• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Segera Implementasikan Guru PPPK Bisa Mengajar di Sekolah Swasta

Abraham Liyanto : Proses 400 Usulan Pemekaran Desa dari NTT

Agustus 11, 2025
Wawali Kota Bekasi hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat

Wawali Kota Bekasi hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat

Mei 12, 2026
Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Mei 12, 2026
ADVERTISEMENT
SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

Mei 12, 2026
Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Mei 12, 2026
Pimpinan DPRD Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Kajari Batam

Pimpinan DPRD Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Kajari Batam

Mei 12, 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Meriahkan Upacara Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Batam Tahun 2026

Pimpinan dan Anggota DPRD Meriahkan Upacara Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Batam Tahun 2026

Mei 12, 2026
KRI Canopus-936 Tiba di Indonesia Siap Dukung Riset Nasional

KRI Canopus-936 Tiba di Indonesia Siap Dukung Riset Nasional

Mei 12, 2026
Di Markas Besar PBB, Menhut Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia

Di Markas Besar PBB, Menhut Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia

Mei 12, 2026
BPOM-WHO Teken Joint Work Plan 2026-2027 untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

BPOM-WHO Teken Joint Work Plan 2026-2027 untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Mei 12, 2026
Kemenpar Dukung Pembatasan Kuota Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Kemenpar Dukung Pembatasan Kuota Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Mei 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Abraham Liyanto : Proses 400 Usulan Pemekaran Desa dari NTT

Agustus 11, 2025
in News
0
0
SHARES
63
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Kupang, satukanindonesia.com- Senator asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abraham Liyanto meminta pemerintah pusat agar memproses sekitar 400 usulan pemekaran desa dari NTT. Pasalnya, ada yang sudah menjadi desa persiapan lebih dari 10 tahun.

Anggota Komite I DPD RI asal Provinsi NTT, Abraham Liyanto

“Sampai kapan status mereka terus menjadi desa persiapan. Ada yang sudah 10 tahun. Ada yang sudah lebih dari 10 tahun. Mohon segera diproses,” kata Abraham di Kupang, NTT, Senin, 11 Agustus 2025.

Ia menyebut 400 desa persiapan itu berasal dari 17 kabupaten di NTT. Semua menunggu proses menuju desa definitif dari pemerintah pusat.

Anggota Komite I DPD RI berharap pemerintah pusat tidak sengaja mengulur proses pemekaran sehingga tidak memberi kepastian kepada masyarakat. Karena semua persyaratan menjadi desa definitif sudah diselesaikan semua oleh desa-desa yang mengusulkan.

“Saya dapat informasi, dari 400 usulan, semua dokumen sudah aman. Jadi tinggal menaikkan status dari desa persiapan menjadi definitif,” kata Ketua Badan Sosialisasi MPR RI ini.

Menurut pemilik Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang ini, pemekaran desa sangat penting bagi wilayah NTT yang geografisnya terdiri atas pulau-pulau. Wilayah yang sulit dan terpisah-pisah, butuh koneksitas.

Di sisi lain, NTT adalah daerah 3 T yaitu terluar, termiskin dan tertinggal. Daerah seperti ini butuh percepatan pembangunan. Hadirnya dana desa yang mencapai Rp 1,5 miliar per tahun di tiap-tiap desa dapat mendorong kemajuan desa.

“Di NTT, tidak ada perusahaan besar-besar seperti di Jawa yang bisa mendorong pertumbuhan ekonominya. Makanya pertumbuhan ekonominya lambat. Nah, dengan kehadiran dana desa, itu bisa menghidupkan roda ekonomi masyarakat desa,” jelas Abraham.

Abraham juga meminta pemerintah untuk mencabut moratorium pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) yang sudah dilakukan sejak tahun 2014. Alasannya, pemekaran daerah merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari. Sebab, penduduk di suatu wilayah terus bertambah dan harus diiringi dengan bertambahnya fasilitas untuk menunjang pembangunan daerah tersebut.

Senator yang sudah empat periode ini meminta stigma negatif terkait pemekaran daerah tidak boleh menjadi alasan menghambat aspirasi pemekaran wilayah. Selama ini, pemerintah seringkali beralasan jika ada beberapa DOB yang gagal menciptakan kesejahteraan warganya.

Bahkan sejumlah DOB dinilai hanya menciptakan beban keuangan negara.

“Stigma negatif tidak bisa jadi pembenar kalau pemekaran wilayah tidak boleh dilakukan. Karena ada juga DOB yang berhasil berkembang dan berkontribusi pada kesejahteraan rakyat,” ungkap Abraham.

Pemilik Hotel Harper Kupang ini mengusulkan pemekaran dilakukan secara selektif. Pertama, untuk daerah perbatasan dengan negara tetangga. Provinsi masuk dalam kategori itu karena berbatasan dengan Timor Leste.

Kedua, untuk wilayah yang rawan konflik. Model seperti dilakukan di Papua, harus dijalankan di tempat lain yang rawan konflik.

Ketiga, untuk wilayah yang jumlah penduduknya sudah sangat besar seperti Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

“Harus bertahap. Misalnya 10 wilayah dulu dalam satu tahun. Tahun depan juga begitu. Begitu terus, sampai selesai semuanya,” tutup Abraham.

 

 

Komentar Facebook

Tags: Abraham LiyantoDesaDPD RIDPR RIMendagri M. Tito KarnavianPrabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Mei 11, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026
Rapat bersama KONI Pusat, DPD RI Soroti Kesejahteraan Atlet di Daerah

Rapat bersama KONI Pusat, DPD RI Soroti Kesejahteraan Atlet di Daerah

April 22, 2026

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026

Komite II DPD RI Diminta Advokasi Masalah Tenaga Kerja di Teluk Bintuni

April 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?