• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Awal Pandemi Kocar-Kacir Penanganan Virus Corona, Kini Italia Mulai Kaji Hapus Wajib Masker

Awal Pandemi Kocar-Kacir Penanganan Virus Corona, Kini Italia Mulai Kaji Hapus Wajib Masker

Juni 23, 2021
AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

Oktober 28, 2026
Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Oktober 28, 2026
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Oktober 28, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Awal Pandemi Kocar-Kacir Penanganan Virus Corona, Kini Italia Mulai Kaji Hapus Wajib Masker

[Internasional]

Juni 23, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
46
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ilustrasi masyarakat Italia menggunakan masker mencegah penyebaran virus corona.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sempat mengalami lonjakan kasus yang inggi dan menjadi pusat penyebaran Covid-19 di awal pandemi, Italia kini menjadi salah satu negara yang akan mencabut aturan memakai masker.

Menteri Kesehatan Roberto Speranza mengatakan aturan kewajiban bermasker akan dicabut di wilayah zona putih yang sudah ditetapkan pemerintah.

Sejauh ini, kata Speranza, sebagian besar wilayah di Italia masih dalam kategori zona kuning, kecuali Vale d’Aosta.

Melalui kicauan di Twitter, Speranza mengatakan pelonggaran pembatasan ini adalah “hasil kebijakan yang tepat, kepatuhan sebagian besar masyarakat, dan kampanye vaksinasi Covid-19.”

Italia dianggap berhasil jika melihat rekam jejaknya yang sempat menjadi salah satu negara di Eropa terdampak virus corona paling parah di awal pandemi sekitar awal 2020. Saat itu kasus Covid-19 harian meningkat pesat hanya dalam hitungan hari.

Virus serupa SARS itu masuk ke Italia akhir Januari 2020. Sejak itu, jumlahnya terus bertambah tak terkendali. Dalam sehari, Italia pernah mencatat setidaknya 600 kematian akibat Covid-19.

Pemerintah Italia lantas dengan cepat menerapkan penguncian wilayah (lockdown) selama dua bulan lebih demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Awalnya, lockdown hanya berlaku di kawasan utara Italia, tapi kemudian diperluas hingga ke seluruh penjuru negara sejak 9 Maret 2020.

Lonjakan kasus dan kematian masih terus terjadi di tengah kebijakan lockdown atau penutupan total yang diberlakukan Perdana Menteri Giuseppe Conte.

Sejumlah ahli kesehatan hingga dokter menganggap ada beberapa faktor yang menyebabkan Italia menjadi sarang virus corona, mulai dari ketidakpatuhan warga hingga jumlah populasi lansia di negara Eropa tersebut.

Akibatnya, pemerintah Italia memperketat aturan lockdown dan menutup semua perbatasan dan jalur perhubungan internasional.

Warga diwajibkan berdiam diri di rumah dan dilarang bepergian ke luar provinsi. Seluruh kegiatan dihentikan, termasuk upacara keagamaan, pernikahan, dan pemakaman.

Italia bahkan mengerahkan personel militer untuk memastikan aturan lockdown ini dipatuhi.

Selain itu, masyarakat Italia juga semakin sadar dengan protokol kesehatan sebagai salah satu upaya mempercepat pandemi berakhir.

Sama seperti orang di kebanyakan negara, warga Italia juga taat dalam mengenakan masker di tempat umum. Masker dinilai menjadi barang kedua terlaris setelah kopi di Italia selama pandemi.

“Masker terus dibeli warga. Orang-orang membeli masker seperti mereka membeli cappucino,” kata Federica Faragali, seorang manajer apotek Italia, Farmacrimi, seperti dikutip Los Angeles Times.

Upaya tersebut mulai menemukan titik terang ketika jumlah pasien sembuh di Italia melebihi angka kematian pada awal April lalu.

Didukung sistem kesehatan mumpuni, Italia untuk pertama kalinya mencatatkan kematian terendah akibat virus corona, sekaligus menegaskan bahwa wabah di negara itu telah melewati puncak.

Sistem kesehatan Italia memang merupakan salah satu yang terbaik di Eropa. Selain menyediakan berbagai layanan kesehatan, Italia juga menjamin biaya hampir seluruh fasilitas kesehatan.

Meski telah mencatat penurunan kasus, pemerintah Italia menegaskan akan menerapkan aturan karantina lokal di daerah dengan lonjakan penularan Covid-19.

Selain lockdown ketat, pemerintah Italia juga memaksimalkan kampanye vaksinasi nasional. Menurut data pemerintah, sekitar 16,37 populasi di Italia telah melakukan vaksinasi corona secara lengkap. Sejauh ini, pemerintah telah mendistribusikan 30 juta dosis vaksin Covid-19. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Hapus Wajib MaskerItalia
ShareTweetSend

Related Posts

2 KAPAL PERANG BUATAN ITALIA SIAP PERKUAT TNI ANGKATAN LAUT

2 KAPAL PERANG BUATAN ITALIA SIAP PERKUAT TNI ANGKATAN LAUT

Januari 30, 2025
Berhasil Menang Tipis, Inggris Akan Lawan Italia di Final Euro 2020

Berhasil Menang Tipis, Inggris Akan Lawan Italia di Final Euro 2020

Juli 8, 2021
Italia Melaju ke Final! Libas Spanyol Lewat Drama Adu Pinalti

Italia Melaju ke Final! Libas Spanyol Lewat Drama Adu Pinalti

Juli 7, 2021

Italia Menjadi Tim Pertama yang Mantapkan Langkah di Final Euro 2020

Juli 7, 2021

AS dan NATO Tarik Pasukan dari Bagram, Taliban Semringah!

Juli 5, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?