• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Refleksi HUT 79 RI, Filep : Orang Papua Belum Merdeka

Refleksi HUT 79 RI, Filep : Orang Papua Belum Merdeka

Agustus 17, 2024
Di Tengah Antrean Panjang BBM, Wakapolda Sulut Cek Pengamanan hingga Polwan Bagikan Air Mineral

Di Tengah Antrean Panjang BBM, Wakapolda Sulut Cek Pengamanan hingga Polwan Bagikan Air Mineral

Oktober 19, 2026
Prediksi BMKG Awal Pekan Ini Langit Jakarta Didominasi Berawan, Kelembapan Udara 41 hingga 76 Persen

Prediksi BMKG Awal Pekan Ini Langit Jakarta Didominasi Berawan, Kelembapan Udara 41 hingga 76 Persen

Oktober 19, 2026
ADVERTISEMENT
Sekjen PBB Antonio Guterres Temui Presiden Indonesia di Kediaman Pribadi

Sekjen PBB Antonio Guterres Temui Presiden Indonesia di Kediaman Pribadi

Oktober 19, 2026
PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

Oktober 19, 2026
Tiga Hari di Indonesia, Sekjen PBB dapat ‘Surat Terbuka’ dari West Papua

Tiga Hari di Indonesia, Sekjen PBB dapat ‘Surat Terbuka’ dari West Papua

Oktober 18, 2026
MINGGU KASIH, WAKAPOLDA KEPRI PERKUAT KEMITRAAN POLRI DAN MASYARAKAT

MINGGU KASIH, WAKAPOLDA KEPRI PERKUAT KEMITRAAN POLRI DAN MASYARAKAT

Oktober 18, 2026
Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Bakal Temui Presiden Prabowo

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Bakal Temui Presiden Prabowo

Oktober 18, 2026
Menaker Yassierli Ajak Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio untuk Masuk Dunia Kerja

Menaker Yassierli Ajak Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio untuk Masuk Dunia Kerja

Oktober 18, 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Potensi Hujan

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Potensi Hujan

Oktober 18, 2026
1,43 Juta Siswa Terdampak Asap Karhutla, ASSI Minta Negara Bertindak

1,43 Juta Siswa Terdampak Asap Karhutla, ASSI Minta Negara Bertindak

Oktober 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Refleksi HUT 79 RI, Filep : Orang Papua Belum Merdeka

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa, Senator Papua Barat: Orang Papua Belum Merdeka ]

Agustus 17, 2024
in Daerah, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
325
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Senator Papua Barat, Filep Wamafma, S.H., M.Hum//GRW

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun pada 17 Agustus 2024 di tanah Papua, tentunya menjadi momentum untuk merefleksikan kembali makna Kemerdekaan.

Berdasarkan konstitusi Negara Indonesia, yakni UUD 1945, kemerdekaan Indonesia adalah hak segala bangsa yang harus diperjuangkan dan dipertahankan.

Kemerdekaan disini mencakup, kebebasan mendapat pelayanan pendidikan dan kesehatan selain politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Pemerintah Republik Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan dibentuk untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan keadilan sosial.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) perwakilan provinsi Papua Barat, Filep Wamafma, S.H., M.Hum., berharap orang asli Papua (OAP) harus bangga dan mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia atas kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Adanya kebijakan Otsus selama 23 tahun ini, barulah orang asli Papua merasakan Indonesia Merdeka,”sebut Filep kepada Satukanindonesia.Com, Sabtu (17/08/2024).

Sebab, Ia menjelaskan, Otsus merupakan kebijakan Pemerintah Indonesia untuk menjawab berbagai persoalan Papua seperti ketertinggalan, keterbelakangan, dan kemiskinan.

Oleh sebab itu, sebagai senator Papua Barat, Filep menuturkan, diusia 79 tahun ini diharapkan Pemerintah Pusat lebih serius melihat kebutuhan pembangunan di segala bidang, agar Papua memiliki kemajuan yang signifikan seperti provinsi lain di luar tanah Papua.

“Papua telah berdiri sebagai provinsi terdepan, yang kini turut menikmati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun. Tentu sebagai orang asli Papua harus menyadari, bahwa Negara Indonesia sangat luas. Orang asli Papua bukan satu-satunya skala prioritas,”kata Senator Papua Barat.

Sebab, lanjut Filep, masih banyak provinsi lain di luar tanah Papua yang juga membutuhkan perhatian pemerintah pusat. Tetapi, pemerintah terus berupaya memberikan perhatian dengan kebijakan Otsus.

“Jadi merunut saya, Negara sudah banyak berbuat di tanah Papua. Tinggal kita sebagai orang asli Papua memberikan dukungan,”ucapnya.

Dimomen 79 tahun, Ia berpesan, pemerintah pusat dapat mengakomodir putra dan putri asli Papua yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) baik ditingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk menduduki berbagai jabatan strategis di semua Kementerian.

“Karena sampai saat ini, kita belum ada orang asli Papua yang diberikan kesempatan untuk menduduki jabatan di kementrian. Terakhir kita punya putra asli Papua yaitu Maikel Manufandu,”

Tak hanya di birokrasi pemerintahan, Filep berharap, putra dan putri yang kini mengabdi di instituti Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), agar bisa mendapat perhatian serius dari Presiden, Panglima TNI, Kapolri.

Supaya, mereka (putra dan putri) bisa menjadi pimpinan di Mabes Polri maupun TNI, seperti almarhum Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Herman Asaribab.

“Mereka menjadi wajah Indonesia. Artinya, ketika orang asli Papua diberikan tanggungjawab sebagai pimpinan di lembaga negara atau institusi, itu adalah bagian daripada meyakinkan kita bahwa ini negara majemuk. Dan orang Papua juga berhak mendapat perhatian dari pemerintah,”

Berikutnya, Filep Wamafma menyebutkan, provinsi Papua Barat maupun provinsi lainnya di tanah Papua sering dikatakan sebagai provinsi yang sumber daya manusia (SDM) masih rendah dan termiskin di seluruh Indonesia. Padahal, Papua miliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah.

“Jadi bagi saya, pemerintah pusat bisa mengintervensi kebijakan tentang pendidikan sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi, kesehatan di tingkat Pustu hingga rumah sakit,”

Sebab, kata Filep, apabila pendidikan dan kesehatan masih menjadi masalah, sudah tentu akan berdampak pada pembangunan SDM.

Maka dengan usia 79 tahun ini, Filep menyarankan, Pemerintah Indonesia sudah harus mengevaluasi kebijakan strategis tentang pendidikan dan kesehatan bagi Papua.

“Walaupun pemerintah sudah memberikan Otsus, tapi Otsus ini masih berjalan ditempat. Dan belum ada implementasi yang akurat. Kemenkes dan Kemendikbud harus lakukan evaluasi total tentang implementasi Otsus, tapi juga UU kesehatan dan pendidikan. Sehingga, mutu pendidikan dan kesehatan di tanah Papua berjalan dengan baik,”

Ia menegaskan, kehadiran Otsus di tanah Papua jangan menciptakan masalah baru, tetapi Otsus harus mampu memerdekaan OAP di berbagai aspek kehidupan.

“Negara kuat itu ketika pendidikan dan kesehatan rakyatnya baik,” tandasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Filep WamafmaOAPOrang Papua Belum MerdekaOtsus PapuaOtusus jalan ditempatRefleksi HUT 79 RI
ShareTweetSend

Related Posts

Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

September 18, 2026
Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

Saatnya Negara Ubah Konflik Papua Jadi Agenda Perdamaian

September 15, 2026
Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

September 11, 2026

Tanggapi Kebijakan Efisiensi, DPD RI : Otsus Papua Bukan Beban APBN

Agustus 28, 2026

Filep Wamafma Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Juni 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?