Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia buka suara soal kabar dirinya berupaya menjadi ketua umum Partai Golkar lewat musyawarah nasional (Munas) tahun ini.
Bahlil mengaku sadar diri. Dia merasa belum pantas untuk duduk di kursi teratas Partai Golkar.
“Ya, setiap orang, warga negara, dan kader Golkar yang memenuhi syarat, kan, punya hak. Baguslah kalau mereka calonkan si A, si B, si C itu bagus,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, sebagaimana dilansir Kumparan, Senin (8/4).
“Kalau saya tahu ukur baju-lah. Kalau baju saya S jangan pakai XL. Nanti kebesaran enggak bagus, enggak bagus dilihat.
Bahlil juga menampik akan menggalang dukungan supaya bisa terpilih sebagai ketum Golkar. Ia menilai dirinya sebagai orang yang biasa saja.
“Saya? Saya biasa saja, ya. Saya biasa saja. Saya, kan, orang kampung itu, kan, biasa aja, air mengalir,” ujarnya.
Ia kembali mengibaratkan posisinya seperti sedang memilih ukuran baju.
“Saya tahu ukur baju. Ukuran baju saya S. Kalau pakai XL kurang bagus. Bahwa nanti badan saya gemuk pada waktunya itu soal lain,” pungkasnya. (***)













