kalau dianggap lalai dan diberhentikan tetap melalu RUPS,” ujar Aswanto saat membacakan pertimbangan putusan.

Dengan alasan perpanjangan tangan tugas direksi tersebut, MK juga menolak membatalkan Pasal 142 ayat (3) UU PT yang membolehkan direksi sebagai likuidator. Menurut Aswanto, direksilah yang paling mengetahui keadaan perusahaan sehingga mereka diyakini dapat melaksanakan likuidasi sesuai aturan.

Dia menambahkan tidak perlu pula likuidator disyaratkan warga negara Indonesia (WNI) sepanjang warga negara asing masih dibolehkan menjabat direksi PT.

Perkumpulan Profesi Likuidator Indonesia (PPLI) yang memohonkan pengujian UU PT merasa likuidator harus dibebani syarat kepemilikan sertifikasi keahlian, independen, dan bekewarganegaraan Indonesia. Mereka mengklaim tugas likuidator lebih berat dibandingkan dengan kurator sehingga uji kompetensi mesti disyaratkan.

Dalam likuidasi pembubaran PT, likuidator bertugas melakukan pencatatan dan pengumpulan kekayaaan atau utang perseroan, pengumuman dalam surat kabar dan Berita Negara RI mengenai rencana pembagiaan kekayaan hasil likuidasi. Selain itu, melakukan pembayaran kepada kreditor, pembayaran sisa kekayaan hasil likuidasi kepada pemegang saham, dan tindakan lain dalam pemberesan harta kekayaan.

Meskipun permohonan PPLI ditolak, MK tetap mengingatkan agar proses likuidasi tetap dijalankan dengan penuh kehati-hatian. Untuk itu, likuidator perlu membekali diri dengan kompetensi dan integritas.(*)

Komentar Facebook

Tags: HukumLikuidatorMahkamah KonstitusiPerseroan TerbatasPPLISatukan IndonesiaUji Materi UU
ShareTweetSend

Related Posts

Mahkamah Konstitusi Tidak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Mahkamah Konstitusi Tidak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Oktober 7, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Minta Putusan MK soal Anggaran MBG Mulai Diterapkan pada 2027

Wakil Ketua Komisi X DPR Minta Putusan MK soal Anggaran MBG Mulai Diterapkan pada 2027

Agustus 3, 2026
Mahkamah Konstitusi Putuskan Soal Anggaran MBG, Menkeu: Pemerintah Siap Laksanakan

Mahkamah Konstitusi Putuskan Soal Anggaran MBG, Menkeu: Pemerintah Siap Laksanakan

Agustus 1, 2026

MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

Juli 24, 2026

Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat

Juni 30, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?