Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari mengatakan proses penyelenggaraan pemilu di Indonesia menjadi yang paling rumit di dunia. Padahal jumlah pemilih di Indonesia tidak lebih besar dari India dan Amerika Serikat.
Selain paling rumit, Hasyim mengeklaim, Indonesia juga menyediakan rentang waktu pencoblosan paling singkat di dunia.
“Walaupun ada India dengan jumlah pemilih yang lebih besar dan ada Amerika Serikat yang punya pemilu yang lebih besar, tapi proses pemilu di Indonesia sering dinilai sebagai the most complicated election in the world,” kata Hasyim, dalam acara Rapat Konsolidasi Nasional KPU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/12).
“Jadi dianggap pemilu paling rumit di dunia dan dalam waktu yang paling singkat di dunia, dalam arti durasi pemungutan suara dilakukan hanya dalam 6 jam. Jam 7-13 waktu setempat,” imbuh dia.
Pada Pemilu 2024 sendiri, Hasyim menjabarkan, ada 204,8 juta orang yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebanyak 1,7 juta di antaranya berada di luar negeri.
Dalam proses pemilu di luar negeri, Hasyim menjelaskan, pihaknya pun telah mengundang perwakilan masing-masing negara untuk menyaksikan langsung proses pemungutan suara.
“Ini penting untuk kita lakukan dalam rangka untuk menunjukkan bahwa indonesia ini adalah salah satu negara demokrasi terbesar di dunia,” ucapnya.
“Kepada teman-teman KPU provinsi, kabupaten/kota beserta jajaran, diteruskan di tingkat PPK, PPS, dan KPPS agar bekerja secara profesional, transparan, akuntabel, dan meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih dan juga peserta pemilu dalam berkompetisi,” pungkasnya. (***)













