
Langkat, SatukanIndonesia.Com – Keperluan belanja perjalanan dinas merupakan kebutuhan tak terhindarkan dalam mendukung kelancaran tugas yang harus diemban.
Diketahui besar belanja perjalanan dinas dalam negeri Kabupaten Langkat tahun anggaran 2023 tembus Rp 104.493.091.470 Miliar.
Ketua Perkumpulan Masyarakat Lembaga Informasi Harapan Masyarakat (LIN-HAMAS) A. Elafsin mengatakan besarnya anggaran perjalanan dinas ini telah mengusik rasa keadilan dimasyarakat.
“Besarnya anggaran perjalanan dinas ini, sungguh mengusik rasa keadilan di masyarakat,” kata Elafsin, di Stabat Langkat pada (30/4/2024)
Pasalnya anggaran belanja perjalanan dinas ini, jauh lebih besar dari anggaran belanja modal jalan yang dianggarkan dinas PUPR Langkat yang hanya Rp 36.922.336.000 Miliar.
“Ketelampauan anggaran Perjalanan Dinas Kabupaten Langkat bisa tembus Rp 104, 49 M,” ungkap Elafsin.
Kemudian, setelah adanya perubahan APBD yang bersumber dari dana bagi hasil , Dana Alokasi Umum dan Dama Alokasi Khusus (DAK) bersumber dari APBN dan dana dari pusat menjadi Rp 138.224.003.200 atau Rp 138,22 M.
Menurut Elafsin, anggaran dana perjalanan dinas Pemkab Langkat ini sudah tidak mempertimbangkan rasa keadilan dimasyarakat.
Mengenai belanja perjalanan dinas Kabupaten Langkat, yang terkesan jorjoran menggunakan anggaran belanja perjalanan dinas dari APBD, juga terjadi pada tahun anggaran 2022 mencapai Rp 88,6 M saat Work from home (WFH).
Elafsin juga mengingatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebagai pengguna anggaran.
“APH sebaiknya tidak tinggal diam, karena sudah pasti belanja perjalanan dinas tahun anggaran 2022 saat wabah Covid-19 dan diharuskan bekerja dari rumah, kenapa belanja perjalanan dinas Kabupaten Langkat bisa tembus Rp 88,6 M,” ucapnya kesal.
“Ada yang tidak beres dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas saat WFH,” imbuhnya.
Sebelumnya banyak media memberitakan, banyaknya kondisi jalan di Kabupaten Langkat rusak parah, terkesan tidak mampu menanggulangi, karena minimnya anggaran belanja modal dan rehabilitasi jalan.
Menindaklanjuti instruksi Presiden angka stunting target nasional tahun 2024 14%, Elafsin memaparkan angka Stunting Kabupaten Langkat yang dinilai masih relatif tinggi, diatas angka Stunting nasional.
“Angka Stanting Pemkab Langkat dinilai masih cukup tinggi, tahun 2022 mencapai 18,60 %. Kabupaten Langkat berada di peringkat 6 angka Stanting nasional, peringkat ini dipaparkan sekertaris Daerah Amril, di pendopo Jentera Malay pada kegiatan Plt. Bupati Langkat Buka rembuk Stunting 2023,” ungkap Elafsin kepada media (3/8/2023)
“Ironisnya, dari besarnya anggaran belanja perjalanan dinas itu, ada beberapa SKPD yang belanja perjalanan dinasnya lebih besar dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anehnya banyak SKPD yang meng- anggarkan Belanja perjalanan Dinasnya jauh lebih besar dari PAD yang diperoleh SKPD bersangkutan,” ungkap Elafsin.
Saat berusaha dikonfirmasikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten(Sekdakab) Langkat Amril (30/4) melalui telepon nya, tidak menjawab, bahkan dihubungi melalui pesan whatsApp miliknya tidak berbalas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Langkat Wahyu, saat dihubungi melalui telepon miliknya kepada SIM, dia mengaku tidak mengetahui permasalahan belanja perjalanan dinas, dan mengaku baru menjadi kepala dinas Kominfo.
“Mengenai belanja perjalanan dinas yang ada, aku kurang memahami, sebab baru diangkat menjabat kepala dinas Kominfo,” ujarnya. (AS/Redaksi))













