• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Antiklimaks Aksi 1812: Baru Kumpul, Langsung Dipukul Mundur

Antiklimaks Aksi 1812: Baru Kumpul, Langsung Dipukul Mundur

Desember 19, 2020
Anggota DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di Batam

Anggota DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di Batam

Juni 27, 2026
Hingga Juni 2026, Ditnarkoba Polda Papua Barat Bongkar 20 Kasus Narkotika

Hingga Juni 2026, Ditnarkoba Polda Papua Barat Bongkar 20 Kasus Narkotika

Juni 27, 2026
ADVERTISEMENT
Sejumlah Pejabat Utama di Polda Papua Barat Dirotasi

Sejumlah Pejabat Utama di Polda Papua Barat Dirotasi

Juni 27, 2026
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 26, 2026
Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Juni 26, 2026
Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Juni 26, 2026
Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 26, 2026
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Antiklimaks Aksi 1812: Baru Kumpul, Langsung Dipukul Mundur

[Nasional]

Desember 19, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
72
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com –  Massa 1812 yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI) gagal menggelar aksi unjuk rasa menuntut pembebasan Pentolan FPI Rizieq Shihab dan pengusutan kasus penembakan enam anggota laskar FPI, Jumat (18/12/2020).

Aksi yang sedianya hendak digelar di depan Istana Kepresidenan itu, langsung dibubarkan polisi sejak massa mulai berkumpul.

Awalnya, pada pukul 13.15 WIB, massa yang didominasi pakaian putih-putih mulai berdatangan. Mereka berhenti di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat yang telah dijaga aparat.

Kedatangan massa itu lalu disambut dengan imbauan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto. Melalui pengeras suara, Heru meminta massa untuk bubar dan tidak membuat kerumunan.

“Saya ingatkan untuk segera kembali. Kami akan bertindak tegas untuk membubarkan kerumunan. Pandemi di Jakarta masih tinggi. Segera kembali. Saya ingatkan tidak ada kerumunan,” kata dia.

Saat itu, massa memilih bertahan, mereka melantunkan salawat dan meneriakkan Takbir. Namun tak berapa lama, petugas Polri dan TNI yang berjaga langsung bergerak maju mendorong massa untuk mundur. Beberapa orang yang berada di atas mobil komando diminta turun.

Aksi dorong-mendorong antara aparat dan massa sempat terjadi di sekitar Patung Kuda selama beberapa menit. Salah seorang aparat sempat meneriakkan “Tarik aja satu, tarik”. Saat itu, dari pantauan terlihat beberapa orang langsung diamankan polisi.

Tak lama dorong-mendorong, massa akhirnya mundur dan berpencar ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Budi Kemuliaan.

Saat memukul mundur massa di Jalan MH Thamrin itu, Heru, melalui pengeras suara menyerukan kepada petugas untuk menangkap massa yang melawan.

“Tangkap aja yang melawan. Angkut-angkut. Tapi jangan dipukul,” kata Heru.

Aparat langsung terlihat menangkap beberapa massa. Selain di titik itu, aparat juga menangkap massa yang telah berpencar ke jalan-jalan di sekitar Patung Kuda saat menyisir massa.

Data dari pihak kepolisian, setidaknya ada 155 orang yang ditangkap terkait Aksi 1812. Namun, mereka ditangkap di berbagai lokasi. Mereka kemudian menjalani rapid test dan hasilnya sebanyak 22 orang reaktif Covid-19.

Tak hanya massa, mobil komando aksi dan mobil ambulans yang membawa logistik turut diamankan polisi.

Koordinator Lapangan Aksi 1812 Rijal Kobar menyatakan bahwa pihaknya tidak tahu penyebab aksi 1812 dibubarkan aparat sejak massa mulai berkumpul.

Ia mengaku sebelumnya telah mengurus pemberitahuan aksi itu ke pihak Polda Metro Jaya.

“Soal dibubarkan saya tidak tahu ya, tapi prosedural izin saya sudah jalankan. Prosedural pemberitahuan, kalau aksi kan pemberitahuan, nah saya tidak tau kalau covid apakah ada hal hal yang berbeda dengan biasanya,” kata dia kepada wartawan di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat (18/12).

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Hal itu diucapkannya terkait dengan pembubaran itu.

“Adagium (pepatah) keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto, seharusnya menjadi pedoman utama atau bahkan menjadi prinsip dasar bagi semua komponen bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fadil kepada wartawan, Jumat (18/12).

Komentar Facebook

Tags: Aksi 1812ANAK NKRIDemo 1812FPIRizieq Shihab
ShareTweetSend

Related Posts

Habib Rizieq Shihab Akhirnya Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Habib Rizieq Hingga Din Syamsuddin Kirim Amicus Curiae ke MK

April 17, 2024
Rizieq Shihab Gugat Kepala Bapas Jakpus ke PTUN

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tindak Tegas Ormas Pendukung Israel

Desember 2, 2023
Aksi Bela Al Quran, Massa Desak Pemerintah Usir Dubes Swedia

Aksi Bela Al Quran, Massa Desak Pemerintah Usir Dubes Swedia

Januari 30, 2023

Ulang Tahun Habib Rizieq ke-56, Ulama dan Tokoh Gelar Doa Bersama dan Potong Tumpeng

Agustus 24, 2021

Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin Ungkap Keseriusan Maju Cawapres 2024

Agustus 20, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?