• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ini Kata Dokter Soal Bocah SD di Bekasi Korban Bullying Berujung Diamputasi

Ini Kata Dokter Soal Bocah SD di Bekasi Korban Bullying Berujung Diamputasi

November 2, 2023
Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Oktober 8, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

Oktober 7, 2026
Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Oktober 7, 2026
Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Oktober 7, 2026
Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Oktober 7, 2026
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Oktober 7, 2026
Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Oktober 7, 2026
PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

Oktober 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Ini Kata Dokter Soal Bocah SD di Bekasi Korban Bullying Berujung Diamputasi

[Daerah]

November 2, 2023
in Daerah, Hukum, News
0
0
SHARES
187
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Seorang bocah SD berinisial F (12), menjadi korban perundungan atau bullying teman-teman sekolahnya. Mirisnya, korban dan pelaku masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban bullying itu dikabarkan sampai harus diamputasi bagian kaki kirinya. Bocah berinisial F sendiri diketahui diamputasi pada 26 Oktober lalu di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Menanggapi hal tersebut, Dokter spesialis ortopedi dr Melitta Setyarani mengatakan pasien F diamputasi akibat Osteosarkoma atau kanker tulang ganas yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

“Kalau dari kacamata medis sebenernya saya lihat ini sebenernya ada 2 masalah berbeda, ada 2 perkara. 1 masalah perundungan, kedua masalah dari pasien sendiri yaitu kanker tulang ganasnya itu,” kata Melitta Setyarani saat ditemui Suara.com, dan awak media lain, di RS Dharmais, Jakarta, sebagimana dilansir Suara.com, Kamis (2/11/2023).

Sebagai dokter spesialis, Melitta tidak begitu mengomentari masalah perundungan tersebut karena bukan ranahnya.

Melitta mengatakan, kanker tulang ganas yang diderita oleh F, tidak mincul secara tiba-tiba hanya akibat dari sleding yang dilakukan oleh teman-temannya.

Berdasarkan beberapa literatur, lanjut Melitta, hingga saat ini belum ada yang menyebutkan orang yang terjatuh atau terkena benturan bisa terkena kanker.

“Perlu ditegaskan, ada faktor pencetus dan penyebab. Yang kanker itu ada 2 faktor dimana kalau penyebab itu berarti faktor, ada faktor utamanya penyebab,” katanya.

“Kalau faktor pencetus itu, berarti sudah ada pasiennya, lalu ada faktor yang menyebabkan sel kanker itu menjadi aktif. Kalau ditanya apakah dari jatuh menyebabkan amputasi, itu saya bisa bilang dari medis itu tidak,” imbuh Melitta.

Melitta kemudian menambahkan, F diketahui menderita kanker sejak bulan Februari lalu. Hal itu diketahui dari hasil wawancara keluarga.

“Jadi kalau dari wawancara kita dengan keluarga pasien, itu dimulainya Februari ya. Semisal Februari itu sudah aktif, dan keluarga itu cari medis mungkin sudah bisa langsung tampak tanda-tanda,” ungkapnya.

Pasien F kata Melitta, saat itu tidak langsung dibawa pihak keluarga ke RS Kanker Dharmais karena memilih menjalani pengobatan di rumah sakit lain.

Melitta hanya menegaskan, untuk kasus pasien kanker tulang ganas, penyebarannya cukup cepat. Terutama bagi pasien yang menginap stadium 1-3.

“Kanker tulang ganas itu progesinya cepat sekali, dari stadium 1 sampai ke-3, 3 itu berarti sudah keluar dari tulang primernya, sampai ke-4 terjadi penyebaran itu cepat, hitungan bulan. 6 bulan itu sudah termasuk agak lumayan lama, jadi cepat,” tutup Melitta.

Kasus Bullying

Sebelumnya kasus bullying atau perundungan masih saja terjadi di sejumlah sekolah di Indonesia. Mirisnya, perilaku tak terpuji itu terjadi di tingkat sekolah dasar (SD).

Terkini ada dari Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. F (12) siswa sekolah dasar negeri (SDN) Jatimulya 09, Tambun Selatan, harus diamputasi bagian kaki kirinya diduga usai diselengkat temannya. Selain itu, ia juga ternyata kerap diolok-olok di sekolah.

“Sebelum itu (jatuh) sering di olok-olok ‘anak mama, sok kegantengan’ kaya gitu, karena anak saya (F) sering maju di kelas, menjatuhkan mental lah ya,” kata Ibunda F, Diana Novita saat dihubungi, Selasa (31/10/2023).(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Berujung DiamputasiBocah SDBekasiBullyingKorban Bullying
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi X DPR Minta Perketat Aturan Bullying dan Pulihkan Korban Ledakan SMAN 72

Komisi X DPR Minta Perketat Aturan Bullying dan Pulihkan Korban Ledakan SMAN 72

November 10, 2025
Korban Bullying Temannya, Seorang Siswi SMA di Sumsel Mengalami Penganiayaan Hingga Lumpuh

Korban Bullying Temannya, Seorang Siswi SMA di Sumsel Mengalami Penganiayaan Hingga Lumpuh

Januari 23, 2023
Siswa SMP Bandung Di-bully di Sekolah hingga Pingsan, Polisi Turun Tangan

Siswa SMP Bandung Di-bully di Sekolah hingga Pingsan, Polisi Turun Tangan

November 21, 2022

Pegawai KPI Curhat Ada Praktek Bullying dan Pelecehan Seksual di Kantor, Komnas HAM Terima Laporan

September 2, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?