• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Begini Kata Polisi Soal 50 Ribu Paket Bansos Corona Terbengkalai di Gudang Pulogadung

Begini Kata Polisi Soal 50 Ribu Paket Bansos Corona Terbengkalai di Gudang Pulogadung

Desember 21, 2020
TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

Agustus 24, 2026
Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Agustus 24, 2026
ADVERTISEMENT
Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Agustus 24, 2026
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Tahap 2 hingga 31 Agustus 2026

Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Tahap 2 hingga 31 Agustus 2026

Agustus 24, 2026
BMKG Mendeteksi 2.945 Titik Panas di Sumatra, Sumsel dan Pekanbaru Terparah

BMKG Mendeteksi 2.945 Titik Panas di Sumatra, Sumsel dan Pekanbaru Terparah

Agustus 24, 2026
Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat Hadapi Karhutla

Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat Hadapi Karhutla

Agustus 24, 2026
Komisi X DPR Dorong Penguatan Literasi Harus Berkelanjutan hingga ke Desa

Komisi X DPR Dorong Penguatan Literasi Harus Berkelanjutan hingga ke Desa

Agustus 24, 2026
Anggota Komisi IV DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Darurat Rp290 Miliar untuk Karhutla

Anggota Komisi IV DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Darurat Rp290 Miliar untuk Karhutla

Agustus 24, 2026
Kemenhub Gelar Pelatihan Inspektur Penerbangan dari Enam Negara demi Keselamatan Udara

Kemenhub Gelar Pelatihan Inspektur Penerbangan dari Enam Negara demi Keselamatan Udara

Agustus 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Begini Kata Polisi Soal 50 Ribu Paket Bansos Corona Terbengkalai di Gudang Pulogadung

[Hukum]

Desember 21, 2020
in Hukum
0
0
SHARES
110
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sekitar 50 ribu paket bantuan sosial (bansos) berisi bahan pokok teronggok di salah satu gudang di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Anggota Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cakung, Jakarta Timur tengah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi gudang milik PT Penco Pangan Utama tersebut. Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevanus Leonard Johannes mengatakan beberapa saksi termasuk pegawai dimintai keterangan terkait laporan dugaan bantuan sosial yang terbengkalai di gedung tersebut.

“Nanti kami akan panggil beberapa orang lagi. Hari ini baru beberapa pegawai, tiga sampai empat pegawai yang sudah kami minta keterangan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevanus Leonard Johannes di Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (21/12/2020).

Stevanus bersama sejumlah polisi berpakaian sipil mendatangi lokasi gudang penyimpanan sekitar pukul 13.00 WIB.

Proses peninjauan gudang serta menggali keterangan sejumlah saksi berlangsung sekitar satu jam. Menurut Stevanus, ada lebih 50 ribu paket bansos yang dialokasikan pengelola gudang sejak tiga bulan lalu.

Satu kemasan bansos berisi 10 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, sembilan kaleng kecil sarden, dua liter minyak goreng, dan satu botol saus sambal.

Bansos dalam kemasan karung bercorak merah-putih itu disiapkan pengelola gudang untuk disodorkan sebagai bagian dari program bantuan Presiden Joko Widodo kepada masyarakat terdampak di tengah pandemi Covid-19.

Tapi menurut Stevanus–berdasarkan keterangan saksi, bansos tersebut hingga kini belum didistribusikan sebab PT Penco Pangan Utama belum berhasil menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial.

“Kerja samanya belum terjalin [dengan Kemensos]. Mereka sudah siapin tetapi kelebihan stok di sana [Kemensos], akhirnya dia jual ke pedagang besar, supaya tidak rugi,” tutur Stevanus lagi.

Tiga Bulan Mangkrak

Stevanus mengatakan, puluhan ribu paket bansos itu tersimpan sejak tiga bulan lalu. “Saya lihat itu expired-nya 2023, 2022. Jadi belum expired,” kata dia.

Pemeriksaan di gudang kawasan Pulogadung itu bermula dari laporan warga yang mengadukan dugaan bansos tersebut kedaluwarsa.

Informasi awal berasal seseorang yang belum diketahui identitasnya yang menayangkan video berdurasi 12 detik lantas beredar di media sosial.

“Orang yang memviralkan video itu sebenarnya adalah calon pembeli yang datang ke gudang. Itu videonya diproduksi sejak tiga bulan lalu,” jelas Stevanus.

Namun sejauh ini polisi belum memperoleh fakta yang mengarah pada perbuatan penimbunan bansos milik pemerintah oleh PT Penco Pangan Utama selaku pengelola gudang.

Berdasarkan hasil keterangan pegawai, kata dia, paket terbengkalai berbulan-bulan sebab belum ada kejelasan kerja sama antara perusahaannya dengan Kemensos terkait program bantuan presiden ke masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Jadi mereka [perusahaan] yang beli sendiri, mau menyediakan tetapi di sana [Kemensos] sudah full [bantuannya], akhirnya mereka jual sendiri saja biar tidak rugi,” ucap Stevanus.

Meskipun paket bansos terbengkalai selama tiga bulan, menurut Stevanus, proses pengawasan kelayakan produk tetap dimonitor pengelola gudang.

“Mereka mencari dan menjual input dan output barang itu semua diseleksi sebanyak tiga kali, baik dari penyimpanan, surat jalan, penataan hingga dimasukkan lagi ke gudang. Jadi kalaupun expired pasti pedagang besar tersebut sudah komplain, tetapi sudah saya tanya tidak ada yang komplain,” terang dia lagi.

Stevanus memastikan belum ada aliran dana dari pemerintah yang masuk ke pengadaan bansos di perusahaan yang bergerak di bidang pangan dan pergudangan tersebut.

“Sejauh ini belum ada uang negara masuk ke sini. Belum ada,” katanya.

Penyelidikan polisi pun hingga kini belum sampai pada kesimpulan dugaan penimbunan bansos.

“Sampai sejauh ini kami masih dalam proses penyelidikan, nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” tukas Stevanus.

Laporan terkait dugaan bansos yang terbengkalai di gudang Kawasan Industri Pulogadung beredar melalui media sosial berdurasi 12 detik.

Rekaman itu menampilkan sejumlah karung bercorak merah dan putih menumpuk hingga memenuhi setiap sudut bangunan gudang dengan luas ruangan sekitar 400 meter persegi.

Untuk memastikan, polisi lantas bergerak memeriksa ke gudang penyimpanan. Salah satu petugas keamanan gudang mengatakan, paket bansos yang tersimpan merupakan milik pribadi.

“Awalnya memang ada rencana kerja sama dengan Kemensos untuk penyaluran bansos ini, tapi batal. Jadi statusnya milik pribadi untuk dijual secara ritel,” kata petugas keamanan saat didatangi polisi. (CNN/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Bansosbantuan presidenBantuan SosialHukumKemensos RI
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Kembali Salurkan Bantuan, ‎Bupati Taput Serahkan Bantuan Kemensos RI Senilai Rp2,9 Miliar bagi Korban Bencana Hidrometeorolog

Kembali Salurkan Bantuan, ‎Bupati Taput Serahkan Bantuan Kemensos RI Senilai Rp2,9 Miliar bagi Korban Bencana Hidrometeorolog

Maret 30, 2026
Ditresnarkoba Polda Kepri Salurkan Bantuan Sosial di Kampung Madani

Ditresnarkoba Polda Kepri Salurkan Bantuan Sosial di Kampung Madani

Oktober 3, 2025

Mendagri Tekankan Pemda Salurkan Bansos Tepat Sasaran untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

September 15, 2025

Jumlah Dana Bansos Bakal Naik Tajam Tahun Depan

Agustus 14, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?