
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Rionald Silaban Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara (Satgas) BLBI menuturkan pihak Bareskrim Polri sudah mulai bekerja menganalisis ihwal masalah pidana yang dilakukan para debitur dan obligor.
Hal itu menyusul masuknya nama Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andriyanto ke dalam jajaran pengarah Satgas. Baca Juga: ICW Nilai KPK Tak Serius Tangkap Harun Masiku

“Kami sudah mulai bekerja sama dengan Bareskrim, untuk melihat ada atau tidaknya unsur pidana yang dilakukan oleh orang-orang tersebut (obligor dan debitur),” ujar Rionald dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/10/2021).
Namun, Rionald enggan membeberkan lebih jauh apa saja yang telah dilakukan pihak Bareskrim selama bertugas di dalam Satgas tersebut. Menurut dia, penjelasan detail masih terlalu dini.
“Terlalu dini bagi saya untuk menyampaikan sekarang apa yang sedang dilakukan oleh kawan-kawan kita di Bareskrim. Kami di Satgas pelaksana, menyampaikan kepada Bareskrim mengenai beberapa hal yang saat ini sedang dilihat potensi tindak pidananya,” paparnya.
Dia menjelaskan salah satu contoh masalah yang membutuhkan peran daripada Bareskrim Polri. Antara lain, adanya sebuah barang yang telah dijanjikan oleh obligor atau debitur untuk diserahkan ke negara, namun ketika dikroscek, barang itu telah berpindah tangan. Baca Juga: Jokowi Terbitkan Keppres Baru, Guna Bekali Satgas BLBI Memburu Aset Negara
“Misalnya sebagai contoh adanya barang yang sudah dijanjikan atau barang yang sudah dijaminkan. Namun setelah kita cek ternyata sudah beralih tangan,” katanya.
Hal itu pula yang membuat Satgas memasukkan nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil di jajaran pengarah Satgas. Dia memastikan bilamana ada potensi unsur pidana pasti akan ditindaklanjuti.
“Untuk itu kita bekerja sama dengan ATR/BPN untuk melihat riwayat tanah dan bagaimana peralihan tanah tersebut terjadi. Kalau ada potensi tindak pidananya itu akan ditindaklanjuti. Itu cuma salah satu contoh dari apa yang sudah dilihat,” ucapnya.(Nal/SI)













