Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan pencabutan gugatan praperadilan yang diajukan mantan Ketua KPK Firli Bahuri atas dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), Selasa (30/1/2024).
“Mengabulkan, pencabutan praperadilan pemohon,” ucap Hakim Ketua Estiono dalam persidangan, sebagaimana dilansir VIVA, Selasa, 30 Januari 2024.
Hakim menyatakan, permohonan praperadilan belum dibacakan kubu Firli Bahuri dan belum dijawab Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri selalu tergugat.
Pun, hakim menyebut pengajuan dan pencabutan gugatan praperadilan itu merupakan hal Firli Bahuri selaku pemohon.
“Pengajuan praperadilan merupakan hak dari pemohon demikian juga dengan pencabutan,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mencabut gugatan praperadilannya yang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Alasan Firli mencabut gugatannya itu pun terkuak.
Menurut kuasa hukumnya, Fahri Bachmid, pencabutan dilakukan karena mau melengkapi aspek materi hukum hingga substansi dari gugatan yang mereka ajukan. Dia menyampaikan bersama dengan tim hukum lain, pihaknya bakal mengkaji soal gugatan praperadilan itu.
“Lebih memperkaya aspek materi hukum serta substansi lainnya. Pertimbangan technicality serta substansial dari materi permohonan yang yang telah kami konstruksi kan serta ajukan sebelumnya,” kata Fahri, Jumat, 26 Januari 2024.
Dia bilang terkait itu, ada beberapa materi penting serta strategi teknis yang perlu dan penting untuk dielaborasi. “Dengan memperhatikan kaidah-kaidah hukum yang ada,” ujar Fahri.
Ia menyampaikan, pihaknya bakal memperdalam materi gugatan praperadilan mereka. Namun, ia tidak mengungkap apakah bakal mengajukan gugatan praperadilan baru usai gugatan yang kedua dicabut atau tidak.
“Materi praperadilan akan kami perkaya agar lebih elementer. Sehingga dengan demikian menjadi sesuai dengan kebutuhan serta kepentingan hukum diajukannya permohonan praperadilan oleh klien kami pak Firli Bahuri,” ujarnya. (***)













