
JAYAPURA, satukanindonesia.com – Majelis Rakyat Papua (MRP) berharap Agus Fatoni yang dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur provinsi Papua, dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, terutama mensukseskan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pada 6 Agustus 2025 mendatang.
Hal ini ditegaskan Ketua MRP, Nerlince Wamuar saat penyambutan Pj Gubernur di kantor MRP, kota Jayapura, Rabu (09/07/2025).
Ia mengatakan, kehadiran Agus Fatoni dapat memberikan angin segar dan harapan untuk seluruh masyarakat Papua.
“PSU ini adalah akibat kesalahan dari pelaksanaan pilkada 2024 lalu, dan memakan banyak uang rakyat. Sehingga harapan kami, dengan hadirnya pak pj akan memberikan dampak positif, sehingga tidak ada PSU lagi setelah PSU tahun ini,”kata Wamuar.
Lanjut dia, diharapkan pemerintah provinsi (Pemprov) dan penyelenggara pilkada mengedukasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya saat PSU, dengan datang ke tempat pemungutan suara atau TPS.
“Pemerintah tolong mendukung dan memberikan semangat untuk masyarakat datang ke TPS-TPS menyalurkan hak suaranya bagi kandidat masing-masing,”imbuhnya
Sementara Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni mengatakan, pemerintah daerah dan MRP harus bersinergi dan berkolaborasi bersama, serta terus berkoordinasi, untuk kemajuan Papua.
“Tentu kebersamaan ini akan diwujudkan sehari-hari dalam melaksanakan tugas. Seperti ibu ketua MRP sampaikan bahwa 6 Agustus 2025 ada PSU. Maka mari kita sukseskan bersama. Kita semua mendukung pelaksanaan pilkada. Kita berharap, kita bisa sosialisasikan bersama agar masyarakat datang ke TPS,”kata Agus Fatoni.
Fatoni mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi agar PSU pilgub Papua nantinya berjalan lancar, aman, dan sukses. sambungnya, Masyarakat juga diminta mengingatkan dan mengawal pemerintah daerah dan semua aparaturnya untuk tetap menjaga netralitas.
“Kami akan netral dan profesional tidak berpihak kesalah satu calon. Tugas kami mengantarkan agar kita semua punya pemimpin pada masa yang akan datang,”ucapnya.
Menurutnya, masa depan Papua akan ditentukan dalam PSU pilgub mendatang. Untuk itulah, tugasnya sebagai Pj gubernur adalah memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Papua selama mas transisi kepemimpinan, dapat berjalan dengan baik.
“Oleh karena itu kerja sama antara pemerintah daerah dengan MRP, Forkopimda, seluruh instansi vertikal dan komponen masyarakat baik masyarakat adat, perempuan, agama semua bahu membahu untuk kemajuan Papua,”pungkasnya. [**/GRW]













