
Jakarta, SatukanIndonesia. Com – Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan meminta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose mengevaluasi program rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
Hinca mengatakan, banyak pihak yang memanfaatkan program rehabilitasi untuk 13.627 pengguna narkoba sebagai ladang bisnis. Bahkan, melibatkan oknum BNN.
“Di sini masalahnya karena itu diturunkan banyak pihak mencari keuntungan dari pihak korban pengguna narkoba dan keluarganya untuk pihak tertentu,” kata Hinca saat rapat kerja Komisi III dengan BNN di DPR RI, Kamis (20/1).
Politikus Partai Demokrat itu menyebut, biaya rehabilitasi untuk pengguna narkoba cukup fantastis. Bahkan mencapai Rp 150 juta per rehabilitasi.
“Harganya sangat mahal, swasta menetapkan bahkan Rp 80 juta bahkan ada Rp 150 juta. Jadi ladang baru lagi,” ujar Hinca.
Hinca meminta persoalan rehabilitasi bagi korban pengguna narkoba dapat dikaji lebih mendalam. Dari data per 19 Januari 2022 saja sudah mencapai 227 ribu orang.
“Per 19 Januari 2022 over kapasitas 227 ribu orang lebih, hanya 132 ribu (tempat),” tandasnya.(*)
ADVERTISEMENT













